Pacar Ku Adalah "Monster" Di Atas Ring

Pacar Ku Adalah "Monster" Di Atas Ring
Kencan pertama part 2 (Pakaian untuk kencan)


__ADS_3

Sesampainya di mall, Bayu bersama Rara langsung menuju ke toko baju...


"Ummm, Rara. Apa ini ga terlalu merepotkan" tanya Bayu cemas


"Shush... Tenang saja. Aku sudah menetapkan limit budget kita... Yaitu 200 ribu... Kita hanya perlu mencari baju dan celana, sepatu ayah ada banyak untuk abang pilih" jawab Rara


"Baiklah"


Rara dan Bayu berjalan di sekitar bagian baju laki laki... dan tidak lama, mata Rara tertarik pada sebuah kemeja biru bertangan panjang


"oh, oh bagaimana dengan itu...."


"Tidak Rara. Kita mencari baju yang casual saja. Mungkin seperti kaos polos dan jaket kulit?" Tanya Bayu


"Nah, begitu dong. Semangat sedikit" Rara ternyata hanya memancing abang nya agar dia sedikit semangat untuk mencari baju


Lalu Rara mengambil sebuah jaket kulit hitam dan kaos putih polos dan memberikannya ke Bayu


"Bang, coba ini" ucap Rara sambil memberikannya ke Bayu


Bayu agak ragu lalu mengambil nya dan memasuki ruang ganti


Setelah sekian detik, Bayu keluar dengan pakaian yang diberikan Rara


"Whoaaaa..." mata Rara berbinar binar melihat abang nya sendiri...


"Ini cocok sekali... Aku bahkan tidak bisa berkata apa apa... Dan jaketnya juga bisa menyembunyikan perut abang sedikit"


Ucap Rara sambil membenarkan sedikit pakaian Bayu


"R-Raraa.... hmmmmm... Kau benar, dik... Tapi... apakah ini mahal?"


Mendengar itu Rara langsung melihat harga nya dan tertera 200 ribu


"Ini pas 200 ribu... Kalau kaosnya"


Di kaosnya tertulis harga nya 70 ribu


"Hmmm. Ini melebihi" ucap Rara sedih...


"Tunggu, Rara!" Bayu melihat lihat sekitar lalu melihat seorang karyawan "ah. Mbak..." Bayu langsung memanggil karyawan tersebut


"Ya. Kenapa, mas?" Tanya karyawan tersebut....


"Ah... Tunggu sebentar" Bayu masuk lagi ke ruang ganti dan mengganti pakaiannya lalu keluar dengan jaket dan kaos tersebut di tangannya


"Apakah ini ada diskon?" Tanya Bayu ke karyawan tersebut


"Ah. Iya, benar. Kami lagi diskon besar besaran... Jadi jaket ini diskon nya 50% dan baju nya diskon 40%..." jelas karyawan tersebut


"Benarkah?! 50 persen?! Dan 40 persen untuk kaos?" Tanya Rara semangat..


"Iya, mbak... karena sebentar lagi tahun baru jadi kami adakan diskon besar besaran" jawab karyawan tersebut...


"Yeay, ayo bang" Rara langsung senang lalu menarik Bayu ke kasir...


Bayu hanya pasrah dan ikut adiknya


 -----


Setelah membayar pakaian mereka, mereka memutuskan untuk berjalan jalan seputar mall untuk 'mencuci mata'


Rara melihat stand makanan makanan di sekitar


"Sebagai ganti nya. Abang masakkan Rara, mau makan apa?"


Tanya Bayu


"Hmmm. Aku suka nasi goreng yang abang masak"


Jawab Rara


"Baiklah. Kalau begitu. Ayo kita pulang saja"

__ADS_1


Ucap Bayu merayu Rara


"Baiklah baiklah.. Ayo kita pulang..."


Ucap Rara sambil tertawa kecil


Mereka berjalan ke parkiran mall dan masuk ke mobil mereka lalu menuju rumah


 


Sesampainya di rumah mereka membuka kunci pintu


"Sukurlah. Kelihatannya ibu dan ayah belum pulang"


Ucap Rara


"Baiklah kalau begitu. Ayo kita coba lagi baju nya"


Ucap Bayu tegas


 --------------------------


Malam nya di rumah Adelia


Adelia mengenakan jaket hitam dengan dalaman kaos putih dan celana jeans


"Kak. Bukan kah ini sedikit terlalu biasa untuk sebuah kencan pertama?" Tanya Kiki


"Tapi aku nyaman pakai ini" jawab Adelia merengek


"Tetap saja kak. Ini terlalu biasa. Kita harus coba yang lain" lalu Kiki membuka lemari kakak nya dan terkejut bahwa kakak nya tidak memiliki gaun sama sekali


"Apa?!"


