
Dirumah Bayu
"Baiklah" ucap Bayu sambil mengepalkan tangannya
"Hari ini saat nya kencan. Aku harus membuat Adelia senang" ucap Bayu
"Semangat ya abang"
Ucap Rara membenarkan kerah Bayu
"Terima kasih dik... Pasti akan sangat menyenangkan hari ini"
Tiba tiba sebuah mobil berhenti di depan rumah Bayu
"Lho abang? Abang pesan taksi online?"
Tanya Rara
"Eh? Tidak kok"
Bayu memakai sepatu nya lalu bangkit untuk melihat mobil tersebut
Jendela tengah mobil tersebut terbuka dan terlihat seorang perempuan sedang menunduk
Bayu lalu berjalan mendekati mobil tersebut dan melihat Adelia yang duduk di tengah
Lalu jendela mobil depannya terbuka dan terlihat sepasang suami istri yang duduk di depan
"Masuk!"
Ucap seorang pria yang tidak Bayu kenal itu
"Baik, pak!" Ucap Bayu lalu Bayu duduk di sebelah Adelia
"Orang tua nya Adelia ya" batin Bayu
Rara lalu berlari ke mobil tersebut
"Abang! Tas abang nih"
Rara lalu memberikan tas selempang milik Bayu kepada nya...
"Ah iya. Terima kasih Ra. Abang pamit dulu ya"
Rara hanya mengangguk lalu melambai ke arah Bayu dan mobil nya mulai melaju
"Ara~ kamu Bayu kan? Saya ibu nya Adelia, Sakura dan ini ayah nya, Anton" Ibu Adelia memperkenalkan diri nya dan suami nya...
"Oh iya. Dan di belakang itu adik nya Adelia nama nya Kiki" sambung Ibu Adelia
Bayu melihat ke belakang sekilas untuk melihat Kiki dan mengangguk sekilas
"Kalian mau ke theme park kan?"
Tanya Anton tegas
"I-iya pak Anton" jawab Bayu gugup
Adelia dari tadi hanya menunduk karena merasa malu orang tua nya ikut
"Aku harap kau setuju kalian berkencan bersama kami" tanya Anton sinis
"Tidak pak.. Saya malahan senang bisa bertemu dengan orang tua nya Adelia" jawab Bayu dengan senyum
Anton tidak mengira jawaban seperti itu dan bingung mau menjawab apa dan pada akhirnya Anton hanya diam
"Maafkan ayah nya Adelia ya... Dia memang begitu" ucap Sakurai sambil tersenyum
"Iya, saya mengerti kok bu" ucap Bayu
Mereka akhirnya hanya diam sepanjang perjalanan
-------------
Sesampai nya di parkiran Theme Park
Adelia turun duluan dari mobil dan Bayu ikut turun dari mobil
Tiba tiba Adelia menarik Bayu dan berlari menjauh dari mobil nya
"Ayo kabur!" Ucap Adelia
Bayu sedikit kaget saat ditarik dan akhirnya berlari mengikuti Adelia
"HEY!" Anton hendak mengejar mereka dan di tarik Sakurai
"Anton! Tidak! Janji nya kita hanya mengantar mereka kan? Dan kita juga ada acara sendiri kan?" Ucap Sakurai tegas
"Ugh... Wakatta, Wakatta.. Maaf" Anton akhirnya tenang lalu Anton membuka bagasi mobil
"Kiki.. Kamu siap?" Tanya Anton
"Selalu siap, ayah" jawab Kiki
Lalu Anton dan Kiki mengeluarkan gitar dari bagasi dan membawa nya ke suatu tempat
Sementara Adelia dan Bayu setelah jauh dari mereka
"Tunggu!" Bayu menarik tangan Adelia lalu berhenti karena kelelahan
"Baiklah, baiklah... Maaf, soalnya aku ingin cepat cepat menjauh dari mereka" jawab Adelia jengkel
"Mereka orang tua mu Adelia"
"Aku tau, Bayu. Aku hanya tidak mau kencan kita diganggu"
"Aku mengerti kok" Bayu akhirnya kembali tegak
"Baiklah... Mari kita berjalan jalan dulu" Bayu mengulurkan tangannya
Adelia menyambut tangannya Bayu
"Bagaimana kalau kita makan dulu, tuh ada rumah makan tuh. Kita bisa beristirahat dulu sebentar" jelas Adelia
"Benar juga sih... Baiklah. Mari Adelia" ucap Bayu senyum
Mereka masuk ke rumah makan tersebut dan duduk di meja yang masih kosong
Pelayan lalu datang dan memberikan buku pesanan lalu mengeluarkan buku catatan...
