PacarKu SahabatKu

PacarKu SahabatKu
Keberangkatan Elena


__ADS_3

Sudah 1 minggu Elena mempersiapkan keberangkatan nya ke Amerika, hari ini Elena sedang packing barang-barang nya di bantu Kinan.


Kiara dan Alfa sudah berangkat ke Paris sedangkan Aldo dan Renata sudah berangkat ke Swis 2 hari sebelum keberangkatan Kiara dan Alfa.


Selesai packing Elena langsung menghubungi Elisa dan Adit untuk memberitahu kan bahwa keberangkatan mereka besok pagi menggunakan pesawat pribadi milik keluarga nya.


Elisa


"Hallo"


"Apaan?"


"Gue mau kasih tau,kalau besok itu kita berangkat pagi pake pesawat pribadi bokap gue"


"Oke,untung aja gue udah packing"


"Haha,oke segitu aja besok jam 8 udah di mension gue ya"


"Asiap bosque"


Tutt...tutt...tutt


Setelah menghubungi Elisa,Elena beralih menghubungi Aditya


Aditya Laknat


"WOI!!"


"astaghfirullah,gini nih kalau punya kawan kaga ada akhlak mah,bukan nya salam dulu malah jerit-jerit"


"Hehehe, assalamualaikum Adit"

__ADS_1


"Waalaikumsalam,apaan dah,tumben banget nelpon gue?"


"Itu gue pengen kasih tau kalau besok kita berangkat pake pesawat pribadi papah gue"


"Okey,jam berapa?"


"Jam 8 telat gue tinggal"


"Jahat amat lo jadi orang"


"Bodoamat"


"Kalau gue ditinggal lo pasti kangen sama gue nanti"


"Dih ge'er banget lu tong jadi orang"


"Hahaha"


Tutt...tutt...tutt


***


Hari ini adalah hari keberangkatan Elena ke Amerika untuk melanjutkan kuliah nya di sana.


"Sayang, jaga diri baik-baik di sana ya"ucap Kinan sambil memeluk Elena


"Iya, mamah tenang aja kan di sana aku gak sendiri"ucap Elena membalas pelukan Kinan tak terasa buliran air mata jatuh membasahi pipi Kinan isak tangis pun terdengar


"Mamah jangan nangis dong! Nanti aku ikut sedih"ucap Elena melepas pelukannya dan menghapus air mata sang ibu


"Iya,mamah gak akan nangis sayang maafkan mamah ya"ucap Kinan sambil tersenyum

__ADS_1


"Papah"Elena lari ke pelukan Fandy


"Sayang,jangan nakal ya disana"ucap Fandy


"Iya papah,jaga mamah ya pah!"ucap Elena


"Papah pasti akan jaga mamah"ucap Fandy melepaskan pelukan dan tersenyum kepada Elena


Setelah puas untuk berpamitan Elena Adit dan Elisa langsung masuk ke dalam pesawat karena 5 menit lagi pesawat take off.


Setelah masuk kedalam pesawat Elena melihat kedua orang tuanya dari jendela sedang melambaikan tangan ke arah nya, tangis Elena pecah karena sudah tidak kuat menahan nya lagi.


Elisa yang mengetahui Elena sedang menangis langsung saja menghampiri Elena dan mengelus punggung Elena.


"Jangan nangis dong!"ucap Elisa


"Hiks...hiks...gu...e...ta...di..gk..na...ngis..kare..na...ada..ma..ma"ucap Elena terbata-bata


"Udah lah jangan ngomong lagi,lo ngomong terbata-bata tau! Udah ya jangan cengeng"ucap Elisa menghapus air mata Elena


"Lo,kenapa nangis El?"tanya Adit yang berdiri di belakang mereka


"Kelilipan"jawab Elena ngasal


"Jangan takut,kan di sana ada gue yang jaga lo"ucap Adit sambil tersenyum


"iya El,kan ada Adit sama gue,jadi jangan sedih ya"ucap Elisa mengelus rambut Elena lalu tersenyum


"iya,makasih ya kalian udah mau hibur gue"ucap Elena lalu tersenyum


Skip~

__ADS_1


Holla gaes! jangan lupa like komen vote favorit ya gaes! dan jangan lupa mampir ke novel aku yang judulnya "Enemy Is My Love" dan "Princes Ice" aku tunggu kedatangan kalian! see you!👋🏻💙


__ADS_2