Pahami Diriku

Pahami Diriku
EPISODE 4


__ADS_3

"Ayo semuanya harap segera berkumpul, karena sebentar lagi kita akan mengadakan penyambutan CEO Baru di Perusahaan kita" ucap Bu Soffy


"Kalian semua tidak boleh terlambat datang kesana, awas aja kalo ada yang datang terlambat. MENGERTI" ancam Bu Soffi sambil menegaskan kata mengerti.


"Mengerti, Bu" ucap semua karyawan.


Sekitar 15 menit semua karyawan sudah berkumpul di tempat acara itu, dan Bu Soffy pun naik ke atas panggung.


"Assalammualaikum wr.wb" ucap Bu Soffi.


"Waalaikum Salam wr.wb" ucap semua karyawan.


"Hari ini kita semua kedatangan Seorang CEO Muda dan Tampan dari Kota Jakarta. Beliau adalah seorang Pengusaha Sukses yang terkenal. Silahkan Tuan Muda Putra naik ke atas Panggung" ucap Bu Soffy.


Putra pun segera naik ke atas panggung, banyak karyawan wanita berteriak histeris saat Putra naik ke atas panggung.


"Perkenalkan Nama Saya Putra Wijaya, Saya anak tunggal dari Keluarga Wijaya. Saya sudah memulai berbisnis ketika Saya masih berumur 20 tahun. Pasti kalian ingin kan seperti Saya, kuncinya hanya satu yaitu giat dalam bekerja, selalu semangat dan jangan lupa berdo'a kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sampai disini dulu pidato perkenalan dari Saya, Terima Kasih atas perhatian kalian semua" ucap Putra.


Tak terasa waktu terus berjalan, acara penyambutan pun selesai. Para Karyawan pun kembali ketempat mereka masing-masing.


Jam istirahat pun tiba, Putri memutuskan akan pergi ke sebuah kafe bersama teman-temannya.


"Dona,, Fanny,, pergi cari makan yuk. Laper nih" ucap Putri.


"Kemana, Putri" ucap Dona.


"Ke kafe di seberang jalan sana aja, biar gak terlalu jauh dari kantor" ucao Putri.


"Oke" ucap Dona.


"Fanny, kok Lo diam aja dan muka Lo itu kok ditekuk mulu sih. Lagi bete ya" ucap Dona.


"Iya, gue lagi bete sama pacar gue" ucap Fanny.


"Emang apa yang dilakuin sama pacar Lo, jadi bikin Lo bete kayak gini" ucap Putri.


"Dari kemarin sampe hari ini Dia gak pernah telpon gue lagi, dan saat gue yang nelpon dia. Pasti telpon gue langsung direject maksudnya apa coba. Apa dia udah ada cewe lain selain gue" ucap Fanny sedih.


"Fanny, kamu jangan mikir aneh2 kayak gitu dulu. Mungkin telpon Lo direjeck karna dia lagi sibuk" ucap Dona.


"Tumben Lo bijak banget hari ini Dona" ejek Putri.


"Oh, jadi biasanya gue gak bijak gitu" ucap Dona ngambek.


"Gitu aja kok ngambek sih, nanti cantiknya ilang loh" ucap Putri merayu.


"Heleh, Putri Lo belajar ngerayu dari gitu dari mana sih" ucap Dona.


"Dari Bang Ucup" ceplos Putri.

__ADS_1


"Siapa Bang Ucup, pacar Lo ya Putri" goda Fanny.


"Cieee,,, cieeee,, Putri yg udah punya gandengan" goda Dona.


"Kok kalian berdua jadi godain gue gini sih, jadi makan apa enggak nih" ucap Putri bete.


"Iya-iya, gitu aja bete kita berdua kan cuma bercanda, hehe" ucap Fanny.


"Iya gue tau kok, yuk ke kafe sekarang nanti ke buru jam istirahat berakhir" ucap Putri.


"Ayok" ucap Dona da Fanny berbarengan.


Ketika tiba Di Kafe Dahlia, Putri dan kedua temannya langsung memesan makanan. Tak butuh waktu lama menunggu pesanan merekapun siap.