"Ummm. Aku pesan nasi goreng saja deh" ucap Bayu
"Aku juga... dan minum nya? Bayu mau apa?"
"Ummm, aku mau teh manis dingin saja deh"
__ADS_1
"Baiklah" ucap Adelia
"Kami pesan 2 nasi goreng dan 2 teh manis dingin ya" ucap Adelia ke pelayan nya, pelayannya lalu mengambil kembali buku pesanannya dan pergi ke dapur
"Ummm? Adelia... Kenapa kamu memesan yang sama dengan ku? Apa kamu takut aku tidak sanggup membayar?" Tanya Bayu khawatir
Adelia sedikit terkejut dengan pertanyaannya
"Eh? Tidak, Bayu... Tidak begitu.. Aku hanya sedang..." suara Adelia tiba tiba mengecil "Cheat days"
"Hah?!" Bayu reflek mengeraskan suara nya karena bingung
"Cheat days... Kau tau.. seperti... sedikit melenceng dari diet mu" jelas Adelia sambil berbisik keras
"Ah... Iya. Aku pernah dengar soal itu... Kamu melakukan diet yang spesifik?" Tanya Bayu
"Tentu saja. Itu kenapa aku bisa mendapatkan..." suara Adelia mengecil lagi "abs ku"
"Ah... Hnnn. Begitu ya..." Lagi lagi Bayu merasa diri nya menyedihkan karena mengetahui badan Adelia jauh lebih kuat daripada nya, walaupun Bayu tidak pernah melihat nya...
"Hey... Kau tau kan aku mencintai mu bagaimana pun diri mu kan?" Ucap Adelia sambil mengusap tangan Bayu
"Ya... A-aku tau... Aku hanya sedikit... Yaah, kau mengerti" Ucap Bayu sambil menunduk
"Aku mengerti, jangan khawatir. Aku akan bersama mu terus, okay" ucap Adelia meyakinkan Bayu
Bayu mengangkat kepala nya dan hanya mengangguk dengan senyuman untuk menjawab Adelia
*Dug* Jantung Adelia tiba tiba berdetak keras saat melihat Bayu senyum
"Ya ampun... Dia kok manis sekali? Eh? Aku kenapa? Kok tiba tiba aku begini? Bukannya aku udah sering melihat Bayu senyum? Kenapa senyumannya kali ini terasa spesial bangeeeett... Ya ampuuuun!!!" Pipi Adelia memerah
"Adelia? Kamu baik baik saja? Pipi mu kenapa memerah gitu?" Tanya Bayu khawatir
"Ah, iya! Aku baik baik saja" Adelia lalu bangkit dari kursi nya
"Sebentar ya Bayu, aku harus ke toilet sebentar" Adelia kemudian berjalan cepat ke toilet
"Ku harap Adelia baik baik saja"
Sesampainya di toilet, Adelia langsung mengipas ngipas pipi nya dengan tangannya
"Ya ampun! Aku kenapa? Bayu kok tiba tiba bisa semanis itu? Apa karena baju nya? Atau karena ini kencan? Atau karena apa?!" Adelia lalu membasuh muka nya
"Sudah di tetapkan... Aku memang menyukai nya, aku berpacaran dengannya bukan karena aku ingin dia menjadi sparring partner ku, walaupun itu tetap bisa dilakukan. Tapi aku berpacaran dengannya karena aku memang mencintai nya!!"
