Obsesi Seorang Psikopat

Obsesi Seorang Psikopat
eps 19


__ADS_3

" dring.. dring.. "


David segera mengangkat telpon saat ia tau Louis yang menelponnya


" Dav, aku sudah mengurus para berandalan itu, salah satu dari mereka sudah sadarkan diri! "


" aku akan segera kesana! "


David bergegas menemui para berandalan itu di gudang bawah tanah


" ampun tuan! lepaskan saya! "


salah satu berandalan itu berlutut dan terus memohon ampun


" kami hanya di suruh untuk melakukan itu! "


" Wa... wanita! ya kami di suruh seorang wanita! " lanjutnya


" siapa wanita itu? "


" Lili! ya namanya Lili "


" wanita itu dan teman-teman nya yang menyuruh kami! " lanjutnya


" Louis! "


" ya, Dav? "


" lepaskan mereka semua! "


" ke..kenpa? ah baiklah! "


" ini benar-benar bukan seperti David yang biasanya! "


gumam Louis dalam hati


" te... terimakasih tuan! "


" sialan! jika bukan karena Angel yang melarang ku, aku sudah membunuh mereka semua! "


gumam David dalam hati


" cari tahu tentang Lili dan teman-teman nya itu, kemudian bawa mereka semua kemari! "


" siap tuan! "


***


" Louis! kau sudah pulang? "


Bi Yasmin segera menghampiri anak satu-satunya itu


" loh kok ibu belum tidur sih? "


" tadi ibu kebangun, gara-gara haus! "


" oh gitu, aku langsung ke kamar ya bu! "


" sebentar, kenapa di baju mu ada noda darah dan tanah!? "


Bi Yasmin menahan tangan Louis.


Louis terdiam, bingung harus menjawab apa

__ADS_1


" tadi aku menyuruhnya untuk melepaskan para berandalan Bi! mungkin itu bekas darah mereka! "


David tiba-tiba menyahut pertanyaan Bi Yasmin, dan entah dari kapan dia ada di sana


" loh tuan belum tidur! "


" belum bi, tadi aku melihat keadaan Angel dulu! "


" sudahlah bu! aku lelah! "


* Louis bergegas pergi *


" sudahlah bi, jangan terlalu menghawatirkan Louis! dia sudah besar! "


* sambil bercanda *


" Haaa baiklah! "


🍁🍁🍁


FLASHBACK


" kenapa David malah menyuruh untuk melepaskan mereka semua? "


gumam Louis dalam hati


" biar aku antar kalian pulang! "


" te.. terimakasih! "


Louis memapah salah satu berandalan itu, membantunya masuk ke dalam mobil.


" ka.. kau mau membawa kami kemana? "


" duduk dan diam lah! "


" tuan mu itu sudah melepaskan kami! "


" tapi aku tak akan pernah melepaskan kalian! "


*menyeringai*


Louis segera menghentikan mobil di tengah hutan, dan dengan paksa mengeluarkan mereka dari mobil.


para berandalan itu tidak bisa berbuat apa-apa,


tak berdaya karena sudah dipukuli David dengan brutal saat di tempat berendam.


" le.. lepaskan kami! "


" kalian sudah menindas wanita dan berniat untuk memperkosa nya! aku tidak akan semudah itu untuk melepaskan kalian! "


" aku mohon! "


" ka.. kami tidak akan mengulanginya lagi! "


" ka.. kami janji! ma..maafkan kami! "


para berandalan itu hanya bisa memohon dan tak bisa melarikan diri


" Dorr..! "


satu peluru menembus salah satu kepala berandalan itu, membuatnya mati di tempat

__ADS_1


" ti... tidakkk! "


" ampuni kami! "


" Dorr.. "


" Dorr.. "


" Dorr..! "


suara tembakan terdengar keras di sunyi nya malam


" kalian pantas mati! "


Louis cepat mengubur mayat-mayat itu, dan menghilangkan semua bukti-bukti pembunuhnya.


kemudian Louis dengan cepat pergi dari tempat itu


🍁🍁🍁


David terus memperhatikan wanita yang ia cintai tertidur pulas, merenungkan semua kejadian yang telah menimpa gadis kecil itu membuat David menyesal karena tak menjaganya dengan baik


" maaf aku tak menjagamu dengan baik! maaf telah membuatmu mengalami hal-hal buruk! "


gumamnya


perlahan gadis kecil itu membuka matanya


" kau sudah bangun sayang! "


"mm.. kak David? "


" bagaimana tidur mu? apakah nyenyak? "


" ya.. "


" baguslah kalo begitu! "


David membantu gadis kecil itu bangun dari posisi tidurnya, kemudian membantunya duduk dengan nyaman


" te.. terimakasih! "


" aku akan menyuapi mu ya! "


" eh.. a.. aku bisa sendiri! "


*memerah*


" ayo buka mulutmu! "


" bagaimana, apakah enak? "


" mm.. ya, sangat enak! apa ini masakan kakak ? "


" kau pintar! "


* tersenyum *


" kak David kadang punya sisi yang baik juga! "


gumam Angel dalam hati


perlahan David mengelus kepala gadis kecil itu

__ADS_1


" istirahat lah! kalo butuh sesuatu panggil aku atau bi Yasmin ya! "


__ADS_2