PENGHANCUR KAISAR LANGIT

PENGHANCUR KAISAR LANGIT
Menuju kota Xiwang 2


__ADS_3

Pagi hari di gerbang perguruan pedang langit.


tetua ke tiga Sun yat sen dan tiga muridnya Jin Fey, Mei Ling dan Hong Li berkumpul akan melakukan perjalanan menuju kota Xiwang untuk menjalankan misi dari patriak perguruan Pedang Langit, setelah menunggu beberapa saat Ben Ao akhirnya tiba untuk bergabung .


" maaf semua nampaknya saya sedikit terlambat" Ben Ao tidak enak saat dirinya datang terlambat .


" ah tenang saja junior Ao , kami saja yang kepagian " sindir Jin Fey dengan tersenyum .


Akhirnya mereka memulai perjalanan , tujuan mereka sebenarnya cukup jauh , dengan melalui beberapa desa dan juga perguruan lainnya , karena beberapa perguruan akan mereka lalui , maka tetua ke tiga pun diminta sekalian untuk membicarakan masalah aliansi antara sesama perguruan aliran suci .


Kota Xiwang merupakan kota terujung bagian Utara dari provinsi Jin Huo . namun banyak kota kecil yang berdekatan dengan kota Xiwang, maka dari itu meskipun kota Xiwang pelosok secara geografis tetapi karena kota kota kecil didekatnya dan saling berkerjasama dalam bidang perdagangan , kota Xiwang secara tidak langsung seolah menjadi pemimpin kota kota kecil di sekitarnya , dan juga kota kota kecil itu sering meminta bantuan keamanan , saat ada beberapa kali masalah , dari aliran hitam , kelompok kelompok perampok , dan juga siluman siluman yang menyerang , adapun juga kebanyakan perguruan besar berada di kota Xiwang.


"apa rencana guru selanjutnya " tanya Jin Fey pada Sun yat sen.


"kita harus bisa sampai di desa daun tengah hari nanti dan malam kita akan istirahat di desa kabut " Sun yat sen menjelaskan .


mereka melewati hutan dan beberapa Padang rumput .


"bukan kah perguruan tapak suci ada di dekat desa kabut , kenapa kita tidak langsung ke sana guru " saran Jin Fey pada Sun yat sen.


"tidak baik bertamu malam hari jika tidak keadaan terdesak " imbuh Sun yat sen di sertai anggukan murid nya .


Dan di siang hari mereka sesuai rencana tiba di Desa Daun . kemudian melanjutkan menuju Desa kabut setelah mampir sekejap di desa daun .


Saat hampir petang mereka tiba di perbatasan desa kabut .


"salam senior , kami dari perguruan tapak suci "


Saat akan memasuki desa kabut kelompok Ben Ao bertemu dengan beberapa murid dari perguruan tapak suci, mereka juga akan menuju desa kabut , para murid perguruan tapak suci pun menyapa kelompok Ben Ao .


"Oh kalian murid murid tapak suci , adakah sesuatu yang penting yang akan kalian lakukan di desa sunyi ini " Sun yat sen menyambut salam murid perguruan tapak suci.


" kami menerima misi senior , karena beberapa gadis hilang tiba tiba di desa sunyi " ujar salah satu murid perguruan tapak suci menjelaskan .


Alis kelompok Ben Ao pun terkait , Jin Fey pun penasaran "brarti ada masalah di desa sunyi ini "


" bisa di bilang begitu saudara pendekar " jawab murid pedang langit.


" kalo begitu mari kita bersama menuju desa kabut, keburukan kami akan mampir disana " sambung Sun yat sen.


akhirnya kedua kelompok tersebut bersama menuju desa sunyi , dan berbincang bincang dalam perjalanan .


menurut informasi , gadis yang hilang berumur sekitar 16 sampai 18 tahun khususnya yang masih melajang .


rata rata mereka di culik saat malam hari , ada saksi mata mengatakan , mereka di bawa oleh kelompok yang menggunakan tudung hitam .


memang desa kecil merupakan sasaran empuk kelompok bandit ataupun para penganut aliran sesat untuk mencari tumbal . Selain minim jumlah ahli yang terdapat keamanan yang dimiliki sebuah desa kecil pun terbatas , tidak mengingkari kadang sebuah desa di bumi hanguskan hanya semalam oleh sekelompok bandit ataupun para pendekar aliran sesat .


Rombongan Ben Ao dan perguruan tapak suci akhirnya tiba di desa kabut , setelah menemui penjaga desa kemudian mereka di tuntun menuju rumah kepala desa .