Adelia lalu menguatkan diri nya dan kembali ke meja nya
Bayu sedikit heran melihat muka Adelia yang basah.
Setelah Adelia duduk, Bayu mengeluarkan sapu tangannya
"A-Adelia... ummm, keringkan wajah mu dulu"
"Hah? Oh... i-iya... Terima kasih" Adelia mengambil sapu tangannya dan menyeka wajah nya lalu memberikannya kembali kepada Bayu
"Terima kasih... lagi"
"Tidak apa apa, Adelia" Bayu mengambil kembali sapu tangannya dan tersenyum melihat Adelia
Tak lama kemudian, pesanan mereka datang
"Sukurlah makanannya datang bersamaan" ucap Bayu
"Mari makan" lanjut Bayu
"Whoaa... Ini... E-enak sekali... Sudah lama aku tidak makan nasi goreng se enak ini" mata Adelia berbinar binar saat memakan nasi goreng nya
Bayu hanya tersenyum melihat Adelia yang senang
"Sukurlah kalau dia memang benar benar menyukai nya"
Tiba tiba ada suara yang berasal dari speaker
"Baiklah.. Untuk sore ini panggung kita akan di isi oleh salah satu musisi yang hebat di kota ini di barengi oleh anak nya... Ayo berikan tepuk tangannya untuk.... ANTON DAN ANAK NYA KIKI!"
Bayu sedikit kaget saat mendengar nama ayah dan adiknya Adelia
"Eh? Ayah dan adik mu..."
"Iya... Mereka adalah musisi... Ayah ku pandai bermain gitar dari dulu... jadi semenjak dia berhenti dari dunia tinju, dia melanjut kan karir musik nya" jelas Adelia..
"Whoa.. Itu hebat sekali... Keluarga mu hebat sekali Adelia" Bayu terkagum melihat Adelia
"Ah.. T-tidak kok.. Kami hanya keluarga yang biasa biasa saja" ucap Adelia malu
Bayu hanya senyum melihat reaksi Adelia yang malu malu lalu mereka lanjut makan
Setelah menghabiskan makanan mereka.. Mereka beristirahat sebentar sebelum mulai jalan jalan...
"Huaaahh~ nasi nya enak sekali... Aku merasa penuh" ucap Adelia
Bayu tertawa kecil melihat Adelia
"Aku senang kalau kamu menyukai nya"
Bayu memanggil pelayannya dan meminta bill
Tak lama kemudian pelayan memberikan bill nya dan meninggalkan mereka sebentar
Adelia reflek mengeluarkan dompet nya dan Bayu reflek menahan tangan Adelia
"Tidak! Ku mohon, ini kencan pertama kita. Tolong biarkan aku mentraktir mu untuk kencan pertama ini" Bayu menatap Adelia dengan muka memelas
Adelia yang meleleh melihat wajah Bayu lalu mengangguk dan senyum lalu menyimpan kembali dompet nya
Pelayan lalu kembali ke meja mereka dan Bayu membayar bill nya, lalu mereka berjalan keluar
"Hmmm. Mari, Adelia" ucap Bayu sambil mengulurkan tangannya
Adelia mengangguk dan menyambut tangannya, mereka akhirnya berjalan jalan di sekitar theme park dan menaiki beberapa wahana
"Kamu pernah naik Rollercoaster, Adelia?" Tanya Bayu untuk memastikan Adelia
"Ummm... tidak pernah... Aku sering melihat nya di Tv. Aku ingin mencoba nya.. Kita naik yaa..." ucap Adelia semangat
"Baiklah, Adelia" Bayu membayar tiket untuk naik Rollercoaster nya
Mereka lalu naik ke Rollercoaster nya dan menunggu kereta nya jalan
Adelia sebenarnya sedikit ketakutan karena tau jalur Rollercoaster itu banyak putaran dan kencang... Adelia menggemgam tangan Bayu sedikit kuat sementara Bayu menahan sakit cengkraman Adelia
Saat kereta nya jalan, Adelia berteriak ketakutan dan menutup mata nya beberapa kali karena ketakutan... Bayu tertawa melihat Adelia
"Buka lah mata mu Adelia!" Teriak Bayu
__ADS_1
"Tidak! Tidak!" Jawab Adelia ketakutan
"Hey! Jangan takut, Rollercoaster ini aman. Lagipula ada aku kan!"
