
^^^Hari berikutnya,,aku mengajak samuel bertemu di salah satu tempat cafe dekat kampus. Setelah tiba di cafe, seperti biasa, makan dulu baru ngobrol. Karena, kalau perut lagi keroncong, tidak ada tenaga buat ngomong panjang dikali lebar. Fase lagi nahan emosi, mesti kenyang dulu.^^^
(10 menit kemudian),,
" akhirnya kenyaaaangg! Sayang,, kok tidak habis itu makanannya? Lagi diet, ya? " aku membuka obrolan dengan santai dulu.
" gak apa-apa, kok sayang. Aku tadi sempat makan di kampus, jadi masih kenyang. Kamu lahap banget ya makannya, habis itu mie ayam jamur 2 mangkok. Hehehe,, kekasihku paling jago makan. " samuel seperti biasanya, ramah dan sering senyum.
" by the way,, kamu tadi bilang kalau aku paling jago makan,, nah,, aku pengen tahu samuel paling jago dengan hal apa? "
" hmmm,, palingan paling jago dalam pelajaran sejarah. Kan,, aku ini dosen. Hehehe"
" selain itu? Masa jagonya cuma 1 ? "
" kan ditanya cuma 1,,paling jago berarti jago yang lebih unggul dari jago lainnya kan? Hehehe. "
" iya ya ,, kalau jago yang lain ada ? "
" hmmm,,, jago memikat hati kamu, pastinya. Hehehe"
" lagi? "
" lagi apa ya ?? Enggak ada deh, kayaknya. "
__ADS_1
" iss,, kamu lupa ya? Samuel kan jagonya berbohong. "
" bohong?? Aku gak pernah bohong sama melody. "
" masa sih,?? Coba inget dulu deh. "
" enggak pernah, loh sayang. Ada, apa sih? Kok ngebet banget buat aku harus jadi pembohong. Pasti ada sesuatu, ya? "
" iya,, ada sesuatu. "
" apa, itu? "
...Aku pun langsung mengeluarkan isi chat tadi malam ke samuel. Aku menunjukkan kepadanya foto yang dikirim oleh orang tidak dikenal itu. Samuel melihatnya,, hanya tercengang , membisu seperti batu....
" ini benar ini kamu, kan? Tolong jangan mengelak. "
" melihat kamu hanya diam saja,,, berarti foto ini benar. Berarti, kamu dan pria ini benar bercumbu, kan?? Sejak kapan kamu berhubungan dengannya? Hah?! " emosi mulai memuncak setiap kali aku melihat foto itu. Cafe yang kami singgahi, hanya kami berdua saja di cafe itu, itu sengaja aku sewakan biar tidak ada yang tahu tentang obrolan aku dengan samuel.
" jangan emosi dulu,, dengarkan dulu jawaban ku"
" dari tadi aku tanya kamu, tapi tidak dijawab. Siapa yang enggak emosi ?! Sekarang, jawab! "
" melody,,, aku akui bahwa aku yang ada di foto itu. Dan, pria itu ialah pria yang kemaren kita enggak sengaja berpapasan. Dia adalah mantan kekasih ku. Namanya, james. Aku dan james, sudah berhubungan 2 tahun lamanya, di amerika. Dulu, aku bukanlah seorang dosen. Melainkan, seorang bartender. Aku, pisah dengannya karena dia ketahuan selingkuh dengan pria lainnya. Itu membuat ku sangat kecewa mendalam kepadanya. Jadi, aku mencoba kerja di indonesia dan beruntungnya di terima sebagai dosen di sini. Aku, sudah ada 4 tahun di indonesia dan menjadi dosen. Aku, mencoba untuk melupakan masa lalu yang kelam itu tahun demi tahun. Jadi,,aku mencoba ingin pacaran dengan wanita,dan aku mendekati mu. Agar,aku bisa lepas dari masa lalu itu.Tapi, hanya melihat dia yang tidak sengaja berpapasan itu,, hatiku mulai goyah. Dia mengajak aku bertemu dengan ku setelah mengantar kamu pulang kerumah, yaitu kemarin malam. Dia, ternyata masih menyimpan nomor telepon ku. Bodohnya, aku tidak mengubah nomor itu sebelum ke indonesia . Dan bodohnya lagi,, aku masih suka dengan sesama jenis. Maafkan aku melody,, maaf jika aku membohongi selama setahun ini. Maaf,, " ungkapan jujur samuel.
