PENGAWAL KU CINTA SEJATI KU

PENGAWAL KU CINTA SEJATI KU
BAB 7


__ADS_3

setelah sarapan mereka selesai, Kirana dan Liliana duduk didekat kolam renang.


"Kiran, kalau aku jadi kamu aku sudah tidak betah dirumah maunya jalan-jalan terus keluar negeri,belanja apa yang aku mau."Liliana


"aku tidak tega melihat ayah kerja keras Li,masa aku tinggal menikmati saja tidak bisa menjaga hasil kerja keras ayah."Kirana


"kamu benar Ran,aku aja kerja sambil kuliah harus pontang-panting cari tambahan,untung kamu sering bantu jadi sedikit ringan bebanku". Liliana


"ya itu aku harus menghargai apa pun yang sudah ayah lakukan untuk buatku bahagia,akhir semester kita liburan keliling dunia yuk bareng-bareng"Kirana


"mana punya duit aku Ran,jangankan keliling dunia buat bayar kuliah aja masih belum tahu gimana"Liliana sedih


"kan ada aku sahabat ku,"Kirana trus peluk Liliana


"kenapa ini kok peluk-pelukan?"Pramudia yang tiba-tiba muncul


"ayah..."Kiran langsung berlari memeluk ayahnya.


"kangen ayah."Kiran masih dalam pelukan ayahnya


"ayah juga kangen sama putri ayah satu-satunya ini,gimana kabar kamu?"ayah


"ya yang ayah lihat Kiran baik-baik saja."Kiran


"apa kabar Li,"Pramudia menyapa Liliana.


"baik om,om apa kabar?"Liliana


"om juga baik-baik saja,owh iya ayah punya oleh-oleh buat Kalian"Pramudia


"apa itu yah..?"Kirana trus mengikuti ayahnya.


***


"Ndra,kamu pacaran sama non Kiran apa bakalan direstui sama tuan.?"Iwan


"aku juga belum yakin Wan,tapi aku akan mencobanya dulu,kalau memang tidak direstui ya mau gimana lagi."Indra pasrah


"kami harus berjuang kawan demi non Kiran yang sudah percaya sama kamu."Iwan


"iya Wan,aku akan berusaha untuk buat Kiran nyaman dan bahagia."Indra


"kalau kamu ingin membuat non Kiran bahagia jangan pernah sakiti dia,dan berikan dia perhatian yang jarang tuan berikan"Doni yang tiba-tiba datang.


"pak Doni"Iwan dan Indra bersamaan


"Ndra,jika kamu sudah berani mencintai putri satu-satunya tuan kamu harus membuat dia bahagia,itu sarat satu-satunya dari tuan"Doni


"apa tuan sudah tahu tentang kami pak?"Indra


"kamu pasti sadar betul kan tuan punya mata banyak dimana-mana"Doni


"iya pak aku tahu itu."Indra terdiam


"kamu tidak perlu takut Ndra, yang penting kamu jujur sama tuan,,kamu akan aman.!"Doni


"terima kasih pak,nasehatnya aku akan ingat trus kata pak Doni."Indra


"iya sama-sama"Doni

__ADS_1


(didalam rumah)


"ayah,Ahir semester Kiran boleh jalan-jalan keluar negeri tidak"Kiran meminta izin sama ayahnya.


"tentu sayang,sendiri atau sama teman-teman kamu."ayah


"sama Liliana,sari,Hendra,dan dua pengawal Kiran yah"Kiran


"Indra, maksud nya.?"ayah


"iya. sama mas Iwan juga yah,!"Kiran


"trus sari sama Hendra itu siapa"ayah


"adik nya mas Indra yah"Kirana


"kamu begitu mencintainya ya ?"ayah.


"ayah pasti tahu itu,ayah kan tahu persis Kiran kaya apa"Kirana


"asal kamu bahagia sayang apa pun itu ayah setuju."ayah


"terima kasih yah."Kiran langsung peluk dan cium ayahnya.


"ayahku hebat kan Li,ayah orang yang terbaik di dunia"Kiran


"iya Kiran tuan orang yang bijaksana"Liliana


"tidak usah panggil tuan Li, pangil saja ayah seperti Kiran memanggil ya!"Pramudia


"baik tuan,,eh ayah"Liliana


"yang benar yah,apa ayah tidak keberatan? Liliana


"tentu tidak,ayah kan sering tinggalin Kiran sendirian,kalau ada kamu Kiran kan jadi ada teman."Pramudia


"terima kasih yah,kenapa ayah tidak menikah lagi aja,dan buat adik bayi buat Kiran sama Liliana,iya kan Li?"Kiran


Pramudia tertawa mendengar anaknya menyuruhnya menikah lagi.