"Kiki kenapa?!" Tanya Adelia panik


"Kak. Kakak gak ada gaun?" Tanya Kiki


"Ada kok" Adelia mengeluarkan gaun yang ukuran nya lebih kecil


"Ummm. Gaun waktu SMP"


"Gaunnya kekecilan dan juga tidak mungkin kakak menunjukkan lengan kakak yang berotot itu"


"Benar..." Adelia lalu menunduk merasa malu dan payah karena dia tidak mengerti soal berkencan


"Tenang lah kak. Ibu punya pasti ada kok" kata Kiki menyemangati kakak nya


Lalu mereka berdua berjalan menuruni tangga menuju kamar ibu nya


Saat mereka hendak mengetuk pintu kamar ibu, tiba tiba ibu membuka pintu


"Ha! Mau ngapain kalian?" Tegas ibu


"I-ibu... Aku mau...memilih baju buat... ahskekdn" Adelia tidak bisa mengeluarkan kata 'kencan' dari mulutnya


"Kencan" sambung Kiki santai


Ibu terlihat agak ragu di awal lalu membiarkan mereka masuk


"Kencan pertama kan? Dan ke theme park juga kan? kamu harus memilih baju yang menawan tapi juga nyaman karena kalau kencan di theme park pasti banyak jalannya" jelas ibu panjang lebar


"Benar juga ya" jawab Adelia


Lalu ibu menunjukkan sebuah coat berwarna putih lalu sebuah sweater hitam tidak berlengan dan rok putih yang dibawah lutut


Kiki kemudian keluar kamar untuk meninggalkan Adelia dan Ibu lalu menutup pintu


"'punya mu' tumbuh nya bagus juga ya nak" ucap ibu


Pipi Adelia tiba tiba memerah dibilang seperti itu


"I-Ibu!!!" Ucap Adelia suara meninggi karena malu

__ADS_1


"Maaf maaf" ucap ibu tertawa


Lalu Adelia memakai baju yang diberikan ibu nya


"Coba jalan sekitar kamar" ucap ibu nya sambil duduk di kasur


Adelia lalu coba jalan di sekitar kamar


"Apakah nyaman?" Tanya Ibu


"Iya... Nyaman sekali..."


"Coba duduk" ucap ibu


Adelia kemudian duduk di kasur


"Apakah nyaman?" Tanya ibu


"N-nyaman sekali" ucap Adelia


"Baiklah. Besok kamu pakai ya, jangan khawatir. Itu masih bersih kok. Nanti tinggal di setrika saja" jelas ibu


Adelia kemudian membuka baju nya dan kembali memakai baju tidur nya dan memberikan baju nya kembali kepada ibu


"Ah iya, satu lagi.. Untuk sepatu dan kaos kaki nya ini saja" ibu mengambil sebuah sepatu converse dan kaos kaki putih pendek


"Tomboy mu tentu saja harus kelihatan sedikit" kata ibu sambil mengedipkan sebelah mata nya


Adelia lalu memeluk ibu nya sedikit terlalu erat "terima kasih banyak bu"


"I-iya nak" ucap Ibu sedikit menahan nafas karena pelukan Adelia yang erat


"Ah. M-maaf" Adelia langsung melepas pelukannya


Ibu mengelus kepala Adelia "Ibu percaya sama kamu kok. Ibu yakin Bayu orang baik, besok kamu buat Bayu senang ya"


"Baiklah bu"


"Yasudah, kamu tidurlah" ucap Ibu mencium kening Adelia


Adelia hanya mengangguk lalu berjalan keluar kamar dan tidak sengaja melihat ayah berdiri di pintu


"Adelia!" Tegas Ayah nya...


Adelia terdiam menatap ayah nya lalu tiba tiba ayah memeluk Adelia


"Ayah percaya bayu kok nak. Ayah hanya kurang siap saja melepaskan mu untuk pacaran. Maafkan ayah ya nak" ucap Ayah dengan lembut


"Iya, yah. Tidak apa apa kok. Aku tau ayah khawatir dengan satu satunya anak perempuan ayah" ucap Adelia membalas pelukan ayah nya


"Besok kamu buat Bayu senang ya, nak." Ucap ayah


"Terima kasih, ayah"


Kemudian ayah melepaskan pelukannya dengan senyum dan Adelia berlari kegirangan menaiki tangga kembali ke kamar nya


"Heeeee~ apa ini? Si ayah akhirnya bisa melepaskan si gadis?" Ucap Sakurai nada menggoda sambil menarik kerah Anton


"Sakurai... hhhh. Aku harus bisa melepaskannya kan, cepat atau lambat?"


Ucap Anton sambil mengelus pipi Sakurai


"Yaah. Kamu benar... Baiklah kalau begitu... hmmmmm, Kamu... sedang mood?" Ucap Sakurai sambil membuka kancing Anton satu persatu


"Kamu tau kan kita belum siap untuk yang ketiga?" Ucap Anton terkekeh kecil


"Aku tau... Aku hanya kehausan kok" ucap Sakurai


"Fine... Just lips.." ucap Anton memegang dagu Sakurai


"Just... lips" Sakurai lalu menarik kerah Anton dan mencium bibir nya


 

__ADS_1


...Halo guys... Maaf membuat kalian menunggu... Baca terus ya gaes, jangan lupa di like dan komen dan jangan lupa share juga...


__ADS_2