Om tampan pemilik hatiku

Om tampan pemilik hatiku
Bertemu seorang pria


__ADS_3

" hihh malah bengong kamu.. hayuu masuk kelas sudah bel tau " ucap bella menyadarkan lamunan saila.


" ii iyaaa bella, siapa juga yang bengong huhhh.. ya sudah hayu masuk " ucap sailaa.


mereka berdua berjalan memasuki kelas, karena sudah bel tidak lama kemudian masuk lah guru mata pelajaran yang mulai mengajar.


kegiatan belajar mengajar berjalan lancar, karena sebentar lagi akan ada ujian tentu saja saila belajar bersungguh - sungguh karena ia tidak mau mengecewakan ibu nya.


bel istirahat yang di tunggu - tunggu akhir nya tiba, saila dan bella jalan berdua menuju kantin, mereka memesan makanan yang akan di makan. begitu sudah memesan makanan mereka mencari tempat duduk yang nyaman tentu saja yang pojok karena itu tempat biasa saila makan dengan sahabat - sahabatnya.


saat mereka berdua baru mau memulai makan menyuapkan makanan pertama, mereka berdua dikagetkan dengan kedatangan sahabatnya yang satu nya.


" Saila.. Bella... haisss kamu nyebelin banget deh " ucap friska ngambek.


" jangan suka ninggalin aku dong, tungguin kek gitu.. kamu tau kan aku suka telat keluar kalau jam pelajaran mtk karena suka di suruh maju dulu ngerjain di papan tulis.. " ucap friska kesal dengan guru mtk nya yang suka ngasi tugas friska saat detik" bel istirahat.


" ulluuuullluuu tayanggg jangan ngambek dong, hehe abis nya Bella tuh yang minta buru - buru, jadi aku lupa deh. " ucap Saila.


" kok aku si saila, kamu nya aja yang lupa ga ingat kan aku huh. sudah tau aku lupaan hmm." ucap Bella tidak terima di salahkan.


ya begitu sifat - sifat sahabatnya saila, Bella sagita riusya mempunyai sifat yang ceria pelupa dan selalu happy. Begitu juga dengan Firska amelliona mempunyai sifat yang penyayang kepada sahabat - sahabat nya, dia tidak suka dengan mtk mangkanya wajar saja kalau guru mtk nya selalu memberi tugas saat detik - detik bel istirahat. karena guru itu greget kepada friska yang malas belajar mtk.


" hehe ya sudah maaf deh, kalau begitu ayo cepat makan nanti keburu masuk " ucap saila sambil tersenyum.


mereka bertiga makan dengan tenang dan sesekali ngobrol tentang ujian yang akan di adakan sebentar lagi. mereka bertiga saling menyayangi dan mensuport satu sama lain. ya begitu lah kalau yang di namakan sahabat, mereka saling menyayangi sudah seperti keluarga sendiri.


dari kejauhan ada sepasang mata yang memperhatikan mereka bertiga, tentu saja seseorang itu lebih memperhatikan wanita tujuan nya siapa lagi kalau bukan saila.


" ternyata kamu berada disini saila hmm, sudah lama aku mencarimu. kali ini tidak akan ku biarkan kau pergi lagi. " ucap seorang pria itu.


setelah bel pulang sekolah saila membereskan buku - bukunya dan memasukannya ke tas. saila berjalan keluar kelas, bertemu dengan bella dan friska.


" Saila.. apa kamu mau bareng pulang denganku? " tanya bella


" hmm gimana ya, aku tidak enak selalu nebeng denganmu hehe.. walaupun mau si " jawab saila sambil menyengir.

__ADS_1


" gpp kok kan rumahku juga searah, yaudah yu masuk ke mobil aku.. friska juga nebeng denganku padahal rumah dia tidak searah huh " ucap bella.


" Ohh jadi kamu tidak ikhlas ya bella, ya sudah kalau begitu aku mau turun saja. " ucap friska pura - pura marah.


" ehh jangan dong friska aku hanya bercanda saja ko, iya kan saila " ucap bella


Saat saila malas melihat pertengkaran kecil sahabat - sahabat nya saila mengarahkan pandangan nya ke luar jendela, saat saila melihat ke luar sekolah dia melihat seorang pria yang sangat ia ingat berdiri di sebrang sekolah nya sambil tersenyum kearah nya.


" astaga kenapa dia bisa berada disini, padahal aku tidak mau bertemu dengan nya lagi. " ucap saila dalam hati.


