Pacar Ku Adalah "Monster" Di Atas Ring

Pacar Ku Adalah "Monster" Di Atas Ring
Kencan pertama Part 1 (mengajak kencan)


__ADS_3

--Pada hari Jumat--


"Karena besok tanggal merah jadi kita libur sehari" ucap Kepala sekolah


"Yeaaaaaay" sontak anak anak di sekolah senang mendengar nya


"Hmmmmm"


Bayu memperhatikan handphone nya yang dalam posisi mati selama 20 menit penuh


'Bagaimana cara mengajak nya ya' ucap batin Bayu berfikir keras


Sementara di rumah Adelia


Adelia juga sedang memperhatikan handphone nya yang dalam posisi mati


'Bagaimana cara mengajak nya kencan ya. Memang banyak orang bilang kalau harusnya lelaki yang mengajak. Tapi aku tidak terlalu peduli. Bodo amat dengan harga diri yang bodoh itu... Tapi... Bagaimana cara mengajak nya berkencan ya' ucap batin Adelia berfikir keras


"Kak?"


Adelia terkejut dan spontan bangkit dari kursi nya mendengar suara yang padahal tidak keras itu..


"Kak? Kakak kenapa? Perasaan aku tidak teriak"


Ucap adik nya


"Kiki?! Oh, maaf, ummm. Kakak sedang berfikir bagaimana cara mengajak pacar kakak kencan" jelas Adelia


"Hmmm, harusnya dia yang mengajak sih. Tapi baiklah... Yaa, gampang kok kak. Kakak cukup menelponnya lalu tanya dulu kalau dia besok ada waktu kosong atau tidak jika dia bilang ada maka kakak ajak dia kencan di tempat yang kakak mau atau pun kalian berdua bisa mendiskusikannya bersama" jelas Kiki panjang


"Kalau cara nya tau, tapi bagaimana cara menyiapkan mental ku supaya tidak gugup" tanya Adelia frustasi


"Hah? Kakak tidak menanyakan soal itu. Kan kakak cuma bertanya cara. Dan aku jawab dengan cara" ucap Kiki


"Aku pergi dulu" sambung Kiki lalu berlari keluar kamar Adelia


'Dasar adik laki laki' ucap batin Adelia kesal


Lalu tiba tiba handphone Adelia berbunyi dan Adelia langsung mengangkat nya tanpa melihat siapa yang menelpon


"Hai, Adelia" terdengar suara Bayu dari telpon


"Ah, B-Bayu. Aku baru saja hendak menelpon mu" jawab Adelia gugup


"Oh, begitu ya... Hmm, omong omong. Karena kita libur dua hari... apakah kamu ada waktu kosong besok?" Tanya Bayu gugup


"Besok aku k-kosong kok" jawab Adelia


"M-mau k-k-ken-kencan?!" Tiba tiba Bayu meninggikan suaranya saking gugup nya


"Hmmm. A-aku mau!" Adelia juga reflek meninggikan suara nya karena gugup

__ADS_1


Dan mereka berdua mencoba tenang sebelum sambung berbicara


"Baiklah... Mau kencan dimana, Adel?" Tanya Bayu setelah dia tenang


"Hmmm. Aku mau ke Theme Park" jawab Adelia


"Hmmm. Theme Park ya... Baiklah, sampai ketemu besok, Adel" ucap Bayu


"Baik. Sampai jumpa" Adelia reflek menutup telponnya karena gugup lalu meletakkannya handphone nya di meja


Saat gugup Adelia biasanya memukul mukul sandbag yang ada di kamar nya. Tapi kali ini, dia terbaring tengkurap di kasurnya dan menendang nendang kaki nya ke atas seperti gadis normal


'Kencan ya...' ucap batin seorang misterius yang dari tadi menguping Adelia


"Sayang?" Tanya seorang perempuan yang menghampiri figur misterius tersebut


Orang misterius tersebut terkejut saat dihampiri


Adelia mendengar suara dari luar kamar nya lalu berlari keluar kamar nya dan melihat sepasang suami istri yang sedang berdiri di luar kamar nya


"Ayah? Ibu? Sudah berapa lama kalian menguping?"


