PacarKu SahabatKu

PacarKu SahabatKu
Alfa Kiara


__ADS_3

"Kiara"ucap seseorang dari arah belakang.


sontak Kiara dan yang lainnya menoleh ke arah belakang. Didapatinya Alfa sedang berdiri,dan tersenyum kearah Kiara.


"lo,dari mana aja sih?"tanya Kiara setelah ia berhadapan dengan Alfa


"gak dari mana-mana kok"jawab Alfa. Lalu tersenyum


Kiara terdiam.


"Kenapa? khawatir sama gue ya"goda Alfa


"ih,apaan ya enggak lah"jawabnya cepat


"gaes,kalian harus jadi saksi malam ini"ucap Alfa serius kepada para sahabatnya


"saksi apa?"jawab mereka bersamaan


Alfa meraih tangan Kiara,yang membuat mereka semua bingung kecuali,Adit dan Aldy


"Eh,mau ngapain sih. Pake acara pegang-pegang segala"tanya Kiara


Yang ditanya malah diam. Lalu tersenyum,senyuman yang penuh arti.


Alfa memandang wajah Kiara,dan Kiara memandang wajah Alfa. Alhasil pandangan mereka saling bertemu,yang membuat Kiara jadi salah tingkah.


"Mau,ngapain coba lo,Fa?"tanya Elena yang sejak tadi penasaran


"udah,lo ikutin aja permainan nya"


"emang mau apaan sih,Dit?"tanya Elisa


"Perhatian"ucap Alfa


"sebenernya ada apasih?"tanya Kiara dengan wajah yang sudah kebingungan


"Kiara Ancika Sea! Lo mau gak jadi pacar Alfa Saputra Martin?"ucap Alfa


Semua yang ada disitu terkejut, terkecuali Adit dkk yang memang sudah tau rencana Alfa.


"Ah..l..lo gak lagi bercanda kan,Fa?"ucap Kiara gugup

__ADS_1


"gue,serius lah"


Kiara diam, mencari-cari kebohongan dimata Alfa,namun hasilnya nihil. Kiara tidak menemukan adanya kebohongan dimata Alfa.


"jadi gimana? Lo terima gue atau gak?"tanya Alfa karena Kiara hanya diam memandangi wajah nya


"gue eng---"ucapan Kiara terpotong oleh Alfa


"gue tau,lo pasti nolak gue"wajah nya tertunduk lesu


"bukan"jawab Kiara cepat


"Gue enggak bisa nolak lo"ucap Kiara,membuat Alfa menegakkan kepala dan langsung memeluk Kiara dibalas nya pelukan itu oleh Kiara.


"ekhem...inget yang jomblo"celetuk Elena,membuat Alfa dan Kiara melepaskan pelukannya


"hehe,ganggu aja lo ah"ucap Alfa sambil terkekeh


"Dit,mana?"Adit pun memberikan buket bunga mawar dan coklat kepada Alfa


"buat kamu"ucap Alfa memberikan buket bunga dan coklat tadi kepada Kiara


"ini dari Adit atau kamu?"tanya Kiara


Kiara menerima buket bunga dan coklat dari Alfa


"makasih,kamu romantis banget"


"sama-sama sayang"


"pengen dong! iri nih"ucap Elisa


"kasihan yang LDR"celetuk Aldo


"hahahaha"tawa mereka pecah


"sialan ya"kesal Elisa


"masuk yuk,udah malam nih dingin"ucap Renata


"yuk,kita aja"Aldo menggenggam tangan Renata,dan melenggang pergi

__ADS_1


"Lisa,masuk yuk"ajak Elena


"yuk,kaya nya gue ngantuk deh"ucap Elisa


"ikut lah,masa gue ditinggal"ucap Adit


"kok,kalian pada masuk?"tanya Kiara


"biar aja sayang,mereka mungkin ngantuk"ucap Alfa


"cie,sayang-sayang'an sekarang mah,euy"celetuk Elena membuat wajah Kiara seperti kepiting rebus


"blushing tuh"ucap Elisa


"apaan,brisik kalian ah"ucap Kiara sambil menutup wajah nya dengan telapak tangannya


"haha,udah yuk El,Dit kita masuk. Nanti ganggu"


****


Pagi harinya,sinar matahari telah menembus kaca jendela kamar dua orang gadis cantik yang masih terlelap didalam mimpinya.


Terdengar suara jam beker diatas nakas samping tempat tidurnya,yang membuat kedua gadis cantik itu terbangun.


"hoam...emm"ucap keduanya sambil mengucek matanya


"mandi duluan gih"suruh Elisa,Elisa hanya mengangguk dan berlalu memasuki kamar mandi


Setelah keduanya selesai mandi dan berpakaian,mereka keluar kamar dan berjalan menuju meja makan.


"udah ada makanan,siapa yang memasaknya?"tanya Elena kepada Elisa


"mana tau,gue kan sama lo dari bangun tidur tadi"jawabnya


"istrinya mang Tatang"ucap Aldo yang berada di belakang mereka


"terus,yang lain mana? mau sarapan gak?"tanya Elisa


"kita disini"jawab Alfa


"yasudah,yuk sarapan"ucap Adit

__ADS_1


Mereka sarapan,sesekali mereka menyelipkan candaan yang membuat para remaja itu tertawa.


Skip~


__ADS_2