Om tampan pemilik hatiku

Om tampan pemilik hatiku
Jatuh cinta


__ADS_3

Seperti biasa nya di saat saila sedang libur dia memanfaatkan waktu untuk membantu ibu nya di kedai kopi, waktu sudah menunjukkan pukul 18.30. sebelum jam 7 malam saila segera bersiap - siap untuk pergi menemani sahabat nya. saila yang sudah rapih bersiap, tidak lama kemudian pun ibu nya mengetuk pintu kamar nya, ternyata ibu nya memberitahu kalau bella sahabat nya sudah datang.


" kamu sudah datang bella, maaf ya lama menungguku. " ucap saila.


" ah tidak apa - apa aku juga baru saja kok sampai, tante kalau begitu aku dan saila izin pamit keluar dulu ya." ucap bella sopan dan menyalimi tangan ibu nya saila.


" iya pulang nya jangan malam - malam ya bela, tante titip saila.. hati - hati di jalan. " ucap ibu saila.


saila pun berpamitan dengan ibu nya untuk pergi keluar menemani sahabat nya. saila dan bela langsung masuk ke dalam mobil, dan menjalankan kendaraan nya menuju rumah teman kakak nya. karena jarak nya yang lumayan cukup jauh mereka sampai ke tujuan dengan memakan waktu 45menit.


saila dan belapun turun dari mobil langsung menuju ke pintu yang rumah nya sangat mewah lalu belapun memencet bel, tidak lama kemudian keluar lah sosok seorang pria bertubuh tinggi putih, memakai kaos putih dengan celana pendek berwarna coklat pria itu mempunyai senyum yang manis karena ia mempunyai gigi gingsul.


" Kau datang tepat waktu sekali bela, sudah tidak sabar ya untuk mengambil barang pesananmu ini? Ayo silahkan masuk. " ucap Pria itu lalu di ikuti oleh saila dan bela, mereka bertiga duduk di ruang tamu.


Pria itu bernama andre sahabat baik serta rekan bisnis dari kakak nya bela yang bernama rizal. Bela sangat kenal dekat dengan andre sejak dulu. bela dan andre sudak seperti adik kakak, bahkan sejak dulu andre sering menginap di rumah bela, tentu saja karena rizal sahabat baiknya.


tidak lama kemudian pelayan rumah andre membawa kan minuman serta cemilan ringan, andre pun keluar dari kamar nya membawa kotak yang berada di tangan nya, tentu saja kotak itu isi nya jam pesanan bela sewaktu andre pergi untuk meeting ke italia. Bela yang melihat andre membawa kan kotak langsung berlari dan mengambil kotak jam itu lalu bela memeluk bahkan sampai mencium - cium kotak nya karena saking senang nya.


" ekhemm.. ada yang seneng rupa nya aku sampai di lupakan. " ucap saila kesal yang melihat tingkah teman nya terlalu lebay.


" ehh iya maaf, oh iya kak kenalkan ini sahabat baik ku saila nama nya. " ucap bela lalu fokus ke kotak jam nya lagi.


" Saila.. " ucap saila tersenyum lalu memberikan kan tangannya, tidak lama andre pun menjabat tangan saila. betapa terpesona nya andre ketika melihat saila yang sederhana tapi cantik. disitu lah andre berencana mau kenal lebih dekat lagi, setelah cukup lama andre menjabat tangan saila dan tidak di lepas kan bela pun menyadarkan lamunan nya.


" ekhemm ka andre lepas kan tangan sahabat ku.. saila tidak nyaman, kenapa di lihatin terus? naksir ya. " ucap bela yang menggoda andre.

__ADS_1


andre pria muda yang sukses tampan banyak di sukai para wanita, bahkan sering sekali andre di manfaatkan oleh wanita yang mendekatinya ya begitulah andre kekurangan nya terlalu bodoh dalam hal cinta maupun wanita, tetapi saat malam ini andre terpukau melihat saila yang sangat cantik walaupun berpenampilan sederhana. dalam diri nya ada rasa - rasa yang membuat diri nya bergejolak, sudah lama rasa nya bagi andre tidak merasakan apa yang ia rasa kan sekarang, karena tidak ada satupun wanita yang tulus mencintai nya selama ini semua hanya memanfaatkan harta nya saja.


sudah lama orang tua andre ingin sekali mempunyai mantu, tetapi hingga umur 29 tahun pun andre tidak pernah mau untuk menikah jangan kan menikah membawa wanita saja ke rumah nya tidak pernah, itu lah yang membuat orang tua andre ingin sekali anak nya menikah. tetapi orang tua andre tidak pernah menjodoh kan nya karena bagi orang tua nya kebahagiaan itu nomor satu mangkanya andre di beri kebebasan untuk memilih sendiri.


andre sendiri pun bukan nya tidak ingin menikah tapi karena selama ini belum ada saja yang cocok dengan nya, bukan nya maksud andre memilih - milih yang cantik atau jelek tapi selama ini ia belum menemukan wanita yang tulus mencintai nya semua hanya cinta kepada harta nya saja.


