
^^^Tiba di acara pesta.. ^^^
"wah,,, para tamu undangan nya, banyak yang hadir ya . " aku kagum melihat banyak tamu di gedung acara ini.
" itu dikarenakan karyawan/i nya juga banyak yang bekerja di perusahaan . Otomatis , orang yang hadir disini, banyak. "
" dan juga, semuanya serba mewah,, percis seperti ala-ala kerajaan. Keren ya! "
" namanya juga acara ulang tahun perusahaan. Hehehe,, yok, cari tempat duduk, my lady. "
" lady?? Hahaha,, iyalah"
...Setelah beberapa jam acara penyambutan ulang tahun perusahaan steve bekerja,,tiba waktunya acara dansa. ...
"melody, mau kah berdansa dengan ku malam ini?? "
" sudah pastilah mau. Karena, kamu yang meminta ku jadi pendamping mu disini. Hehehe. "
" aku kira tadi apa.. Hehehe. "
" kira,,, apa?? " aku bingung.
" gak apa-apa. Yok, dansa! "
" ayookk,,,hihihi"
^^^ Kami berdua menuju ke tengah-tengah panggung. Acara dansa sudah dimulai. Hanya beberapa orang saja yang ikut dansa. ^^^
" melody sangat mahir berdansa ya.. Hehe"
" jika berdansa tak perlu bicara, hhihihi. "
" kenapa? Toh, tak masalah kan? Orang-orang tidak akan dengar karena musik yang dipasang, lumayan keras. "
" bukan masalah itu,, nanti aku injak kaki mu , steve. "
" injak kaki?? Maksud nya,, ouch! "
" apa, kan aku bilang. Aku injak kaki mu. " masih dalam keadaan berdansa walaupun aku yang secara tidak sengaja menginjak kaki steve.
" hahaha,, maksudnya hilang konsentrasi kalau diajak ngomong, gitu kan?? Haha. "
__ADS_1
" itu , kamu ngerti. "
" tidak apa. Injak saja kalau salah pergerakan. Tapi, jangan menginjak-injak hati aku ya. Hahaha. "
" maksudnya?? "
" ohh,, hehe,, tidak apa. Hanya saja salah pengucapan. Hehehe" steve gagap.
" hmmm.. "
" mau lebih cetar dansa nya ?? "
" tidak perlu"
" ayolah,, cuma malam ini kita berdansa. "
" baiklah, tuan"
" hahahaha! melody, kedua tanganmu taruh ke pundak ku. "
" nah,, sudah. "
...Steve seketika memegang pinggulku dengan kedua tangannya, dan mengangkat ku lebih tinggi dari aku bayangkan. Ini,, sangat percis dengan tarian ala-ala kerjaan dalam novel yang pernah aku baca. Ini sangat menyenangkan! ...
" pasangan yang mana,bu?? " ternyata kristin yang bertanya.
" itu, tuh . Pasangan yang senyum-senyum terus sambil angkat-angkat, itu. " kata tamu ibu-ibu yang satunya lagi.
"ahh,, itu seperti yang saya kenal. " sambung kristin.
" teman nona? "
" iya,, satu sahabat satunya lagi ,,, hehehe,, saya permisi dulu ya ibu-ibu. Saya ada urusan bentar ". Kristin pun pergi dari ibu-ibu tadi.
" aku penasaran dia mau bilang apa tentang yang satunya lagi..,apa mungkin mantannya, ya?? Soalnya, melihat tatapan nya agak meyakinkan gitu. " tanya ibu A.
" meyakinkan gimana?? Jangan gosip, deh ah bu. " kata ibu B.
" seperti orang penuh kasih sayang tapi bercampur aduk dengan kesedihan. "
" oalaahh,,, macam mana pula ekspresi yang begituan. "
__ADS_1
" iya loh. Feeling ku mengatakan seperti itu."
" owh,, mungkin ibu ini sudah pernah mengalami ekspresi kasih sayang campur aduk sama kesedihan. Hihihi. " sambung ibu C .
" karena itu,, saya pernah mengalami seperti nona yang dia rasakan tadi. Makanya, saya yakin kalau feeling saya itu benar. "
" iyalah.. Ini, ni akibat faktor nonton drama-drama romansa yang sering nongol di televisi (ibu B berbisik ke ibu C) "
" iyaa,, banyak menghayal kalau nonton drama itu. " ibu c.
" saya dengar itu kalii, ibu-ibu tercinta. " ibu A.
" dengar suara kentut ya ? " ibu C.
" dengar omongan kalian berdua, ibu-ibu tercinta. Apa hubungannya ke suara kentut?? "
Iya,, soalnya dari tadi bau kentuuuttt saja. Apa feeling ku benar ya ?? " ibu C
" feeling apaan? " ibu B
" maaf kalau buat sakit hati,, saya berpikir asal bau kentut tadi,, selalu mengarah dari mulut ibu. Setiap berkata pasti bau nya seperti bau kentut. "
" Hahahahahahaha!! feeling ibu benar!! saya kira hanya saya saja tadi yang menduga. " ibu A.
" kalian mengatai saya ??????? " ibu B dengan wajah datar.
" Iya loh, bu. Saya yakin itu dari ibu. " ibu C.
" Hahahahahahah! " ibu A menikmati suasana itu.
" tidak perlu keras-keras suaranya,,nanti semua orang disini pada tahu pula. Terimakasih ya bu, sudah memberitahukan. " ibu B terlihat kecewa karena nafas nya dibilang bau kentut.
" maaf, maaf ya bu... " ibu C.
" hahahahahaha! " ibu A.
" ibu ini kenapa sih tertawa melulu?? " ibu C.
" Saya sedang menikmati pesta. Hahahaha! "
" Bukan,, dia menikmati bau nafas kentut ku. Feeling ku benar. " jawab datar ibu B.
__ADS_1
" Hahahahahahahahahaha! Benaarrr! hahahahaha! "