"Ah, tidak. Kami baru samp--"


"Apa itu Bayu?" tanya ayah Adelia memotong perkataan istri nya


Adelia tidak menjawab pertanyaan ayah nya dan mengatakan "Ayah tidak akan mengacaukan hari ku besok!"


Ayah dan ibu nya sedikit kaget melihat tingkah Adelia lalu mereka berjalan kembali ke kamar mereka


"Anton Sayang. Kamu ga boleh gitu dengan anak kita" ucap ibu Adelia


"Tapi Sakurai. Aku tidak ingin anak kita dalam bahaya" ucap ayah nya


"Kamu juga dulu tidak suka kan, saat kita di pergoki ibu ku saat kita hendak ciuman"


Ucap Sakurai


"Iya, Iya. Aku mengerti, tapi kita kan masih belum tau Bayu itu seperti apa. Wajar dong kalau aku masih paranoid dengannya" ucap Anton kesal


"Aku mengerti Anton sayang. Tapi juga selama ini mereka pacaran walaupun hanya di sekolah. Adelia tidak pernah menangis, bahkan dia lebih ceria dari biasanya. Biasanya dia kan selalu murung kalau pulang sekolah"


Ucap Sakurai


"Kau benar..." jawab Anton singkat


Sesampai nya mereka di kamar


"Anton. Kamu imut sekali" ucap Sakurai memegang dagu nya


"S-sakurai" lalu mereka berciuman

__ADS_1


((Adelia adalah keturunan Indonesia-Jepang))


----di rumah Bayu setelah Adelia menutup telpon----


"Kerja bagus abang. Abang akhirnya berhasil mengajak kak Adelia berkencan" ucap Rara sambil mengacungkan jempolnya


"Terima kasih, Ra. Kalau Rara gak ada, mungkin aku ga bisa melakukannya" jawab Bayu sambil mengatur nafas nya karena gugup sekali...


"Baiklah. Sekarang kita harus memilih baju untuk kencan besok" ucap Rara


"Ah, iya. Kau benar, Ra" Bayu kemudian membuka lemari nya untuk melihat baju baju nya


"Eepp. Siapa bilang kita milih di lemari, pakai jeans abang, kita ke mall" ucap Rara menutup lemari nya


"Eh?!"


"Cepat!" Perintah Rara kemudian Rara keluar dan menuju ke mobil


"Baik!" Kemudian Bayu memakai jeans nya dan keluar dari kamar nya berjalan menuju mobil


"Apakah ini benar benar perlu?" Tanya Bayu


"Kalau abang mau memberikan kesan kencan pertama yang bagus, maka iya" jawab Rara dingin


'Dia mengerikan juga kalau sudah serius' ucap batin Bayu


"Terima kasih ya, Ra"


"Tidak masalah abang ku"


Lalu Rara dan Bayu mengunci pintu rumah lalu masuk ke dalam mobil dengan Rara di posisi mengemudi ((anak baik baik jangan ditiru ya))


"Pastikan saja kita ga kena tilang" ucap Bayu


"Tenang. Aku tau banyak jalan tikus kok"


"Yasudah deh... Ayo jalan"


"Bang, seatbelt nya"


"Baiklah" Bayu memasang seatbelt nya


Kemudian Rara menancap gas menuju supermall


 


Terima kasih telah menunggu guys...


Baik, untuk kali ini. Cerita nya kita bagi kepada beberapa bahagian ya... Di tunggu bagian bagian selanjutnya


Ooooh, dan bagi kalian yang bertanya tanya soal orang tua Adelia... tidak, mereka tidak melakukannya. Karena aku belum siap kalau Adelia punya adik lagi (masih susah mikir cerita nya) Jadi mereka tidak/belum berbuat sejauh itu...

__ADS_1


__ADS_2