Adelia akhirnya memberanikan diri dan membuka mata nya dan akhirnya bisa menikmati Rollercoaster nya...
Setelah selesai, Adelia hampir tidak bisa berjalan karena sangat pusing, Bayu menuntun Adelia untuk duduk. Mereka lalu pergi ke sebuah stand makanan hanya untuk duduk
"Oh tidak... Dia jatuh... Satu, dua, tiga" Bayu berbicara seperti seorang komentator sambil tertawa
"Ugh... Itu tadi menyenangkan, tapi aku tidak menyangka Rollercoaster ini efek pusing nya lebih kuat daripada terkena uppercut" ucap Adelia meletakkan kepala nya di atas meja
Adelia melihat tangan Bayu yang penuh bekas cakaran karena cengkramannya
"Maafkan aku ya. Gara gara aku, tangan mu jadi begini"
Bayu melihat tangannya sekilas
"Ah, tidak apa apa kok. Lagipula kuku mu pendek, jadi tidak terlalu sakit" Bayu senyum untuk meyakinkan Adelia
Kemudian Bayu memijat mijat kepala Adelia pelan untuk menghilangkan pusing Adelia lebih cepat
Tak lama kemudian, pusing Adelia akhirnya hilang
"Yuk, lanjut jalan" ucap Adelia senang
"Kamu yakin, Adelia?" Tanya Bayu sedikit khawatir
"Iya. Aku sudah enakan kok. Yuk" Adelia menarik Bayu perlahan dan mereka akhirnya lanjut jalan lagi
Saat matahari terbenam, Bayu mengajak Adelia untuk naik Komidi putar
"Yuk, naik komidi putar yuk sambil melihat matahari terbenam"
Adelia mengangguk senang lalu mereka naik ke komidi putar tersebut
"Hey... Adelia... Aku tau, kamu itu memang seorang petinju hebat dan sangat berbeda jauh dari ku yang lemah dan.. Gendut ini..."
Adelia menggeleng kan kepala nya
"Jangan berbicara seperti itu Bayu. Aku mencintai mu bagaimana pun diri mu"
"Aku tau. Aku juga Adelia... Tapi, aku benar benar ingin membuktikan cinta ku... Aku...Jadi... aku ingin suatu saat kita..." Bayu terdiam sejenak untuk mengumpulkan keberaniannya
"Hmmm? Ingin apa, Bayu?"
