
" good morning , everybody! " ucap samuel dengan riang setelah memasuki ruangan.
Dia, sedikit melirik ku dengan senyum manisnya itu.Dan, itu membuatku sedikit canggung. Siapa gak canggung, teman baru ku ternyata dosen ku sendiri. Hadueeh!
" Nah,,, ini ruangan sejarah ya ? "
" enggak, pak. Ini ruangan persalinan. " balas brian. Brian salah satu mahasiswa yang sedikit menjengkelkan walaupun pertama kalinya aku melihatnya disini. Dari raut wajahnya sudah ketahuan seperti apa.Bukan maksud membully, tapi kenyataannya seperti pembully. Cara menyikapi samuel, dia kelihatan santai dan memasang muka wajah seperti orang menyebalkan. Dan tidak ganteng,tapi sok cool..
" entah kenapa nama brian itu tak sesuai dengan tampangnya " aku membisikkan ke telinga kristin.
" hihihi! jahil banget sih, melody. Didengar nya baru tahu rasa, Hihihi" kristin.
" mana lah di dengar nya itu. kita kan bangku di tengah. Dia kan disudut sana. Sudut paling pojok. "
" eheeem! brian mendengar bisikan kalian, dan dia menyampaikan, "dasar ular !" begitu katanya. " sambung jennie yang ada tepat disebelah kristin.
__ADS_1
Jennie orangnya, seperti pelajar yang rajin. berkacamata dan rambut agak tebal,rata-rata orang seperti itu , punya IQ tinggi. Kalau tidak salah.Tapi,sikapnya kelihatan dingin .
" eheeemm! Brian,, kamu selalu begitu. Pantesan, tidak pernah lulus wisuda. Ini sudah ke berapa kalinya kamu di universitas ini. Seangkatan mu dulu sudah pada wisuda. Kenapa kamu masih dalam mimpi?? tidurrr terus." kata samuel.
" iyalah,, kita kan pernah seangkatan. Mentang-mentang sudah jadi dosen, belagak lah tu. " ngoceh brian.
" huufth (menghela nafas). Bukan sombong, tapi sudah saatnya kamu itu harus wisuda brian. Aku harap, kamu wisuda,Ingat! Nah, semuanya,kita lanjutkan perkenalan nya atau langsung belajar ke teori nya saja? "
" teori aja, pak! perkenalan belakangan" kata mahasiswa yang ada dibelakang kursi aku dan kristin.
" ternyata, si brian sudah tua ya. Dia seangkatan sama pak samuel. Kira-kira , usia mereka berdua , berapa ya ? " kataku.
" kepo sih, melody. Haha. intinya, mereka lebih tua daripada kita. Kamu naksir salah satu dari mereka ya ?? hihihi" kristin meledek ku.
" coba tebak, aku naksir siapa? " balas ku .
__ADS_1
" pasti brian. Ya, kan? tebakan ku pasti gak salah. hihihih. "
" tebakan mu salah total! brian dan samuel jauh banget perbedaannya. Coba lihat deh, tin. Samuel, sudah tinggi, putih, body olahragawan, dan handsome. "
"hadueehh.Bucin nie yee! sudah bucin.Sok akrab gitu yee. Manggil nama ,gak pakai kata pak ,hihihih. Btw,itu muka, napa ada ences?? hihi. "
" masa, sih?? "
" ehem! bisikan kalian nyaring tahu! klean kira, pak samuel enggak dengar apa? iss, iss, belajar bukan rumpi! " ungkap jennie dengan kesal.
" isss! kamu juga bisikannya , nyaring! emanglah,, gak senang lihat orang senang. "
" bukan gak senang,, gue terganggu. Jadi, gue kurang fokus sama pelajaran. Kalian niat belajar apa nge rumpi? bikin kesal aja!. "
" iss! mata empat! "
Kami memang sedikit ada pertikaian antara aku,kristin dan jennie. Tapi, suara kami tidak sekeras orang kira. Ya,, hanya sebangku kami aja yang dengar kalau kami ngoceh-ngoceh. Tapi, gak tahu deh kalau samuel juga dengar.
__ADS_1
...kok, aku jadi terpesona gini ya sama samuel? ......
...ini, nih. Penyakit lama ku sudah mulai kambuh! Pantang suka sama muka handsome. Ada apa dengan ku?...