" kau ini bicara apa sih.. sudah masuk jam makan malam sebaiknya kau makan di sini saja bersama ku bagaimana? " tanya andre, lalu bela melihat ke saila dan saila pun mengangguk arti mengiyakan nya.


" hmm boleh tapi aku mau makanan nya harus banyak dan ada steak kesukaan ku juga bagaimana? " tanya bela balik, dan saila pun menahan tawa nya karena sikap sahabat nya yang konyol.


" baik lah semua sudah ku siap kan, karena aku tau dari dulu kau suka makan banyak apa lagi steak favorit mu, ayo kita ke ruang makan semua sudah siap. " ucap andre lalu beranjak dari sofa.


" ka bagaimana bisa secepat itu kau menyiapkan nya? " tanya bela penasaran, dan saila pun ikut penasaran.


" karena kau akan kesini mangkanya aku menyiapkan semua nya sebelum kau datang, aku juga tau pasti kau kesini mau minta makan banyak. " jawab andre terkekeh kecil.


setelah mereka sampai di ruang makan bela dan saila pun langsung membulatkan mata nya, mereka sangat terkejut dengan ada nya makanan yang banyak di atas meja. saila pun melihat ada makanan favorit nya yang membuat mata nya berbinar lalu mereka duduk.


" sekarang diam dan makan lah yang banyak sesuka kalian. " ucap andre, lalu andre pun tidak sengaja melihat ke arah saila yang hanya diam memandangi makanan yang bernama scothel dengan wajah berbinar.


selain jengkol makanan favorit saila tentu saja saila sangat suka bahkan cinta sama makanan yang bernama scothel. saila pun sudah tidak sabar dan langsung mengambil nya tapi sebelum makanan itu masuk andre menyuru nya berdoa dulu, dan saila pun menaruh potongan scothel nya ke piring nya dengan rasa malu.


" maaf aku lupa saking jatuh cinta nya sama makanan kesukaan ku. " jawab saila menunduk menyembunyikan wajah nya yang merah merona.


" ternyata scothel makanan favorit mu? lain kali kau main saja kesini aku akan menyiapkan scothel yang banyak dengan toping yang enak. " ucap andre tersenyum dan di angguki oleh saila.

__ADS_1


sebelum makan mereka bertiga berdoa lalu memakan makanan yang ada di atas meja dengan tenang dan lahap. setelah mereka sudah kenyang, lalu mereka berpindah ke tempat ruang keluarga untuk mengobrol. jam sudah menunjukkan pukul 10 malam tidak terasa bagi saila dan bela mungkin karena asik nya bermain dirumah ka andre bagi nya mereka pun pamit untuk pulang.


" terimakasih ka untuk makan malam nya serta jam nya. " ucap bela tersenyum.


" sama - sama bela, apa tidak sebaiknya aku saja yang mengantarkan kalian berdua? " tanya andre khawatir.


" ahh tidak usah ka aku kan juga bawa mobil sendiri tidak masalah aku pulang berdua saja dengan saila, ya sudah kalau begitu aku pulang dulu ya ka byee. " ucap bela lalu berjalan ke arah mobil nya.


" Om terimakasih ya untuk malam malam nya. " ucap saila tersenyum.


" hey kau panggil apa aku? om? setua itu kah diri ku? " tanya andre ngambek.


" hahaha tidak kok om, aku hanya ingin memanggil mu om saja karena aku suka dan lebih tepatnya memang pantas ahahaha" ucap saila menjulurkan lidah nya lalu berjalan meninggalkan andre dengan tawa manis nya.


" sekali lagi terimakasih om aku suka scothel nya, aku pulang dulu bye. " teriak saila dari dalam mobil.


" kau manis sekali saila, kau wanita yang sederhana apa adanya polos juga hehe. sepertinya aku jatuh cinta dengan mu, jangan salahkan aku jika aku akan berusaha mendapat kan mu dan menjadikan dirimu milikku selamanya" gumam andre senyum - senyum.


setelah mobil bela sudah tidak terlihat lagi dari pandangan nya, andre pun memutuskan masuk kerumah nya dengan senyuman yang tidak pernah pudar. hal itu membuat pelayan seisi rumah bingung sekaligus senang karena tuan muda nya sudah kembali ceria seperti dulu.




__ADS_1


jangan lupa jempol, comen and vote nya ya guys biar aku makin semangat. di tunggu up selanjut nya, love youuu reader ku yang setia 🙈😊❤


__ADS_2