
" Angel dimana ya bi? "
" mungkin sekarang sedang di kamar nya tuan!"
" makasih ya bi! "
David dengan tergesa-gesa berlari menuju kamar gadis kecil itu
" pelan-pelan tuan! "
* teriak bi Yasmin*
David membuka pintu kamar gadis itu, kemudian berlari memeluk Angel dari belakang
" Angel! "
" ahh..kakak mengagetkanku! "
wajah gadis kecil itu seketika memerah
" maaf! aku sangat merindukanmu! "
" padahal baru sehari tak bertemu, kau benar-benar membuatku candu! "
lanjutnya
perlahan David melepaskan pelukan, membalikan badan gadis kecil itu
" bagaimana keadaanmu sekarang? "
" lebih baik dari sebelumnya! "
*tersenyum kecil*
" sudah lama aku tak melihat senyum mu ini! "
" ayok kita pergi berlibur ke pantai! "
lanjutnya
" apa? pan..tai? "
" ya, apa kau tidak mau? "
" aku mau! aku sangat ingin pergi ke pantai! "
gadis kecil itu sangat kaget ketika mendengar kata ' pantai ' kemudian tersenyum lebar kegirangan
" kau terlihat sangat bersemangat, Angel! "
__ADS_1
" aku belum pernah pergi ke pantai, aku hanya pernah melihat pantai di handphone saja! "
" kasihan sekali gadis kecilku ini! "
" ya.. itu karena kedua orang tua ku sangat sibuk! "
" cup.."
kecupan kecil mendarat di pipi Angel, membuat gadis kecil itu membeku dan memerah
" segera berkemas! kita akan menginap untuk beberapa hari! "
" setelah selesai, pergilah ke bawah untuk makan siang ya! "
lanjutnya
" ya! "
jawab gadis kecil singkat, ia masih terlarut akan kecupan kecil tadi
***
setelah selesai berkemas, Gadis kecil itu segera pergi ke bawah untuk makan siang
" apa kau sudah selesai? "
" mmm.. ya! "
" aku akan menyuruh pembantu untuk memindahkan barang-barang mu ke bagasi mobil! "
lanjutnya
" ya! baiklah! "
gadis kecil itu tersenyum lebar, kegirangan
" ada apa nih? nona terlihat sangat senang hari ini? "
tanya bi Yasmin, sambil menyiapkan makanan
" hari ini aku mau pergi berlibur ke pantai bi! "
*tersenyum lebar*
" wahh..pantas saja nona sangat senang ya! "
*tersenyum lebar*
" ohh ya kak! apa bi Yasmin ikut juga? "
__ADS_1
" bibi tidak akan ikut non! "
bi Yasmin tiba-tiba menjawab pertanyaan itu,ia tak ingin menjadi pengganggu di acara mereka berdua, apalagi itu adalah kesempatan untuk tuannya agar bisa lebih dekat dengan gadis yang tuannya cintai.
" lohh kenapa bi? "
" kalo tidak ada bibi, bibi takut para pembantu tidak bekerja dengan benar di mansion ini! "
" oh begitu ya bi! "
" bagaimana dengan kak Louis,apa dia ikut? "
" tidak bisa! anak itu masih banyak kerjaan dikantor! "
lagi-lagi bi Yasmin yang menjawab pertanyaan itu. Dengan muka yang terlihat cemas dan takut, bi Yasmin menjawab dengan tegas.
wanita itu takut putranya akan membuat kesalahan yang fatal, karena ia ingat putranya menyukai gadis kecil itu.
" apa kau tidak suka jika kita pergi hanya berdua? "
David tiba-tiba bertanya dengan memasang muka memelas
" ahh..bukan begitu kak! hanya saja lebih ramai rasanya lebih menyenangkan! "
***
" apa masih lama? "
" kau ternyata sangat tidak sabaran ya! "
David perlahan mengelus kepala gadis kecil itu
" bersabarlah! tunggu sebentar lagi! "
" wahh.. itu pantai! indah sekali! "
gadis kecil itu sangat kegirangan saat perlahan pantai mulai terlihat
" kakak, cepatlah! aku ingin turun dan melihat pantai! "
" tunggu sebentar Angel! "
gadis kecil itu segera keluar dan berlari setelah David memarkirkan mobilnya
senyuman lebar terukir di wajah gadis kecil itu, ia terpana akan keindahan pantai di waktu senja yang mulai memerah
" sepertinya kita datang di waktu yang pas ya, Angel! "
__ADS_1
' Tak hanya terpesona oleh indahnya pantai, aku juga terpesona oleh senyuman di wajahmu '
gumam David