Pelayan di Kafe itupun langsung menata makanan mereka di meja makan. Ketika Putri sedang asyik makan, temannya yang bernama Dona pun berbicara.


"Eh,,, eh Putri,, Fanny bukankah itu CEO Baru di perusahaan kita" ucap Dona.


"Serius Kamu"ucap Fanny.


"Iyalah masa gue bohong, coba Lo tenggok sendiri" ucap Dona


Fanny pun langsung menengok ke arah samping sesuai dengan ucapan Dona.


"Astaga,,, ternyata beneran CEO Baru kita" ucap Fanny.


"Iya,,, iya gue minta maaf" ucap Fanny.


"Kalo Lo mau gue maafin Lo harus bayarin makanan gue ini" ucap Dona sambil menunjuk ke arah makanannya.


"Heleh, Lo mau bikin gue bangkrut apa. Makanan yang Lo pesan itu semuanya mahal tau. Huh" ucap Fanny bersedekap Dada.


"Gue kan cuma bercanda, jangan dimasukan ke hati juga kali" ucap Dona.


"Udah,,, udah jangan berantem mulu. Cepat habiskan makanan kalian berdua biar nanti aku yang traktir" ucap Putri melerai perdebatan mereka berdua.


"Horee" ucap Dona dan Fanny bersamaan.


Di sisi lain di tempat yang sama, Putra dan Dimas sedang asyik memakan makanan mereka. Tanpa sengaja Putra melihat keberadaan Putri disana.


"Dia kan cewe yang gue liat di lampu merah waktu itu" gumam Putra.


"Bos,,, Bos" ucap Dimas sambil mengibas-ngibaskan tangannya.


"Eh,,, iya ada apa Dimas" ucap Putra.


"Bos kenapa dari tadi saya liat Bos kayak bengong gitu" ucap Dimas khawatir.


"Gak papa kok Dim, apa Lo udah dapetin cewe yang gue mau itu" ucap Putra mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


"Belum Bos, kalo kriteria seperti itu susah dicari Bos" ucap Dimas.


"Eh Dim, coba Lo liat cewe yang disana itu" ucap Putra.


"Iya Bos, kenapa dengan cewe itu" ucap Dimas.


"Gue mau Lo cari identitas yang lengkap tentang cewe yang baju biru itu" ucap Putra.


"Baik Bos, tapi Bos sepertinya Dia salah satu karyawan di kantor kita" ucap Dimas.


"Benarkah" ucap Putra berbinar.


"Benar Bos, kalo gak salah namanya Putri" ucap Dimas mencoba mengingat-ingat.


"Lo tau darimana namanya Putri" ucap Putra.


"Kan gue tadi periksa semua data-data karyawan yang berkerja di kantor kita" ucap Dimas.


"Oh, gitu. Besok Lo serahin semua data-data cewe itu ke gue" ucap Putra.


"Siap, Bos" ucap Dimas.


"Putri, nama yang cantik. Secantik orangnya" guman Putra.


Setelah beberapa menit berbincang, Putra dan Dimas memutuskan untuk kembali ke kantor.


Di sisi lain, Putri dan kedua temannya pun memutuskan untuk kembali ke kantor juga.


Setibanya di kantor, Putri diperintahkan oleh Bu Soffi mengantarkan sebuah MAP ke ruangan CEO.


"Putri, antarkan MAP ini ke ruangan CEO kita, ya" ucap Bu Soffi.


"Baik, Bu" ucap Putri.


Putri pun segera menuju ruangan CEO, ketika ingin memasuki ruangan CEO, jantung Putri berdetak dengan kencang.


"Kok gue gugup gini ya, dan kenapa juga jantung gue berdetak gak karuan kayak gini sih" gumam Putri.


___________________


________________________________


Jangan Lupa Kasih Like, Coment dan Klik Bintangnya ya. Semoga kalian suka sama kelanjutan ceritanya ini, maaf Author lama baru UPπŸ™‡πŸ™‡πŸ™‡. Nanti akan Author usahain lagi UP untuk kalian semua. Terima Kasih untuk kalian yang sudah mampir ke ceritaku ini. I Miss You, Cium Online dari Author😘😘😘


___________________


________________________________


Next,,,,,

__ADS_1


__ADS_2