
❝ WELCOME BABY ❞
Cast: - Jaka
- Kenanga
Genre: NC18+ , Drama
0:35 ━❍──────── \-5:32
↻ ⊲ Ⅱ ⊳ ↺
Dingin.
Sunyi.
Hanya suara kicauan burung di pagi hari. Sinar mentari perlahan bangkit dengan sendirinya, seperti dua makluk yang sedang memadu kasih.
"Selamat pagi Jaka.." ucapnya, setelah mengetahui sang pria mulai terjaga.
Sosok yang ia panggil Jaka, kini tengah menatapnya dengan pandangan bingung. Rupanya dia belum sepenuhnya sadar. Jaka mencoba mengubah posisinya menjadi duduk, dengan kancing kemeja yang sepenuhnya terbuka, memperlihatkan tubuh bagian depan.
"Kau..? kenapa kau ada di kamar-ku?" tanyanya sedikit gugup, kala kedua tangan Kenanga memeluk dirinya dari belakang.
"Kau lupa akan kejadian semalam ya?" celetuknya.
__ADS_1
Tangan mungilnya mulai mengusap tubuh bagian depan Jaka. Membuat sang empu menahan nafas dalam sejenak.
Deru nafasnya mulai menerpa area leher sang pria. Kenanga mencoba menggodanya dengan mendekatkan bibir ditelinganya. Membisikan sesuatu yang sudah mereka lakukan semalam,
"Aku akan mengingatkan jika kau sudah lupa Jaka. Kita sudah melakukannya." tukas Kenanga.
Jaka memejamkan matanya, mencoba mengingat kejadian semalam. Tangan kekar itu menghentikan tangan mulus Kenanga yang sejak tadi mengusap tubuhnya.
Menarik tengkuk dan mulai menciumi bibir manis milik kekasihnya. Jaka sedikit terkejut dengan tindakan wanitanya. Tidak biasa, mungkin itu yang ada di fikirannya saat ini.
Tautan bibir mereka berdua pun terlepas karna sang Pria yang menyudahi,
"Kenapa?"
"Ini masih pagi, dan aku harus pergi ke Kantor" ucap Jaka yang hendak beranjak pergi, lagi-lagi sesosok dua tangan mungil menarik tubuh kekarnya dengan sigap Jaka menahan tubuhnya untuk tidak menempel.
Kedua tangan Kenanga melingkar di sekitar leher Jaka, di tatap sang pria dengan penuh cinta dan sesekali mengecup bibirnya,
"Aku tidak menggodamu"
"Lalu ini?"
"Aa-akuu.. hanya ingin bersama mu lebih lama" Kenanga mengalihkan pandangan ke arah lain, enggan untuk menatap pria yang berada di atas tubuhnya. Jaka tersenyum tanpa di sadari olehnya.
"Aku sudah bilang kepadamu, tataplah lawan bicara mu" Jaka menarik dagu tersebut. Di tatap manik mata yang sudah membuatnya jatuh hati yang begitu dalam. Mengusap lembut pipi Kenanga yang tampak memerah.
"Huh, kenapa kau terus menatap ku?!" kesalnya
"Memangnya aku tidak boleh menatap Kekasih ku sendiri?"
"Tentu saja boleh!"
"Lalu..?"
__ADS_1
Diam.
Kenanga tidak menjawab ucapan dari pria menyebalkan ini. Ia malah mendorong tubuh kekarnya dan beranjak menuju Kamar Mandi.
"Eh..?"
Jaka, bergegas menyusul Kenanga. Takut akan akan terjadi hal yang tidak diinginkan.
Kenanga terus mengeluarkan isi yang ada di perutnya. Tidak biasanya dia seperti ini. Apa kah ia hamil? Itulah yang ada di fikiranya saat ini.
"Sayang? Kau kenapa?" ucap Jaka yang melihat wajah pucat Kekasihnya.
Khawatir.
Pria macam apa yang tidak khawatir melihat miliknya menjadi lemah di depan matanya? Mungkin hanya Pria bodo yang tidak khawatir.
"Ayo kita ke periksa. Seperti kau sakit akibat semalam kehujanan." sarkasnya.
"Umm... tapi"
"Hust, tidak ada tapi-tapian. Mengerti?." Jaka tersenyum melihat respon Kenanga yang mau menurut kali ini.
Dengan tubuh kekarnya, Jaka menggendong Wanita yang ia cintai menuju Mobil. Diletakannya perlahan di kursi depan dan bergegas menuju rumah sakit.
"Selamat! Istri anda hamil."
Hamil? Apa Jaka lupa tidak memakai mengaman waktu itu?
Apa dia akan bertanggung jawab dan menikah dengan ku?.
END
ps: Saya sengaja memakai nama Jaka dan Kenanga, di karenakan saya mengikuti ceritanya💞💞
__ADS_1