
Ayah Nana dengan cepat berkata. " Kedatangan ku kesini untuk mencari anak bernama David, katanya dia bekerja di sini juga. "
Mendengar bosnya mencari David, mandor langsung berkata. " Benar, anak itu bekerja di sini bos. Apakah anak itu membuat masalah dengan bos? "
Ayah Nana tersenyum, lalu berkata. " Oh tidak, dia tidak pernah membuat masalah apa apa. Kalau begitu cepat panggil anak itu menghadapku, ada hal penting yang ingin kubicarakan dengannya. "
" Siap bos! "
Mandor tersebut langsung pergi ke arah David.
Mandor itu bersorak sambil memanggil nama David dari jauh. " David... Bos memanggil mu. "
David terkejut mendengar hal itu, ada apa bos memanggilnya.
Dalam hati David saat ini, dia positif berpikir ada masalah dengan dia. " Apakah aku akan di pecat? " Tanya David dalam hati.
David kemudian menghentikan pekerjaannya dan kemudian berjalan ke arah bos dan berkata sambil membungkuk. " Hormat saya bos, ada keperluan apa bos memanggil saya. "
Tiba tiba ayah Nana mengeluarkan dompet dari sakunya. " Ini gaji kamu hari ini. "
Ayah Nana tiba tiba mengeluarkan uang, uang itu diberikan kepada David. Berjumlah $250. David heran kenapa di gaji tidak seperti biasanya dan kenapa bos yang menggajinya dan jumlah gaji itupun lebih banyak dari pada biasanya. Gaji biasanya $85. Tapi hari ini $250, hal ini sangat aneh bagi David.
David bertanya dengan rasa ingin tau. " Mohon maaf bos, maksud bos memberikan gaji sebanyak ini untuk apa, bahkan saya belum selesai kerja. " David berkata dengan kebingungan.
" Ambil uang ini dan jangan pernah bekerja di tempat ini lagi. " Ucap ayah Nana.
David terkejut kenapa dia tiba tiba di pecat. Ternyata ayah Nana juga membenci David dan tak mau kalau David dekat dekat dengan Nana putrinya.
David hanya bisa diam dan mengambil uang tersebut dari tangan ayah Nana. David masih bingung kenapa tiba tiba dipecat tanpa alasan. Lalu David berjalan keluar dari tempat kerjanya dan menuju kosnya.
Setelah melakukan itu kepada David ayah Nana kembali ke mobil.
Melihat ayahnya kembali, Nana langsung bertanya. " Ayah, apakah ayah sudah memberinya pekerjaan yang layak? "
Ayah Nana tersenyum dan berkata. " Oh tentu saja nak ayah sudah memberinya pekerjaan yang layak dan gaji yang layak juga, dan ia menerima pekerjaan itu. "
Nana tersenyum dan berkata. " oh syukurlah, terimakasih banyak ayah. "
Nana tersenyum dan puas.
David pulang dengan keadaan bingung kenapa dia di pecat tanpa alasan. Saat terus berjalan David mengingat masa lalu orang tuanya yang tabrakan dan ia satu satunya Korba yang selamat.
Saat itu David tak memiliki keluarga lain lagi dan memutuskan untuk tinggal di panti asuhan. hampir sudah 17 tahun dia tinggal di panti asuhan.
Dan sekarang, David sudah tinggal di panti asuhan lagi karena dia sudah dewasa. Jadi David harus membiayai kehidupannya mulai saat ini.
Dalam keadaan marah sekaligus kesal, David sangat membenci nasipnya saat ini. ' andai aku masih punya orang tua, mungkin hidup ku tidak seperti ini. ' ucap David dalam hati.
Dalam keadaan linglung David tiba tiba bertabrakan dengan seorang berpakaian preman yang sedang terlihat ketakutan.
Kemudian dari arah kejauhan ada yang meminta tolong. " Tolong... Dia mencuri tas ku. "
Saat itu David langsung tersadar bahwa orang yang tertabrak tadi adalah pencuri. Jadi, David berusaha keras untuk merebut tas itu, Dengan sekuat tenaga. Namun pencuri itu mendaratkan pukulan keras ke pipi David.
