
Luna menatap tubuhnya yang hanya terbalut selimut, dia meringis dan juga menangis karena merasakan sakit di bagian kewanitaanya, hatinya begitu hancur ketika kini dia melihat laki-laki di sampingnya tertidur pulas, tanpa ada rasa bersalah atau dosa.
Luna perlahan terbangun dan memunguti pakaiannya, kemudian dia memakai pakaian itu dan pergi dari kamar hotel, Luna berjalan tanpa arah tujuan hatinya hancur mengingat cinta pertamanya merenggut kesuciannya dengan sangat sadis.
Laki-laki itu memukul dan menamparnya berkali-kali, Luna hanay bisa pasrah ketika memberontakpun sudah tak bisa, kembalinya ke Surabaya setelah sekian lama yaitu untuk menata hidupnya kembali, bukan dihadapakan dengan kenyataan yang menyakitkan seperti ini.
__ADS_1
Bahkan laki-laki itu adalah orang yang sangat dia cintai sejak dulu, seseorangnya yang mengisi masa kecilnya dan selalu membuatnya tertawa dengan tingkah lucunya, namun laki-laki itu kini menjelma menjadi sebuah iblis yang mengerikan dan sialnya Luna masih saja terpesona dengan laki-laki brengsek itu.
Luna berjalan menuju kontrakannya dia mengambil baju-bajunya dan memasukkannya kedalam koper, dia harus segera pergi sebelum laki-laki menyadari kepergian nya, sudah cukup rasa sakit dan luka yang dia alami selama ini, dia akan pergi lagi meninggalkan dan selalu meninggalkan setiap luka yang ada di dalamnya.
“Selamat tinggal Jakarta, selamat tinggal Rion, terimakasih atas semua luka yang kamu berikan itu, aku akan pergi”
__ADS_1
**Bagi kalian yang penasaran dengan cerita ini maka wajib baca dulu MANTAN PACAR karena cerita ini adalah lanjutan dari cerita sebelumnya.
Kali ini menceritakan Rion yang sudah besar dan juga terdapat banyak konflik di dalamnya termasuk kenangan masa lalu yang ingin dilupakan oleh Rion hingga kemunculan teman lamanya.
Ikutin terus cerita ini dan kita akan merasakan banyak part sedih juga seru.
__ADS_1
🙏🤧**