Pasangan Yang Kejam Dan Dingin

Pasangan Yang Kejam Dan Dingin
Bab 1


__ADS_3

Setelah beberapa bulan setelah lahirnya 2 orang anak yang bernama Azri Ranjaya dan Revan Ranjaya. Nama belakang mereka yang sama merupakan hasil dari perbincangan keempat sahabat tersebut agar nantinya Azri dan Revan jadi semakin dekat dan juga mereka memang berniat menjodohkan kedua anaknya itu dari kecil. sekarang umur mereka sudah mencapai 1 tahun dimana Revan lebih tua 2 hari dari Azri.


"ri gw titip anak gw ke lo ya, soalnya gw sama suami gw ada urusan di luar negeri" minta Riana kepada sahabatnya itu


"santai aja kali na kan udh biasa juga" jawab Rika sambil tersenyum pada sahabatnya itu


Riana pun menggendong anaknya yang masih berusia 1 tahun itu ke pangkuan Rika yang sedang duduk disofa


"baik-baik sama mami Rika ya, jangan nakal mommy sama daddy mau pergi sebentar" ucap Riana kepada anaknya itu dengan pelan sambil mengusap kepalanya. Setelah itu Riana pun pergi meninggalkan mereka keluar dan pamit pergi pada Rika.


*******


Sama seperti sahabatnya itu, Rika dan Leo tinggal disebuah mansion mewah, disana juga terdapat banyak pembantu dan pengawal yang juga menjadi penduduk mansion tersebut. Tidak seperti Riana, Rika lebih memilih untuk tinggal dirumah merawat anaknya daripada harus mengurus urusan perusahaan, karena itu Riana sering kali menitip anaknya itu ke Rika jika ada urusan ke luar kota atau ke luar negeri.


"yokk kita mandi dulu yok" ucap Rika pada kedua anaknya tersebut. menurut Rika, Azri sudah seperti anak sendiri bahkan dia kadang lebih menyayangi Azri yang merupakan perempuan daripada Revan anaknya


karena ingin lebih dekat kepada anaknya dan juga dia tidak ada kesibukkan, Rika memilih memandikan kedua anaknya tersebut. kadang para pembantu ingin membantu majikannya tetapi Rika menolak hal tersebut dan memilih untuk melakukan semuanya sendiri. Rika sangat menyayangi anaknya, sampai-sampai semua urusan  tentang anaknya di urus sendiri tanpa bantuan dari pembantunya.


Rika kemudian mengisi bathtup di kamar mandi kamarnya sesuai dengan tinggi badan anaknya yang masih 1 tahun agar Azri dan Revan bisa berendam disana sambil dimandikan olehnya.


********


(16 tahun kemudian)


Azri yang berumur 17 tahun kini tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan memiliki bentuk tubuh sexy seperti model dan artis papan atas. Ia juga memilki tubuh tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu pendek yaitu 170 cm. tetapi berbeda dari maminya yang mempunyai sifat baik dan penyayang Azri lebih menampilkan sifat dinginnya dengan tatapan tajamnya yang terlihat kejam yang membuat orang bergidik ngeri melihatnya.


Revan juga tumbuh menjadi pemuda tampan dengan tubuh atletis yang memiliki tinggi badan 178 cm dan mempunyai bayak fans perempuan di sekolahnya. Revan memiliki sifat cuek dengan tatapan dingin karena dia tidak ingin banyak perempuan mendekatinya di sekolah.


mereka sekarang juga ditemani dengan keduan adik perempuannya, yaitu Tasya yang merupakan adik Revan dan Tiara yang juga adiknya Azri. Dan mereka berumur 15 tahun 2 tahun dibawah Azri dan Revan. Tasya dan Tiara juga tumbuh menjadi gadis yang cantik dengan tubuh yang bagus seperti Azri dan juga memiliki rambut bewarna hitam pekat.