"Bertanding!" Bayu mengucapkan kata tersebut tanpa gugup sedikit pun, Adelia sedikit kaget dengan perkataan Bayu
"Aku tau ini terdengar sedikit bodoh, tapi aku ingin bertanding dengan mu. Dan saat kita bertanding nanti, aku tidak ingin kamu menahan diri mu SEDIKIT PUN dengan ku... Aku ingin kau benar benar menganggap aku ini hanya orang asing yang melawan mu untuk sebuah medali"
Adelia menutup mulutnya karena kaget dengan permintaan Bayu
"Bayu... Aku tau aku memang petinju, dan aku tidak pernah merasa bersalah menghajar lawan ku habis habisan di ring... tapi melawan mu? Dan menganggap mu seperti orang asing? Aku baru memukul mu sekali dan aku langsung menyesali nya... Aku tidak mau memukul mu lagi, Bayu" Adelia menarik tangan Bayu dan mengusap usap tangan Bayu
"Tapi aku akan berlatih sekuat tenaga agar bisa seperti mu. Aku pastikan saat kita bertanding, aku akan kuat seperti mu" Bayu menatap Adelia
"Adelia... Aku tau olahraga ini berbahaya... Tapi aku berjanji saat kita bertanding nanti, aku akan kuat seperti mu" Bayu lalu mengacungkan jari kelingking nya sambil menatap Adelia
Adelia sedikit ragu ragu lalu kemudian Adelia senyum dan mengaitkan kelingking nya dengan kelingking Bayu
"Baiklah. Jika kamu memang ingin. Tapi jangan salahkan aku ya, jika kamu ketiduran di atas ring" Ucap Adelia sambil menantang Bayu sedikit
"Ku pastikan kamu yang akan tidur, Adelia"
Mereka lalu tertawa bersama dan melihat ke arah matahari terbenam bersama
"Aku mencintai mu, Adelia" ucap Bayu menatap Adelia
"Aku juga... Bayu" balas Adelia menatap Bayu
Tatapan yang memelas itu membuat wajah mereka mendekat tanpa sadar, detak jantung mereka mulai menguat,dan mereka merasa seperti tidak bisa mengendalikan tubuh mereka, kening mereka mulai bersentuhan dan mereka mulai bisa saling merasakan nafas mereka, dan......
"Terima kasih sudah menaiki wahana kami, silahkan datang kembali" ucapan operator wahana tersebut membuat mereka tersadar dan langsung menarik kepala mereka dan tidak sengaja tersandung kuat dengan besi railing nya
"Saakiiittt!" mereka teriak secara serentak
Malam nya mereka berdiri di depan panggung sambil menikmati musik musik yang dimainkan oleh ayah dan adik nya Adelia
Setelah selesai satu lagu, Anton berbicara sejenak kepada penonton
"Iya.. Terima kasih semua nya, mohon tepuk tangan untuk band nya juga... Terima kasih... Baik. untuk lagu berikutnya, saya ingin mengajak istri saya untuk bernyanyi. Ayo, sayang" Sakurai lalu naik ke atas panggung
Sakurai lalu mengambil mic dan berbicara sebentar sebelum mulai bernyanyi
"Iya, terima kasih, sayang. Baik... Kali ini, kami akan mencoba membawakan sebuah lagu Jepang dari Kitri dengan lagunya yang berjudul Hikare Inochi. Lagu ini saya nyanyikan untuk anak saya dan pasangannya..."
Penonton yang lain lalu bertepuk tangan meriah...
Pipi Adelia memerah dan melihat Bayu yang fokus melihat penampilan mereka
"Aku akan menjaga mu Bayu... Aku akan berusaha sekeras mungkin untuk tetap menjaga mu dan membahagiakan mu"
Bayu lalu menoleh ke Adelia dan melihat Adelia yang menatap nya dari tadi... Bayu kemudian membalas tatapan Adelia dengan senyuman
"Ku mohon jaga aku ya" ucap Bayu tersenyum
Adelia sedikit kaget karena Bayu seolah membaca pikirannya Adelia.
Adelia kemudian senyum dan mengatakan
"Baiklah. Ku mohon jaga aku juga ya"
Bayu mengangguk menjawab Adelia dan lalu mereka berdua menikmati penampilan orang tua nya Adelia
...Ya... saya mohon maaf karena telat mempublish yaa.. Saya baru selesai UTS:')...
...Terima kasih lagi karena telah menikmati episode kali ini......
...Bagi yang berpuasa, selamat menunaikan ibadah puasa gais (maaf telat:'))...
...Dan yaah.. Kali ini sedikit panjang ya, gais......
...Mohon maaf kalau masih banyak salah ya, teman teman......
...That's all for this episode, guys. And I'll see you on the next episode......
...Stay healthy and stay sane......
...By the way. Ini untuk kalian yang ingin mendengar lagu yang di nyanyikan Sakurai.....
...https://youtu.be/LgtvsFVU1fI...
__ADS_1