" Bukkk. "
Seketika keluar darah dari dalam mulut David, namun David tak mau melepas tas itu, dia memegangi tas itu dengan sangat kuat. Sampai pencurinya ketakutan melihat banyak warga yang sudah mulai menyadarinya keberadaannya.
Lalu pencuri itu menyerahkan dan melepaskan tas itu dari tangan David dan pencuri itu lari terbirit birit saking ketakutannya.
Kemudian pemilik tas itu datang menghampiri David. " Apakah kamu tidak apa apa? "
David terkejut melihat wanita di depannya karena wajahnya begitu cantik dan anggun. Sampai membuat David gugup berbicara.
David berkata dengan gugup. " Aaa aaaku tiddaakk appa appa, inniii tasss anndaaa. "
" Wah. Terima kasih banyak telah menyelamatkan tas saya. " Ucap wanita itu sambil tersenyum ke arah David.
Wanita yang di tolong adalah Nadia Alexander. Dia dan Nadia satu kampus, tetapi berbeda jurusan.
Nadia adalah anak yang paling cantik dan banyak di kejar lelaki kaya di kampusnya, bahkan di kota Bristolleun.
__ADS_1
Nadia bisa dikatakan Dewi kecantikan, karena kecantikannya berdarah Jepang, karena asal ayah Nadia dari Jepang.
Nadia melihat seperti pahlawan yang menyelamatkan tasnya. Dia tersenyum lembut menatap David, sampai ketika Nadia menyadari luka di mulutnya David.
Jadi, Nadia dengan buru buru berkata. " Ayo ikut aku ke apotek, untuk mengobati luka anda.
David mendengar itu sambil melambaikan tangan berkata. " Ah, tidak apa apa nona Nadia, ini hanya luka kecil, aku sendiri bisa mengobatinya. " Ucap David menolak.
Nadia memandangi David sambil mendengus dingin. " Jangan keras kepala seperti itu, kamu terluka seperti ini gara gara aku. Jadi aku memiliki tanggung jawab untuk menyembuhkan mu. "
David mendengar Nadia mengatakan itu hanya bisa pasrah, tetapi di dalam hati, David sangat bersemangat.
Setelah mengatakan itu, Nadia kemudian menarik tangan David pergi ke apotek terdekat untuk membeli obat dan mengobati David.
Nadia berdiri di tepi jalan untuk menunggu taksi dengan terus m memegangi tangan David.
David di samping itu hanya menampakkan ekspresi gugup di wajahnya. Dia baru pertama kali mendekati wanita secantik ini dalam hidupnya. Apalagi sampai bersentuhan tangan, ini membuat David bahagia tak karuan.
Seorang anak muda dari kejauhan melihat Nadia sedang memegangi tangan David. " Sialan... Anak itu berani beraninya mendekati Tuan putriku. " Ucap seorang anak muda yang dari kejauhan melihat Nadia sedang memegangi tangan David.
Pemuda itu bernama Anto!
Anto mendegus dingin dan mengepalkan tangan, melihat Nadia memegangi tangan David. " Lihat saja besok, aku akan mempermalukan dan menghajar mu yang tidak akan pernah kamu lupakan. "
Anto di penuhi oleh rasa kecemburuan. dia sama sekali belum pernah bersentuhan kulit dengan Nadia, tetapi David yang dia pandang rendah sedang berpegangan tangan dengan Nadia pujaan hatinya.
Kembali ke David yang di tarik tangannya oleh Nadia. David hanya bisa ikut dan membeku merasa seolah olah sedang bermimpi bisa berpegangan tangan dengan bintang kampusnya.
Ketik Nadia dan David sedang menunggu taxi, tiba tiba sekelompok anak kampung yang sering membulyy David kini tiba tiba datang menghampirinyadan Nadia.
Faisal yang melihat Nadia sedang memegangi tangan David membuat dirinya sangat marah dan kesal. " Tuan putri Nadia. Apa yang dilakukan anak ini kepada anda? Apakah tuan putri Nadia butuh orang untuk menghajarnya? Apakah anak ini membuat masalah dengan tuan putri Nadia? "
Faisal terus bertanya seolah olah berusaha menyalahkan David. Dia sangat iri melihat David yang sedang berpegangan tangan dengan pujaan hatinya selama ini.