" Sailaa.. heyy mengapa kamu melamun sih? " ucap bella sebal karena merasa di kacangin.


" ehh ii iyaa apaa bella? tadi kamu bicara apa? maaf aku tidak mendengar. " jawab saila merasa tidak enak kepada bella.


" Hufttt.. abaikan, ya sudah ayo berangkat.. kita pulang " ucap bella.


karena rumah friska beda arah tentu saja bella mengantar friska dulu agar tidak bolak balik nantinya, lalu mengantar saila sahabatnya.. beberapa menit kemudian sampailah di depan rumah saila.


" Terima kasih bella sudah mau mengantarku, apa kamu mau mampir dulu? "tanya saila.


aku tersenyum dan melambaikan tangan kepada bella, setelah mobil bella sudah tak terlihat. aku melangkahkan kaki ku masuk ke rumah untuk mencari keberadaan ibu ku.


semakin aku mendekat ke arah dapur aku mencium aroma masakan yang sangat familiar, ya jengkol lado makanan favorit ku hehe.


ibu saila jago memasak jadi tidak perlu khawatir jengkol yang di buat nya tidak akan membuat mulut bau.


" Assalamualaikum bu, hmm ibu masak makanan favorit ku ya pasti enak deh apa lagi buatan ibu hehe. " ucap saila sambil salim.


" waalaikumsalam, iya dong.. ya sudah sana cepat ganti pakaian ibu akan siapkan di meja makan " jawab ibu saila.


Saila langsung menuju kamarnya untuk berganti pakaian karena ia tidak sabar untuk makan makanan favorit nya.


" hmm pasti rasanya enak banget apa lagi nasi nya hangat hmm nyam nyam nyam " gumam saila.


saat saila lagi membayangkan makanan favorit nya, saila teringat tentang seorang pria yang ia lihat di depan gerbang sekolah nya.

__ADS_1


" bagaimana dia bisa berada disini dan menemukan ku? jangan sampai ia tahu rumah ku dan menemukan ku lagi. aku tidak mau bertemu dengan nya. " gumam saila.


saat saila lagi teringat tentang seorang pria itu, saila tersadar akan teriak an ibu nya yang memanggil - manggil dari ruangan meja makan. saila segera berganti pakaian dan menuju meja makan.


" maaf bu lama hehe.. " ucap saila.


" tidak apa - apa, ya sudah makan cepat atau ibu akan habiskan nih. " jawab ibu saila.


" ehh iya iya bu, jangan dong nanti aku makan apa. " jawab saila tersenyum.


Saila makan dengan ibu nya dengan tenang, saila makan sambil memikirkan tentang pria yang ia temui di depan gerbang sekolah. ternyata ibu nya memperhatikan saila yang terlihat wajah nya bingung dan sedih. saila dan ibu nya selesai makan dengan perut yang kenyang.


" Saila ada apa sayang? ibu perhatikan dari tadi wajah kamu seperti orang bingung dan sedih, ada apa? " tanya ibu saila.


" tidak ada apa - apa bu jangan khawatir ya. " jawab saila tersenyum.


" ya sudah kalau begitu, oh iya saila ibu minta tolong nanti tolong beli kan kopi ya di supermarket depan stok kopi di kedai sudah hampir habis. " ucap ibu.


" iya bu baik.. " jawab saila.


Saila berjalan menuju supermarket, karena jarak nya dekat tentu saja saila pergi berjalan kaki. saat saila sudah dekat dengan supermarket tiba - tiba saila di tarik oleh seseorang dan di bawa masuk ke dalam mobil. saila yang tidak tahu dan takut ingin berteriak tetapi seorang pria itu sudah lebih dulu membekapnya.


" Siapa kamu.. lepas kan aku! jangan sentuh aku! kamu mau menculik ku ya! " ucap saila berteriak ketika di dalam mobil.


" Akhirnya kita bertemu lagi saila, sudah lama aku mencari mu. " ucap seorang pria sambil memegang tangan saila.


" kauuuuu... lepas kan aku, mau apa kau menemui ku? " ucap saila kaget melihat pria yang ada di depan nya.





Makasi yaa sudah mau nunggu kelanjutan nya, para reader baik😚 simak terus kelanjutan nya kisah saila ya. di tunggu up selanjutnya.. jangan lupa jempol n comen nya yg banyak ya. love youuuuu 🙈❤

__ADS_1


__ADS_2