
Akbar asfihan devano
Merupakan seorang driver ojol yang memiliki wajah tampan sehingga banyak wanita yang mengejarnya.. memiliki sifat yang baik hati, suka menolong dan tidak sombong..
Selain itu dia juga memiliki tubuh yang atletis sehingga banyak yang mengira bahwa Akbar merupakan seorang model...
Sebenarnya Akbar merupakan anak dari pemilik devano grup yang merajai bisnis di kota L.. ayahnya bernama devano memiliki sifat yang sangat keras namun sangat sayang terhadap anak anaknya..
Ibunya Akbar memiliki sifat lemah lembut dan bijaksana serta sangat menyayangi kedua anaknya.. Akbar juga memiliki adik perempuan yang sedang duduk di bangku sma bernama vany. Vani sangat jahil terhadap Akbar dan teman temannya..
Ayahnya yang memiliki sifat keras sebenarnya sangat menyayangi keluarga namun karena terlalu keras sehingga pada suatu ketika devano dan Akbar bersitegang sehingga memaksa Akbar untuk meninggalkan rumah dan mengontrak serta menjalani profesi sebagai pengemudi ojek online..
Akbar menyewa kontrakan bersama dua sahabatnya yaitu Rian dan Bayu.. Rian adalah pengemudi ojek online sekaligus mahasiswa di sebuah perguruan tinggi dan memiliki wajah yang tampan juga, sedangkan Bayu memiliki wajah yang pas Pasan juga seorang mahasiswa..
*********
pagi itu Akbar dan Rian sedang ngobrol santai setelah sholat subuh dimasjid sambil berjalan pulang.
__ADS_1
"pagi ini dingin banget ya bar gak kayak biasanya?" tanya Rian pada Akbar sambil memeluk badannya sendiri dan sedikit menggigil..
"ya mungkin lagi musim peralihan dari musim hujan ke musim panas makannya pagi ini dingin banget kayak sikap angel ke elo hahahaha" jawab Akbar sambil tertawa meledek.. Rian memang sedang mendekati teman cewek dikampusnya, wanita berhijab yang sangat anggun dan cantik namun sikap angel terhadap rian sangat cuek walau begitu Rian tetap gigih mendekati sang pujaan hatinya..
"tenang aja bar, kalau lewat jalur depan gak bisa kita lewat jalur dukun beranak" sahut Rian Sekenanya
pleetaak
"aaadawww" Rian meringis sambil memegang kepalanya
-"otak gue lagi beku karena kedinginan makanya gak bisa mikir, lagian kan yang gue omongin dukun beranak bukan dukun pelet atau santet jadi apa salahnya" sahut rian membela diri
"bodo amaat yaan, gue sekarang pengen cepet balik ini dingin banget soalnya sampe tulang kering gue udah basah" jawab akbar sambil mempercepat jalannya dan menggigil kedinginan
Rian berusaha mempercepat jalannya agar bisa berjalan beriringan lagi.. " woi bar tungguin kenapa sensi amat kayak anak ABG alay.." Rian berbicara sambil nafas ngos-ngosan
Akbar diam saja sambil menatap sinis temannya kemudian mempercepat jalannya karena tubuhnya semakin menggigil..
__ADS_1
Rian dengan susah payah berupaya mengimbangi jalannya akbar yang setengah berlari hingga tidak sengaja menabrak seseorang..
Brruukk.. aww Rian dan seseorang tersebut sama sama terjatuh..
"hei kamu gpp, maaf aku buru buru jadi kurang liat di depan" kemudian rian mengulurkan tangannya untuk menolong orang tersebut..
setelah rian menengok rupanya yang ditabrak nya adalah seorang wanita " hm lumayan cakep juga nih cewek" batin rian
cewek itu kemudian menepis tangan rian.. "gimana sih.. jalan itu pake mata dan jangan modus mau pegang tangan gw" omel si cewek sambil berusaha bangun
"gue mana ada mau modus, cuma niat nolongin kok lagian gue tuh jalan pake kaki baru deh mata untuk ngeliat" jawab Rian gak mau kalah
"aish terserah lah dasar cowok aneh" gumam cewek
"dasar cewek setengah" balas rian
cewek itu kemudian menatap tajam kearah rian dan kemudian langsung pergi, Rian menghela nafas lalu berlalu mengejar Akbar yang sudah tidak terlihat batang hidungnya...
__ADS_1