Nadia mendengar pertanyaan itu, dia segera mencari arah sumbernya. Sampai ketika Nadia menyadari bahwa dia adalah Faisa.
Nadia menggelengkan kepala dan berkata. " Tidak ada masalah apa apa. Dia baru saja menolongku dari pencuri tas, dia sampai terluka membela untuk menyelamatkan tas milikku. Jadi aku harus bertanggung jawab karena dia terluka. Aku akan mengobati luka lukanya. Balas Nadia sambil tersenyum kecut.
Pada saat Nadia melihat taxi, dia dengan cepat ingin memanggil dan menghampirinya, tiba tiba ada seorang yang memanggilnya dari jauh. " Nadia! Apakah kamu baik baik saja. "
Itu adalah vega Alexander, kakak dari Nadia.
Nadia menoleh dan melihat Vega datang ke arahnya. " Aku tidak apa apa kak, aku baik baik saja kak. " Balas Nadia dengan santai.
Vega mengabaikan keadaan David dan yang lainnya seolah olah tidak ada orang lain selain Nadia di tempat itu.
" Kalau begitu, ayo kita pergi, ayah dan ibu sedang mencari mu, kita akan pulang. " Ucap Vega dengan mengajak.
Mendengar ajakan kakaknya untuk pulang, Nadia merasa bersalah kepada David, karena belum tanggung jawab.
David dengan cepat menyadari kalau Nadia kesusahan dalam menangani masalah ini.
David melihat ekspresi wajah Nadia cemberut, kemudian David berkata. " Jangan menghawatirkan ku, aku akan baik baik saja mengobatinya sediri. "
Nadia mengangguk ringan mendengar David mengatakan itu, kemudian ia mengeluarkan uang $150 dan memberikannya kepada David sambil berkata. " Ini sebagai kompensasi dariku untuk anda membeli beberapa obat. "
David mendengar itu langsung menggelengkan kepalanya. " Maaf nona Nadia, saya tidak akan menerima uang anda. Lagi pula, kejadian barusan hanya sekedar kebetulan, dan aku tak sengaja membantu Anda. " Ucap David dengan tersenyum.
Mendengar pernyataan David membuat raut wajah Nadia memerah dan tersipu malu hingga membuat aura kecantikannya semakin keluar. Melihat Nadia yang semakin semakin cantik, membuat David dan Faisal terpesona.
Setelah mendengar David mengatakan itu, Nadia langsung bertanya sebelum ia pergi. " Terima kasih ya atas bantuannya kalau begitu, sebelum aku pergi aku ingin tau siapa nama anda? "
Mendengar pernyataan Nadia, David dengan cepat membalas. " David Waston, biasa dipanggil David. Saya anak jurusan bisnis.
" Nama yang bagus. Sekali lagi terima kasih ya. Nanti lain waktu aku akan membalas Budi anda. " Ucap Nadia tersenyum lalu pergi bersama kakaknya.
Setelah Nadia pergi, Faisal dengan cepat berkata. " Anak sialan... Beraninya kamu mendekati Tuan putri Nadia. Apakah kamu sudah bosan hidup? Apakah tadi siang itu belum cukup merasakan pukulan dari ku? "
David hanya diam mendengar pernyataan Faisal, dia tidak ingi. Memperpanjang masalah, jadi David dengan cepat meninggalkan Faisal dan teman temannya.
***
__ADS_1
Singkat setelah kejadian itu, David langsung pulang untuk mengobati sedikit lukanya Fara gara di pukuli oleh pencuri tadi.
Saat ini pikiran David dipenuhi dengan wajah Nadia yang cantik dan imut.
Ternyata sekian banyak wanita yang di temui, Masih ada yang tidak membencinya.
Karena terus terbayang bayang wajah Nadia, David langsung mencari foto Nadia di sosial media. Lalu dengan cepat David memasang foto Nadia di walpaper ponselnya.
Saat malam hari, tiba tiba lampu di kosnya David mati. Dan David tidak dapat melakukan hal apapun selain memainkan ponsel miliknya.
Saat itu, tiba tiba ada bunyi notifikasi dari ponselnya, itu adalah bunyi dari aplikasi investasi. Dan benar saja ternyata David sudah mengenal dunia investasi dari dulu dan belum berani melakukan transaksi apapun. Mengingat dia tidak punya modal sama sekali.
