
" aaaaaaaaaa jangan.. jangan sakiti aku dan ibu jangan... hiks hiks hiksss " saila terbangun dari mimpi buruknya.
" saila ada apa? apa kamu mimpi buruk lagi? " tanya ibuku cemas
" Iyaa bu hikss hikss.. aku bermimpi tentang ayah menemukan kita, lalu ia menyakiti ibu lagi" jawab saila menangis tersenggal - senggal.
saila mempunyai masa lalu yang buruk, ayah nya yang mempunyai sifat kejam tidak berperasaan membuat ia trauma apa yang pernah di alaminya.
dulu ia tinggal bersama ayah dan ibu nya di rumah yang cukup besar, ayah nya seorang mafia yang sangat di segani. karena profesinya seorang mafia tentu saja ia mempunyai sifat yang kejam.
tidak hanya kejam, bahkan ayah nya sering sekali selingkuh dari ibu saila. saila yang tau sifat ayah nya tentu saja membuat ia sedih karena ibu yang sangat ia sayangi di sakiti oleh ayah kandungnya sendiri.
bahkan saat pekerjaan nya kalah tender oleh pesaingnya ia pulang ke rumah untuk melampiaskan amarah nya tentu saja ke istri dan anak nya. hal itu yang membuat saila takut oleh ayah nya, bahkan ayahnya sering menampar ibunya di depan saila saat sedang marah.
__ADS_1
" sudah saila itu hanya mimpi buruk, jangan khawatir ibu akan selalu menjaga kamu ya " ucap ibu untuk menenangkan ku.
" ii iyaa bu.." saila menyeka air matanya.
" saila janji tidak akan meninggalkan ibu, saila sayang ibu.. saila akan membahagiakan ibu" ucap saila yang langsung memeluk ibunya.
" **Flashback on** "
bagaimana tidak marah selama ini ibu saila hanya bisa diam dan pasrah akan kelakuan suaminya yang selalu selingkuh, kalaupun ia marah malah ibu saila sendiri yang dapat perlakuan kasar dari ayah saila.
__ADS_1
untuk kali ini ibu saila tidak akan diam karna suaminya berani -beraninya membawa seorang ****** ke rumah nya sendiri tentu saja ia tidak terima karena telat membuat saila putrinya sendiri sakit hati atas apa yang di lakuin ayah kandungnya.
saat ibu saila menarik rambut ****** itu, hal yang membuat saila terkejut adalah ayahnya sendiri malah membela wanita ****** itu dan menyeret ibu saila serta menampar dengan keras pipi ibunya sampai ibu saila jatuh ke lantai dan keningnya membentur meja yang membuat kening ibunya berdarah.
tentu saja saila sendiri tidak tinggal diam dia langsung menghampiri ibunya yang terjatuh, lalu mendudukannya.
" Ayahhh!!! apa yang kau lakukan? kau lebih memilih wanita itu dari pada keluargamu sendiri? " teriak saila yang sangat marah karena tidak tega melihat ibunya terluka.
" diam kau saila!! kau tidak mengerti apa-apa, lebih baik kau masuk kamar lalu tidur!! " ucap ayah
" tidak mau ayah! aku ga suka ayah kasar dengan ibu" jawab saila.
" Bram!! cepat kau tangani anak ini!! kurung dia di kamarnya! " perintah ayah saila kepada bram asisten kepercayaan nya.
__ADS_1
saila yang tau diri nya akan di bawa kekamar tentu saja ia tidak mau apa lagi meninggalkan ibunya sendirian di sana. saila langsung berlari menuju ayahnya dan memukul-mukul ayahnya.
" breng*ek kau saila!! kau tidak mau nurut ya!" ayah saila memegang dagu saila dengan sangat keras lalu mendorong saila dengan kasar sampaii..