
sorry buat typo yang bertebaran..
Happy Reading~
Willy yang sudah sampai dirumah langsung masuk dengan wajah gembira dan langsung mencari ibunya Grimonia yang berada didapur.
"MAMA WILLY PULANG!!" teriaknya menggema keseluruh rumah. Grimonia mendengar anaknya telah pulang langsung menjawabnya juga.
"MAMA DIDAPUR WIL!!" like mother like son. Begitulah ibu dan anak itu. Untung saja ayahnya sabar menghadapi ibunya ini.
"Mama" peluk Willy dari belakang yang moodnya lagi bagus - bagusnya.
"Kenapa kamu pulang-pulang seneng banget? Ujiannya gampang?" tanya sang mama.
"Bukan gampang lagi ma. Ada hal lain yang buat Willy senang" sambil memberikan senyuman seperti iklan TV
"Pasti kamu dapet pacar? Mana kenalin sama mama" tebakan sang mama tepat, tapi masih belum sah jadi pacarnya Willy.
"Pacarnya belum sah ma, masih Willy deketin" jelas sang anak tanpa malu - malu lagi
__ADS_1
"Cepetan dong di sah-in jadi pacar. Apa perlu mama dateng langsung bikin dia sah jadi istri kamu?" ucap sang mama membuat Willy melotot.
"Willy masih muda mamaku yang cantik. Nanti Willy nikahin dia, tar mau dikasih makan apa dianya? Kan baru mau lulus SMA, lanjut kuliah, abis itu baru bisa kerja. Kalau sekarang mana bisa mama??" keluh sang anak.
"Makanya, anak mama cepetan jadiin pacar terus kalau kamu beneran mau serius sama dia, kamu ajak tunangan dulu dan kamu sudah mantap sama kerjaan kamu, langsung kamu nikahin dia. Kalau kamu gak kejar dia dari sekarang, keburu ada yang nyalip kamu" ucap Grimonia dengan semangatnya.
Willy mendengarkan sang mama hanya bisa menepuk jidatnya. Solusi sang mama benar adanya, Willy harus semangat lagi mendekati Catherine untuk mendapatkan hatinya.
Kalau dipikir - pikir, apakah solusi yang mamanya berikan ini juga sama seperti papanya mendekati mamanya? Atau si mama yang mendekati papa? Pertanyaan yang tiba - tiba saja muncul di otak Willy. Orang tuanya tak pernah menceritakan kisah cinta mereka kepada anak - anaknya. Sifat Hector papanya yang tegas, bijaksana dan dingin ini menurun kepada Cassandra dan Grimonia mamanya yang ceria, semangat dan blak - blakan menurun kepada Willy.
Dari pada mendapat pencerahan yang membuatnya susah, Willy pamit kepada mamanya untuk kembali kekamar untuk beristirahat. Setelah Willy berganti baju, ia teringat akan kejadian sebelum ia pulang kerumah.
"Kitty, gue boleh minta no hp loe gak? Siapa tau gue atau loe butuh teman curhat gitu?" tanya Willy
"Kan kita belum tentu ketemu lagi Wil. Terus emang nanti setelah lulus masih mau saling kontak?" tanya Catherine binggung
"Gue nanti kuliah di Universitas Harapan jurusan Kedokteran. Kalau loe?"
"Sama dong, inceran gue jurusan Bisnis. Kalau gitu mana hp loe?" Catherine sambil meminta Hp Willy dan kemudian mengetik no hp-nya kepada Willy
__ADS_1
"Thank you yah. Tar sampe dirumah gue chat loe. Gue balik dulu Kitty"
"Thanks ya Willy. Hati-hati di jalan" ucap Catherine dan di jawab anggukkan oleh Willy kemudian pergi meninggalkan rumah Catherine
EnD
"Untung gue udah cari tau duluan doi mau kuliah dimana, jadikan gue punya alasan tetap ketemu dia dan mendapatkan nomor Hpnya juga" ucap Willy yang langsung mengechat Catherine
To : My Kitty ♡
Hi, save no gue yah
Rafael Willy C.
From : My Kitty ♡
Okeh
"Kitty, gue harap loe bisa memberikan hati loe buat gue. Gue Raffael Willy Charles berjanji akan selalu bahagiain loe" ucap Willy sambil memperhatikan foto Catherine yang diambilnya diam - diam.
__ADS_1