Namun pada malam itu David ingin sekali melakukan investasi. Jadi dia memberanikan dirinya untuk mencoba menginvestasikan sedikit dari uangnya.
" Aku masih punya uang simpanan di ATM $2000. Apa aku investasikan saja ya? " Guman David sambil mempertimbangkan.
Setelah beberapa saat untuk mempertimbangkan hal ini, akhirnya David memutuskan saat itu juga untuk menginvestasikan $200.
David sangat tertarik dengan notifikasi koin yang datang dari ponselnya tersebut. Kemudian dengan cepat, David langsung menginvestasikan uang $200 dari dana yang ia siapkan.
Setelah melakukan investasi itu, David tertidur pulas malam itu karena hari itu David merasa sangat lelah aktivitasnya.
***
David adalah tipe anak yang rajin, dari dulu ia akan selalu sangat pagi. Kebiasaan ini terus ia terapkan di panti asuhan sejak kecil.
Saat David sudah terbangun pagi itu, dia sangat Bingung dimana ia harus bekerja lagi, mengigat pengeluaran uang semesternya sudah dekat. Jadi David sangat membutuhkan uang untuk membayar biaya semesteran nantinya.
Setelah sarapan, David mulai mencari pekerjaan baru menginggat di tempat kerja sebelum iya di pecat.
Tetapi, pada hari itu, hampir 10 kali David melamar pekerjaan ia di tolak, ini membuat David sangat kebingungan harus melakukan apa untuk menangani ini.
David sering merasa kalau hidupnya tidak adil. David merasa kehidupannya paling kejam di dunia ini. David merasa Tuhan benar benar tidak adil terhadapnya. " Apakah Tuhan sengaja mengujiku atau mungkin inilah sudah takdir yang ia akan aku jalani? "
David saat itu sampai meneteskan air matanya merenungi nasibnya yang sangat malang.
Setelah beberapa berjalan, David kemudian beristirahat dan membeli minuman untuk memulihkan tenaganya.
Pada saat istirahat itulah David kembali membuka ponselnya untuk melihat, sampai mana keuntungan perkembangan investasi tadi malam.
Namun, hal tak terduga terjadi saat itu juga. Uang yang dia investasi kan di satu aset tadi malam sudah kini sudah mendapatkan keuntungan ribuan persen dari modal.
David saat itu terkejut melihat uangnya sudah menjadi 100 kali lipat, yaitu $20 ribu USD.
Dengan cepat, David langsung mengambilnya dan bersorak kegirangan di depan orang banyak saat itu saking senangnya.
Semua orang disana heran melihat tingkahnya David yang seperti orang gila. Tidak ada angin dan tidak ada hujan, David tertawa dengan sendirinya.
Kemudian David pulang ke kos dengan penuh kegembiraan saat itu juga.
Mengingat dia kini sudah mempunyai uang $20 ribu USD, David tak berhenti henti bersyukur kepada Tuhan karena telah meringankan beban hidupnya.
Setelah jalan beberapa saat. David kemudian sampai di kosnya. David dengan cepat masuk untuk beristirahat.
David langsung membuka ponselnya untuk menarik uang sebesar $8 ribu USD dari ATM nya.
Kemudian setelah mendapat keuntungan itu, David memiliki niat untuk mendalami dunia investasi saat itu juga.
Pada saat dia akan mandi, David mendapat notifikasi dari ponselnya. Dia melihat orang sedang berlomba lomba untuk berinvestasi.
Melihat antusias orang berinvestasi, tanpa pikir panjang David pun ikut juga berinvestasi dengan saldo yang masih ada, $8 ribu USD.
Lalu kemudian David beristirahat setelah itu sampai pukul 13:30
pukul 14:00 adalah waktu untuk dia pergi ke universitas.
Sesampainya di gerbang universitas, David tiba tiba di hadang oleh seorang pemuda yang tak lain adalah Anto.
Dia telah berjanji kemarin untuk memberi David pelajaran karena telah berani menyentuh pujaan hati Nadia.
" Berhenti. " Ucap Anto sambil menepuk bahu David.
__ADS_1