
Malam harinya.
Dentuman musik DJ begitu terdengar disalah satu ruangan.Alunan musik yang dimainkan DJ terkenal itu sangat nyaring ditelinga mereka.dan mereka pun menikmati setiap musik Dj yang dimainkan.
Pria gagah dengan tubuh tegap tengah meneguk secangkir wine yang telah di pesan oleh salah satu teman dekatnya.
Pria itu sudah menghabiskan sebanyak botol wine namun tidak ada reaksi apapun karena wine tersebut hanya memiliki dosis rendah.
"Bro! kau ini kenapa? raut wajah mu kaya kesal begitu" seru Edward. selaku teman dekat Gavian yang sudah berteman lama dibangku SMA.
"Tadi dijalan aku hampir menabrak seorang gadis kecil, dia sangat cerewet" ucap Gavian mulai membuka suara kepada Edward.
Ya bagaimana Gavian tidak kesal. dia hampir menabrak seorang gadis kecil karna tadi dia sedang terburu-buru dan tidak meliat jika ada orang yang hendak menyebrang.
Gavian sudah meminta maaf kepada gadis itu namun gadis kecil yang hampir Gavi tabrak malah tidak terima, gadis kecil itu pun menendang mobil Gavi.
Gavi adalah seorang pria dewasa, tahun ini dia berumur 28thn. Gavi adalah seorang CEO dari perusahaan Atmadja Grup. dia meneruskan perusahaan Daddynya. Awal nya Gavi menolak menjadi CEO tapi daddy mario memaksakan Gavi untuk terjun perusahaan. mau tak mau Gavi menerima kemauan daddy nya. jika tidak dia akan habis diamuk daddy Mario.
"Bro ceritain gimana kronologi nya bisa-bisanya ada gadis yang membuat mu kesal." kata Edward diringi oleh kekehan kecil. Edward tau betul Gavian orang nya seperti apa selain pendiam dia paling anti diusik oleh orang lain.
__ADS_1
"Waktu itu...."
*
*
*
Beberapa jam yang lalu..
Gavi tengah menyetir mobil dengan kecepatan tinggi selain hampir telat masuk keperusahaan nya dia ada meeting dengan klien dari negara c. sebab itu dia mengemudi dengan kecepatan diatas rata-rata. tanpa dia sadari ternyata ada seorang gadis yang hendak menyebrang lalu Gavi pun sadar dan menginjak rem secara mendadak.
"Sial!" Pekiknya, lalu menginjak rem mobil.
Mobil Lamborghini Gavi mengerem tepat waktu jika tidak Gavi sudah menabrak gadis kecil itu dan entah apa yang akan dia lakukan setelah menabrak. Mungkin akan menyesal jika gadis kecil itu kenapa-kenapa olehnya.
"Arghh-" Teriak gadis tersebut yang hampir ditabrak oleh Gavi, gadis tersebut menutup matanya dengan kedua tangan mungkin refleks kagetnya. "Apa aku masih hidup? astaga syukurlah kalau aku tidak kenapa-kenapa" lirih gadis itu dengan meraba-raba tubuhnya, dia bersujud syukur karna dirinya tidak kenapa-kenapa.
Gavimeliat kejadian barusan yang hampir membuat penyesalan seumur hidup bergegas keluar dari mobilnya untuk meminta maaf atas barusan yang terjadi. Brakkk-... Gavi menutup pintu mobil tersebut lalu berjalan memdekati Gadis kecil yang ada didepan mobil.
__ADS_1
"Maaf,saya tidak sengaja," 4 kata itu keluar dari mulut Gavi karna dia tidak tau harus memgucapkan kata apa selain kata maaf.
Alea menatap Gavi, terlihat jelas pria dihadapan nya ini sangat tampan, tinggi, berwibawa dan wangi. Alea menatap Gavi intens sebelum memarahi pria tersebut. Ya ampun! ini pangeran dari mana. Alea kembali menggelengkan kepala. eh tunggu Alea kamu jangan terpesona sama om ini, dia hampir saja menabrak mu!.
Gavi menatap Alea heran karna gadis kecil didepan nya itu malah menampakkan ekspresi yang sulit Gavi tebak. "Hey apa kamu mendengarkan ku?" Gavi melambaikan tangan nya diwajah Alea sampai Alea tersadar.
"Yakkk!!! kalau nyetir tuh pelan-pelan om! om tadi nyetir mobil kaya dikejar setan tau! om hampir menabrakku!" Teriakk Alea sangat terlihat jelas kalau Alea tengah memarahi Gavi.
"Ya saya tau sekali lagi saya minta maaf, saya tadi sedang terburu-buru," Belanya kembali kepada diri sendiri, karna memang benar saat ini Gavi sedang sibuk.
"Ck! maaf saja tidak cukup om! kalau aku beneran ditabrak oleh mu apa nyawaku akan selamat?" Pekiknya dengan mendengus kesal.
"Mungkin jika tidak selamat nyawamu akan berpulang ketempat Tuhan" Seru Gavi dengan nada mengejek.
Mendengarkan lontaran dari Gavi, Alea melototkan matanya dia tidak terima dengan ucapan Gavi barusan. "Yakkk!! dasar om om tidak tau bersalah!" Alea kembali teriak sembari menendang mobil Lamborghini milik Gavi.
...----------------...
Semoga suka...
__ADS_1
Jangan lupa berikan dukungan nya yakak🙏
Terimakasih🤗