Obsesi Seorang Psikopat

Obsesi Seorang Psikopat
eps 24


__ADS_3

Tak ingin membuat gadis yang dia cintai terbangun, dengan hati-hati David membuka pintu kamar hotel, sebisa mungkin dia berusaha untuk tidak mengeluarkan suara sedikit pun


perlahan pria itu mengganti pakaiannya dengan piyama, David sangat kaget saat melihat tidur gadis kecil itu


selimut yang sudah tergeletak di lantai, dress tidur yang gadis kecil kenakan itu memperlihatkan paha mulus gadis itu, dan sebuah gunung yang sedikit mengintip keluar


" kenapa tidurnya menjadi berantakan seperti ini! "


perlahan David mengambil selimut yang tergeletak di lantai dan hendak memasangkannya pada gadis kecil itu


" kenapa sangat menggoda sekali! "


gumamnya dalam hati, lalu segera memasangkan selimut menutupi semua tubuh gadis kecil itu


kemudian pria itu segera merebahkan badannya di samping tubuh gadis yang ia cintai


" mmm.. "


gumam Angel, lalu kemudian membuka selimutnya dan merubah posisi tidurnya membelakangi Pria itu


" ahh.. kenapa gadis ini tidak bisa diam! "


" ahh aku sudah tidak tahan lagi! "


lanjutnya


perlahan tangan David meraba lembut paha mulus Angel, dan tangan satunya meremas kecil gunung milik gadis itu


" aku tidak tahan! "


bisik nya kecil ke telinga Angel, yang kemudian mengecup lembut leher gadis itu


Tangan pria itu mulai masuk meraba lebih dalam, menyentuh lembut mahkota milik Angel


" di dalam sini basah dan lembut! "


perlahan David membuka ****** ***** gadis itu, lalu menjilat lembut dan sedikit memainkan jarinya di dalam


gadis itu masih saja tertidur pulas, tak merasakan apa yang sedang dia alami


setelah David puas memainkan mahkota milik gadis kecil itu, David mulai membuka celana nya mengeluarkan pedang miliknya


perlahan David menggesekkan pedangnya di pintu masuk mahkota gadis itu, dengan ritme turun naik


" ahh..tidak, aku harus menahannya! "


seketika pria itu langsung menghentikan aksinya, karena tak ingin gadis yang ia cintai marah kepadanya


dia memasangkan kembali ****** ***** gadis kecil itu, lalu memasangkan selimut padanya

__ADS_1


lalu pria itu segera pergi ke kamar mandi untuk menghilangkan hasrat nya


***


" ah.. kenapa rasanya basah sekali dibawah sini! "


gumam gadis kecil itu


" apa kak David melakukan sesuatu lagi padaku? tapi kalo memang iya, kenapa aku tak mengingatnya sedikitpun? "


lanjutnya


" selamat pagi Angel! "


" ah.. selamat pagi kak! "


" sana cuci muka! "


" baiklah! "


" sudah kak! "


lanjutnya


" ayo kita sarapan! kemari lah ikuti aku! "



" sarapan dengan disuguhi pemandangan laut! apa kau suka? "


" ya.. sangat suka! terima kasih Kak! "


" cup.. "


kecupan kecil mendarat di pipi David, yang seketika membuat wajah pria itu memerah malu


" wahh.. apa kakak demam? "


Dengan polosnya gadis kecil itu memegang dahi David


" tidak Angel! ayo cepat kita sarapan! "


*mengalihkan topik pembicaraan*


" ya.. baiklah! "


" nyam.. nyam.. ini enak kak! "


" makanlah pelan-pelan! "

__ADS_1


" oh ya, kakak janji kan hari ini akan mengajak ku jalan-jalan? "


" kapan aku berjanji? "


" ih.. kakak kok gitu sih! kakak kan sudah janji tadi malam! "


" kapan ya? tidak pernah tuh! "


" ih.. kakak jahat sekali! "


*cemberut*


perlahan tangan pria itu mencubit kecil pipi gadis itu


" hahaha.. kau lucu sekali saat cemberut begini!"


" hmph..! "


*membuang muka*


" ututu.. kenapa kau sangat lucu! "


" diam lah kak! "


" hahh.. aku sangat bosan dipanggil 'kakak' olehmu! "


" tapikan.. kakak memang lebih tua dari ku, jadi aku harus memanggil mu kakak! "


*nyeletuk dengan polosnya*


" ah.. membosankan! "


" panggil aku 'sayang' nanti aku akan membawamu jalan-jalan! "


" ta.. tapi! "


" ah.. padahal aku tau tempat-tempat yang indah disekitar sini! "


" yasudah baiklah! "


" sa.. sayang! "


lanjut gadis kecil itu


" apa? aku tidak mendengar mu! "


" SAYANG! SAYANG! SAYANG! "


" gadis pintar! "

__ADS_1


__ADS_2