PEMUDA MISKIN MENJADI MILYARDER

PEMUDA MISKIN MENJADI MILYARDER
Bab 2


__ADS_3

Faisal sangat kesal karena Nana melindungi David barusan, jadi Faisal dan teman temannya tidak mau melepaskan David begitu saja. Sebab mereka juga tidak suka melihat kehadiran David, bagi mereka orang miskin sama sekali tidak pantas kuliah di tempat ini.


  "Anak lusuh, apa yang baru saja kamu lakukan pada nona Isabella?" Tanya Faisal dengan nada marah.


   David menjawab dengan sedikit gugup. "Aku.. Akku tidak pernah melakukan apa apa kepada... Nona ... Nona Isabella. Dia yang jatuh sendiri di hadapanku."


   David berkata jujur kepada Faisal dan teman temannya itu, tetapi mustahil Faisal akan mempercayai perkataan David. Bagaimanapun, Faisal juga sangat membenci orang miskin.


   Faisal menarik tangan David." Ayo ikut aku!"


   Faisal dan temannya menarik David dan membawanya ke belakang universitas itu.


   David yang kebingungan karena di tarik paksa oleh Faisal membuatnya bertanya dengan rasa ingin tau." Apa yang anda ingin lakukan kepadaku?"


   Mendengar itu, Faisal mendengar dengar nada marah." Anak bodoh. Kamu sudah mempermalukan nona Isabella, apakah kamu tidak memiliki kesalahan?"  

__ADS_1


   Setelah Faisal menyeret David ke belakang kampus ia dan teman temannya memukul David hingga berdarah. Namun David tak bisa melakukan perlawanan karena dia saat itu bukan siapa siapa dan tak mau memperbesar masalah.


   Pada saat itu banyak siswa yang menyaksikan kejadian itu namun tak satupun dari mereka yang berani membantu mengingat Faisal adalah anak orang kaya yang berpengaruh di kotanya.


   Kesengajaan orang miskin dan kaya memang tinggi di universitas itu. Yang kaya akan dengan mudah menyelesaikan masalah dengan mengeluarkan sedikit uang. Beda hal dengan orang miskin, mereka akan sulit menangani masalah karena tidak memiliki uang untuk membantu menyelesaikan masalah.


   Setelah selesai memukuli David, Faisal dan teman temannya langsung begitu saja tanpa merasa sedikit salah.


   Semua orang dari kejauhan menyaksikan David di pukuli. Tiba tiba ada seseorang yang menghampiri David sambil menyapanya." David... Ayo bangun saudaraku."


  Sebenarnya, Baim juga menyaksikan adegan David di pukuli barusan, tetapi dia sama sekali tidak berani untuk ikut campur.


   " Mengapa mereka mempermalukan mu seperti ini David." Tanya Baim 


   David menjawab dengan nada rendah." Ini hanya kesalahpahaman kecil."

__ADS_1


   Baim mengangguk ringan mendengar itu, kemudian Baim bertanya."  Tapi apakah kamu baik baik saja?" Tanya Baim lagi.


   David menjawab sambil perlahan berdiri lalu berkata." Tenang saja, aku baik baik kok baim."


   Melihat David yang berdiri, Baim merasa tidak ada masalah jika dia pergi meninggalkan David.


   " Ya sudah! Aku akan pergi dulu kalau begitu, soalnya ada urusan mendadak yang harus aku tangani, sampai ketemu di lain waktu David."


   Baim bukan acuh tak acuh dengan keadaan David. Tetapi Baim sudah dari dulu melihat David di pukuli seperti ini. Jadi Baim menganggap ini adalah hal yang biada baginya.


   David mengangguk sebagai jawapan.


   Setelah David berpisah dengan Baim, dia berencana ingin pulang dulu mengobati luka lukanya. Kejadian seperti ini sudah terbiasa terjadi kepadanya  sejak dulu. David berjalan ter engah engah karena masih kesakitan perutnya di pukuli.


   Saat David berjalan sambil memegangi perutnya yang sakit dan sediki luka memar di wajahnya, ia tanpa sengaja berjalan berpaspasan dengan Nana dan Isabella.

__ADS_1


seketika Nana saat itu terkejut dan kasihan melihat David yang baru saja di pukuli.


__ADS_2