Mereka bersekolah di sekolah elit di negaranya, banyak anak pengusaha dan artis bersekolah disana.Azri dan Revan sudah kelas 12 sementara Tasya dan Tiara kelas 10

__ADS_1


"Azri berangkat dulu ya mah" ucapnya sambil memeluk dan mencium maminya yang tercinta


"yaudah cepat gih,hari pertama sekolah gak boleh telat liat tuh Revan udh nungguin" jawab Riana sambil melihat kepergian anaknya itu


Tiba-tiba terdengar suara langkat kaki yang sedang berlari


"kak Azri tunggu" ucah mereka yang adalah Tasya dan  Tiara dari belakang Riana. Tasya memang sangat sering tinggal dirumah tantenya yang udh dianggap maminya karena ingin bermain dengan tiara.


"emang kalian mau bareng kak Azri sama Revan" tanya Riana


"iyalah mi, sekarang kan sekolah kita udah sama" jawab mereka bersamaan


"yaudah cepet sana ntar telat loh" ucap Riana pada mereka. dengan buru-buru mereka pun segera memasuki bagian belakang mobil BMW milik Revan. Mobil itu pun dengan segera berangkat menuju sekolah dengan cepat.


Di dalam perjalanan hanya terdengar suara dari Tasya dan Tiara yang sedang mengobrol dan bercanda kadang mereka juga teriak karena saling menggelitiki.


"kalian bisa diem gak sih" ucap Azri dengan nada agak tinggi sambil menatap tajam kedua adiknya tersebut. Tasya dan Tiara pun seketika terdiam. satu kata dari Azri dapat membuat mereka menjadi anak penurut. Tasya dan Tiara memang sering dimarahi oleh Azri, merekapun sangat takut dengan tatapan tajam kakanya itu. tetapi walaupun begitu mereka tetap menyayanginya karena Azri yang sering membelikan mereka hadiah atau makanan.


"Terserah gw lah!!!"  jawab Azri dengan tatapan dingin


"bawel banget sih" lirih Revan yang masih dapat terdengar oleh Azri


"apa lo bilang" ucap Azri sambil menatap tajam ke arah Revan.


"ga..gak ga ada"  jawab Revan dengan perasaan takut. sewaktu kecil Revan sering kali berdebat dengan Azri tetapi baik Riana maupun Rika selalu  membenarkan Azri dan menyuruhnya mengalah.


"cewe mah selalu benar" gumam Revan tetapi dengan nada lebih pelan dari sebelumnya


"gw masih bs dengar Revan" sambil mencubit  pinggang Revan sedikit keras


"a..am..ampun zri" ucap Revan sedikit berteriak

__ADS_1


"hahahahah" Tasya dan Tiara yang melihat kejadian itu tertawa terbahak-bahak.


"ternyata bang Revan takut sama kak Azri" ucap Tasya yang masih setengah tertawa


"apa lo bilang ta....awww" ucap Revan yang terpotong kesakitan karena cubitan Azri di pinggangnya


"bisa fokus nyetir aja gak Revan" ucap Azri sambil tersenyum mengancam


"bi..bisa zri" Revan kembali fokus menyetir. Tasya dan Tiara tertawa dan meledek Revan setelah melihat itu.


Setelah beberapa saat mereka pun hampir sampai ke sekolah yang ingin mereka tuju.


"kita parkir di tempat yang kemarin zri??" tanya revan


"ohh iya baru aku ingat" ucap azri sambil melihat ke tempat duduk adik-adiknya


"kakak mau kalian juga ikutan menyembunyikan identitas kalian di sekolah ya" ucap azri sambil tersenyum memaksa adiknya itu


"lah emang kenapa harus disembunyiin kak??" tanya Tasya ragu


"bisa nurut aja gak sya kalau dibilang gak usah banyak tanya" jawab azri sambil menatap tajam adiknya itu


"bi...bi...bisa kak" jawab Tasyadengan nada sedikit takut. Sementara Tiara hanya dapat mengunci mulutnya melihat kakaknya yang dia takuti


"sampai kakak tau kalian membongkar identitas kalian siap-siap aja ya" ucap Azri sambil tersenyum dengan maksud terselubung. kedua adiknya itu pun langsung bergidik ngeri juga Revan yang ada disampingnya.


Tanpa banyak tanya Revan langsung memakirkan mobilnya di gedung samping sekolah. Setelah itu mereka turun dari mobil dan jalan kaki menuju ke area sekolah.


 


 

__ADS_1


....


__ADS_2