
" maaf, aku agak lama. kamu, tidak marah melody? " ucap steve dengan suara nafas terengah-engah. Sepertinya, dia berlari hanya untuk menghampiri ku di area rest ini. Dia khawatir aku marah ya ?
" tidak apa-apa... Aku sepertinya kelelahan tadi. jadi, aku menutup mata sebentar. " aku berbohong mengatakannya. Moga saja dia percaya.
" oh,, iya.. Huffhh.. Baiklah. Aku duduk sebentar. Sepertinya disini sofa nya cuma 1 ya. Satu tapi agak lebar. Tidak apa-apa kan kalau aku duduk disebelah kamu? "
" tidak apa-apa, loh. Namanya juga ruangan istirahat. Butuh air minum? Kebetulan tadi aku minta dari pelayan . Bukan air mineral, sepertinya ini wine. "
" hehe, tidak apa. Aku minum ya ? "
" kamu selalu minta izin untuk hal yang sepele.Tidak perlu minta izin. Apa yang kamu suka,ambil saja.Hihihi. "
" hehe,, kalau seperti ini,, apa boleh? " seketika steve mendekatkan wajahnya ke arah wajah ku.
" untuk yang beginian, boleh. Pasti ada sesuatu di wajah ku kan? Apa yang ada di wajah ku? Lagipula,Disini tidak ada cermin. "
" Aku boleh ambil sesuatu diwajah mu? " wajahnya masih dekat .
" ambil saja, tidak perlu minta izin"
...Mendengar perkataan ku, steve terlihat senang dan tersenyum , sambil mendekati arah wajahku,, semakin dekat. Dan,, dia mengecup bibir ku. Bibirnya yang menempel ke bibir ku, terasa lembut dan manis. Aku diam bagai patung. Tubuh ku tidak bergerak sedikit pun. Dan, dia menarik kembali bibir nya tadi dan berkata;...
" maaf, aku mengambil sesuatu dari wajahmu. Kamu tidak apa? Maaf membuat mu kaget,, aku aku bukan bermaksud demikian, akuu,, akk.. " steve gugup.
...Karena kegugupan nya tadi, dia terlihat seperti anak kucing . Imut,, aku ingin lagi dikecup olehnya. Dan,,, aku menarik kembali wajahnya, mendekatkan bibir ku ke bibirnya. Sekali kecup, dua kali kecup, dan steve membalas dengan cepat kecupan bibir ku dengan kecupan mendalam dan basah. Aku bisa merasakan lidah nya menjulur ke lidahku. Ahhh,,,,, ciumannya semakin dalaammm, membuat ku susah bernafas. Ciuman dalam itu,,, ciuman kedua ku, pada pacar ketiga ku. Ciuman itu masih terbayang hingga sekarang ini,, pagi hari....
" astagaaa!! Aku tidak ingat kalau aku sudah dirumah. Aku mesum banget nih! Sudah jelas pulang kemarin diantar steve. Masa, soal kecupan yang kemarin yang paling aku ingat??! Aishh!! Mesumnya! Wait,, kami sudah berciuman, dan status kami menjadi apa ya ?? Bingung. " masih diatas tempat tidur.
^^^Tring.. (Suara pesan seluler).^^^
__ADS_1
" baru di omongin, sudah langsung ngirim pesan. Rupanya, dia ngajak bertemu di cafe dekat perusahaannya bekerja. Hehehe,, penasaran apa yang mau dia bahas. "
^^^Di tempat cafe , tepatnya pukul 10 pagi.^^^
" pagi, melody. " steve menyapa .
" pagii,, "
Ahh,, kami rupanya canggung.
" hmmm,, aku mau bahas yang kemarin malam. Tapi, sebelum itu aku mau ngasih tahu bahwa paman tidak memecatku. Dan dia telah membatalkan keinginannya untuk menjodohkan ku dengan ririn. Dan,,"
" kenapa mau dipecat dan jodohkan, maksudnya gimana? " aku pura-pura tidak tahu kejadian paman steve yang ingin menjodohkan ririn dengan steve. Itu, agar steve tidak curiga.
" oh, iya. Aku lupa kalau kamu tidak tahu. Sebenarnya, paman ku ingin membuat aku dan ririn tunangan di hari acara perusahaan nya kemarin malam. Dan aku menolak. Tapi, paman hendak mengancam ku dengan mengerluarkan ku dari perusahaan nya. Namun , tidak jadi dikerluarkan ataupun di jodohkan dengan ririn. Karena paman bisa mengerti aku. Dia mengenal ku sedari kecil. Dan paman masih mempertahan ku yang bekerja di perusahaannya. Jadi,,, "
" jadi, hubungannya dengan kejadian kemarin malam apa? Kemarin malam yang mana ? " masih mencoba untuk polos.
" ahh,,, iya. Kemarin malam kita berciuman. Jadi?? "
" jadi,,, aku ingin bahas yang itu. Saat kita berciuman kemarin malam. "
" apa yang mau dibahas?? Bibir kita melekat satu sama lain, lidah yang tarik ulur, atau yang mana dibahas? " aku menggoda nya.
" bukan itu, melodyy. Yang begituan tidak usah dibahas. Aku mau bahas, tentang status kita. "
Akhirnya, dia mengeluarkan kata itu dari mulutnya.
" status, maksud nya apa? " aku menggoda nya lagi, karena dia bertele-tele mengatakan apa yang ia katakan.
__ADS_1
" aku mencintaimu!! " ahh,,, steve dengan suara lantangnya mengatakan kata-kata itu dengan suara agak keras. Untung saja hanya 3 orang yang di cafe ini.
" (menahan tawa) kamu mencintai ku?? Maksudnya bagaimana? Aku tidak mengerti. " menggoda nya lagi. Entah kenapa buat aku senang.
" jangan pura-pura tidak tahu, melody. Kamu, tahu kan arti kalimat itu? Seharusnya, kamu mengerti apa tujuan ku mengatakan kalimat itu. " dia menundukkan kepalanya. Semakin imut saja.
" Aku mengerti,, tapi aku lebih jelas saja. ngerti kan?? "
" iya, aku mengerti. Melody, aku mencintai mu, maukah kamu menjadi kekasih ku?? jika, tidak juga tidak apa-apa. Anggap saja ciuman kemarin malam , candaan saja. " dia ragu ya ??
" mengapa langsung tidak percaya diri, gitu. Tadi, dengan lantang nya berkata aku mencintaimu, sekarang ragu akan jawaban ku?? Kamu takut ditolak? "
" .... Iya,, tapi enggak juga. "
" hehehe,, tidak perlu risau. Pernyataan mu tadi, boleh diulangi sekali lagi? "
" buat apa? "
" mau enggak dengar jawaban ku? "
" oh,, baiklah. "
" coba katakan sekali lagi. "
" melody, aku mencintai mu, maukah kamu menjadi kekasih ku?"
" aku mau, steve!!! " aku sengaja menguatkan suara. Itu membuat ku senang.
" aku senang mendengar nya. Makasih, kamu menerima cintaku. Aku kira cintaku bertepuk sebelah tangan. Ternyata, kamu juga mencintaiku. Aku,, bahagia. " kata steve dengan tulus.
__ADS_1
" aku juga senang"
...Pernyataan cinta ini, sudah ketiga kalinya aku dengar. Aku berharap,, tidak ada kata putus untuk ketiga kalinya....