__ADS_1
...Setelah mendengar pernyataan jujur nya itu,, aku mulai meneteskan air mata....
" melody nangis?? Sini aku usap air matanya. ( hendak mengambil tissue) "
" enggak, perlu! Jangan sentuh aku lagi! Aku sepertinya sudah merasa jijik ke kamu! Kok, kamu tega banget ya buat aku jadi pelampiasan dari masa lalu mu! Kamu, tega banget bohongin aku selama setahun ini! lama-lama ,, kamu terlihat psycho! "
" yaaa,, katakanlah sepuasnya. Aku memang orang gila! Aku memang gay! Aku juga biseksual! Aku penipu! Tapi, hanya satu yang kutegaskan kepadamu melody. Aku sangat niat untuk berubah. Dan aku,, masih mencintai mu. "
" kalau mencintai ku,, kenapa kamu masih sempatnya bercumbu dengan mantan lelaki mu itu???! kenapa, hah?!! "
" itu tidak disengaja. James yang mencium aku duluan , dan,, "
" dan kamu merespon ciumannya itu kan?? "
" aku minta maaf ,, aku sedikit khilaf. Itu, karena masih ada sedikit tertinggal perasaan suka ke james. Aku merenungkan kejadian tadi malam, dan aku sudah putuskan untuk tidak kembali ke masa lalu. Dan, aku tahu siapa yang membeberkan foto itu ke kamu. Itu, sudah pasti brian. "
" apa maksudmu? "
" brian adalah teman kampus ku. Kami sama-sama mahasiswa 4 tahun lalu. Dia sering cuti kuliah. Hingga akhirnya dia tidak wisuda. Aku, wisuda dan melamar menjadi dosen dan diterima di universitas itu juga. Dia, sudah tahu lebih dulu tentang kehidupan ku. Dia mengetahuinya karena kecurigaan dia terhadap aku. Dia selalu curiga, mengapa aku selalu ada foto bersama james diranjang.Waktu itu, dia tidak sengaja melihat buku jurnal ku.Disitu,ada banyak foto james.Dia pun mencoba mencari tahu lebih dalam tentang ku. Dan dia berhasil. Dia membaca jurnal ku dan melihat foto-foto itu. Aku mengetahui tindakan diam-diam brian. Aku memohon agar tidak diberitahukan ke yang lainnya. Dia sepakat, asalkan aku berubah. Jadi, aku mencoba mendekati wanita setelah kejadian itu. Pertama, sangat sulit dan pendekatan itupun gagal. Keduakalinya pun begitu. Jadi, kebetulan kamu juga pada saat itu sedang patah hati, dan aku mencoba untuk mendekatimu. Pertama kali melihatmu, jantungku sempat berdegup kencang. Dan aku merasa,, aku sudah mulai mencintai lawan jenis. Jadi, aku mengajak mu pacaran. Aku enggak nyangka bakal diterima. Aku senang. Saking senangnya, aku hendak berhubungan lebih dalam ke kamu. Tapi, kamu belum siap. Jika waktu itu kamu setuju berhubungan intim denganku, mungkin aku sudah 100% jadi lelaki tulen. "
" heh??! Untuk menjadi lelaki tulen enggak harus melakukan ****! Aku semakin jijik mendengar semua pernyataan mu itu! Aku yakin, kamu tidak bakal berubah menjadi lelaki normal. Kita akhiri sampai disini saja. Kita putus! " aku bergegas hendak keluar namun samuel menahan ku. Dia meraih tangan ku.
" tunggu sebentar melody,, aku ingin berubah,, beri aku kesempatan itu. Aku mohon. "
__ADS_1
" aku tidak begitu yakin samuel. Jika, aku menerima mu kembali, aku tidak yakin bisa menerima masa lalu mu yang kelam itu.Aku tidak bisa. Cukup aku dibohongin sampe disini saja. Dan cukup sampe disini saja hubungan kita. Anggap saja aku orang lain jika berpapasan dengan mu di kampus. Tenang saja, aku typicalnya tidak suka mengungkit masa lalu. Aku pergi dulu.. "
Aku,, bergegas keluar dari cafe itu dan meninggalkan samuel seorang diri.