"ya kamu Carikan dong istri untuk ayah,kalau kamu suka ayah pasti suka?"Pramudia


"masa Kiran yang cariin yah,ayah cari sendiri aja,Kiran juga akan setuju semua pilihan ayah."Kiran


"loh kok dibalik omongan ayah,gimana sih kamu", Pramudia memeluk Kiran.


"Li,mulai hari ini kamu tinggal disini saja ya,tidak usah ngekos lagi,nanti kita bantu membereskan baju-baju kamu.!"Kirana


"apa boleh yah,aku tinggal disini"Liliana


"tentu sayang,ya sudah sekarang kamu kemasin barang-barang dan pindah kesini ya,nanti bi Iyem suruh siapkan kamar yang ada disebelah Kirana"Pramudia


"terima kasih yah,kalau begitu kita ke kosan dulu."Liliana


"ayah mau pergi lagi apa mau istirahat dulu dirumah? Kirana


"mungkin nanti sore ayah baru kekantor,sekarang mau istirahat dulu.?"ayah


"kalau begitu Kiran,sama Liliana,kekosan dulu untuk beres-beres,yah?"Kirana

__ADS_1


"ya kalian hati-hatilah, ketemu pas makan malam ok!"ayah


mereka pun bersiap untuk pergi ke kosan Liliana.


"mas,..."memanggil Indra dan iwan


"ada apa,non"Iwan


"mas Indra kemana..?"Kirana


"ada didepan lagi manasin mobil non,"iwan.


"ya sudah sekarang kita ke tempat kos Liliana ya!"Kirana


mereka pun berjalan keluar.


"mas,.."Kirana trus peluk Indra dari belakang.


"kenapa,sayang kangen ya sama aku?"Indra sambil tersenyum.


"iya,Kiran kangen sama mas dari pagi ga lihat!"Kiran masih dalam pelukan Indra.


"lihat-lihat dong kalau mau bermesraan,ada orang disini!"Liliana


"jangan ngiri ya Li,makanya cari pacar sana biar bisa kaya kita!,iya kan mas?"Kirana masih dalam pelukan Indra,


"iya deh aku kan sudah ada mas iwan,iya kan mas Iwan?"Liliana memberi kode biar dia bilang ok.


"ehhh..."itu yang keluar dari mulut Iwan.


"Kiran..."terdengar suara yang tidak asing buat Kiran.


"Marco,kamu ngapain kesini hah,...."Kiran


"aku sudah beberapa hari ini mencari-cari kamu Kiran,di kampus tidak ada,di rumah kamu tidak ada kamu kemana sih?"Marco ingin memeluk Kiran tapi dengan sigap Indra menahan tangan Marco.


"kamu lagi..kamu lagi,mau apa sih kamu aku kan ingin peluk Kirana.!"Marco


"atas dasar apa kamu memeluk dia,pacar bukan suami bukan,saudara juga bukan?"Indra sedikit emosi


"trus apa hak kamu melarang aku,kamu pikir kamu siapa,cuma pengawalnya aja belagu!"Marco juga dengan emosi


"dengar baik-baik ya aku ini pacar Kiran,pengawal juga sekaligus pacarnya mau apa kamu?"Indra dengan memasang badan beradu dengan Marco.


"Kiran apa benar itu,dia bilang kalau dia pacar kamu?"Marco menatap Kiran dengan sungguh-sungguh.


"iya Marco maaf ya,dia memang pengawal sekaligus pacarku."Kiran


"kenapa kamu minta maaf sama dia Kiran,apa kamu suka sama dia?"Indra menatap Kiran tajam.


"aku tidak punya rasa apa-apa sama dia mas,aku hanya menganggap dia sebagai teman biasa"Kiran sambil trus memegang lengan Indra.


"Marco sebaiknya kamu pergi dari sini kamu bikin ribut disini tahu!"usir Liliana


"aku tidak mau,..."Marco bersih keras tetap disitu.


mungkin kata-kata yang saya buat kurang tertata,jadi mohon bantuannya ya teman-teman semua!beri komentar atau masukan ya.


terima kasih..🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2