
Rian sedang menjalankan motornya setelah mengantarkan customer kerumah nya namun saat melewati jalan yang sepi dia melihat sepasang kekasih sedang bertengkar
Awalnya rian cuek dengan hal tersebut namun dirinya menjadi geram karena si pria akan melakukan kekerasan fisik
Rian menghentikan motornya dan dengan segera memegang tangan pria tersebut yang hampir saja mengenai pipi wanita nya kemudian rian mendorong tubuh pria tersebut kebelakang..
"Woi bro kenapa loe dorong gua.. ada masalah loe sama gue" kata pria tersebut marah
"gua gak ada masalah apa2 tadinya sama loe.. cuma kalo loe udah main fisik ke cewek gua wajib ikut campur bro" jawab rian dengan tenang..
"dia cewek gua bro dan loe gak usah sok jadi pahlawan kesiangan.. gua mau ngapain sama cewek gua itu bukan urusan loe" kata pria tersebut marah
"pertengkaran dalam sebuah hubungan itu pasti ada bro dan gua gak akan ikut campur kalo urusannya cuma segitu aja tapi loe udah mau main fisik jadi gua ga bisa diem aja" ucap rian yang masih tenang
Rian melirik kearah wanita tersebut yang tampak ketakutan dan menunduk sehingga rian menjadi kasihan..
Namun tiba tiba pria tersebut memukul rian dibagian perut dengan cukup keras. ..bugh "gak usah sok jadi pahlawan untuk cewek gua.. loe gak tau apa2 tentang masalahnya" ucap pria tersebut
"uhukk.. uhukk" rian terdorong kebelakang kemudian terduduk setelah itu rian tampak tersenyum lalu berdiri..
__ADS_1
"gua gak perlu tau masalah kalian tapi gua gak suka ada cowok yang kasar ke cewek" ucap rian
si cewek tersebut terharu dengan ucapan rian dan memperhatikannya kemudian sedikit terkejut "bukannya ini cowok yang tadi pagi nabrak gua ya" batin cewek tersebut.
"wanita diciptakan dari tulang rusuk untuk disayangi bukan untuk disakiti" rian kemudian perlahan maju
"loe tau tulang rusuk dimana? gua akan kasih tau" Rian kemudian mendekati pria tersebut kemudian meninju tulang rusuk nya..
Bukk.. prak.. bruk.. krretaak terdengar tulang rusuknya patah akibat pukulan rian dan pria tersebut tersungkur sambil memuntahkan banyak darah..
"a... apa yang kamu lakukan terhadap anton" tanya wanita tersebut yang tampak panik
"gua cuma kasih tau aja dimana letaknya tulang rusuk.. mungkin aja 2 atau 3 tulang rusuknya sudah patah" jawab rian dengan santai
Rian kemudian mendekati Anton lalu berjongkok "kalo gw liat sekali lagi loe kasar sama cewek bukan cuma tulang rusuk loe yang patah tapi tulang kering loe gw basahin" ucap Rian sambil memandang tajam kearah anton
"uhukk uhukkk.. gu..gua akan balas ini semua.. uhukk..uhukk.. loe gak tau berurusan dengan siapa" ucap Anton yang tampak sangat kesakitan
"hahahaha" rian tertawa mendengar ancaman yang dilontarkan padanya
__ADS_1
kemudian rian berbalik dan memegang kerah baju Anton.. "loe ingetin ini muka gua ya.. gua tunggu ancaman loe" rian menatap dengan tatapan tajam
Rian kemudian hendak pergi meninggalkan Anton dan pacarnya dan menghampiri motor nya namun segera di cegah oleh pacar wanita nya
"bang terima kasih sudah membantu saya tapi tolong bang jangan tinggalin Anton sampai ambulan datang saya mohon bang" ucap wanita tersebut sambil memelas
"hmm baiklah saya akan tunggu sampai ambulan datang" ucap rian dengan santai
"sekali lagi terima kasih bang, kenalin nama saya Vania dan sepertinya saya sudah bertemu Abang di jalan mawar ya? tanya Vania penasaran
Rian sedikit kaget dengan pertanyaan vania karena sadari tadi tidak memperhatikan nya "oh tadi pagi sih ketemu cewek yang ngatain saya modus gitu" jawab rian sedikit bercanda
Vania sedikit malu dengan ucapan rian kemudian meminta maaf "bang maafin saya ya tadi pagi" Vania menunduk karena malu
Rian sedikit terhibur dengan tingkah nya Vania "lucu juga nih cewek" batin rian
"gpp kok Vania saya juga cuma becanda, lagian tadi pagi memang saya yang salah dan cuma memang kamu kurang ramah hehehehe" ledek rian lagi
vania tertawa malu namun dia sedikit senang karena rian orang nya bersahabat dan lucu..
__ADS_1
akhirnya mereka pun mengobrol sembari menunggu ambulan datang
**************