"Selamat malam tuan tuan akhirnya anda semua tiba , disini , sebelumnya saat ucapkan mohon maaf karena telah merepotkan Anda semuanya " sambut kepala desa pada kedua rombongan beda perguruan tersebut , sambil menyajikan makanan ringan dan teh .


"silahkan dicicipi dan diminum tehnya , maaf jika hanya ini yang kami hidangkan karena kami tidak tau malam ini anda semua tiba" ucap kepala desa ramah .


"anda bisa santai kepala desa , tidak perlu repot repot dan tentang masalah ini sudah menjadi tanggung jawab kami dari aliran suci" ucap salah seorang murid dari perguruan tapak suci sambil sekejap menatap Sun yat sen.


Sun Yat sen pun mengerti "Oh maap sebelumnya kepala desa , saya dan beberapa murid saya sebenarnya hanya singgah sebentar di desa anda , adapun tujuan sebenarnya kami akan menuju kota Xiwang dan beberapa perguruan yang kami lewati nanti "


"yayaya pantas saja , sebetulnya tadi saya juga ingin bertanya kenapa pendekar dari perguruan pedang langit juga ada disini , karena saya mengirim orang untuk meminta bantuan ke perguruan tapak suci " kepala desa mengerti pada akhirnya .


"meskipun demikian kami akan melihat situasinya juga , karena tidak mungkin kami hanya meletakkan tangan di saku jika situasinya mengkhawatirkan " jelas Sun yat sen, tidak mungkin hanya seolah olah tidak melihat jika ada masalah di depannya , karena dia juga dari aliran suci .


" kalo begitu yang ini mengucapkan banyak terima kasi sebelumnya " ucap kepala desa .


"lalu bagaimana selanjutnya , apakah kalian ingin langsung beristirahat ? , biar kami siapkan kamarnya " sambung kepala desa .


"kalo masalah itu , kami akan berpencar untuk menyelidikinya , semakin cepat semakin baik , adapun dari perguruan pedang langit apa ada rencana ? " ujar murid tapak suci .

__ADS_1


"kalo masalah ini ,saya akan bicarakan dulu dengan murid murid saya " jawab Sun yat sen sambil mengarahkan pandangannya kepada para murid nya.


"bagaimana jika guru beristirahat saja ? , biar murid yang ikut melakukan penyelidikan " Jin Fey memberi saran pada Sun yat sen.


belum sempat Sun yat sen menjawab , Ben Ao tiba tiba angkat bicara " maaf sebelumnya tetua Sun bagai mana jika saya dan senior Jin saja yang membantu , biar tetua Sun dan kedua senior wanita bisa istirahat , ini juga merupakan untuk menambah pengalaman saya "


"hehehe bagus itu junior Ao, bagaimana menurut guru? " dukung Jin Fey.


"baiklah , tetapi jika keadaan menjadi bahaya kalian segeralah menghubungi kami , harus perlu di ingat ini " Sun yat sen memberi pesan


*baik* jawab kedua pemuda itu bersamaan .


setelah berbincang bincang sebentar akhirnya mereka bubar dan melakukan kegiatan masing masing .


(__________&____________)


Saat di halaman depan rumah kepala desa .


"oh ya rekan pendekar kita hanya tau dari mana asal kita perkenalkan kami , saya Jin Fey dan ini junior saya Ben Ao" Jin Fey memperkenalkan diri kepada anggota tapak suci.


"haha haha sampai lupa memperkenalkan diri ya kita , saya Yin Mo dan ketiga rekan saya Yin san, Mo tau dan Bei ji , kami merupakan Murid inti perguruan tapak suci " Yin mo salah satu murid perguruan tapak suci juga memperkenalkan diri dan menambahkan


"Apa rencana saudara pendekar tentang ini "


"kami hanya membantu saja , kami ikut saran kalian bagaimana " Jin Fey dan Ben Ao hanya ingin membantu tentu saja komando ada di pihak Yin Mo.


"baiklah bagai mana kalo begini , saya dan Yin san ke sisi Barata , Mo tau dan Bei ji ke sisi timur , dan anda berdua ke sisi selatan , karena sisi Utara letak petugas penjagaan kita tidak perlu menujunya saat akan fajar kita berkumpul disini lagi , bagai mana jika begitu ? " saran dari Yin mo.


"emt bagus mari kita bergerak " Jin Fey setuju di sertai anggukan yang lainnya .


Akhirnya mereka terbagi menjadi tiga kelompok , untuk berkeliling mencari petunjuk atau pun gerakan gerakan yang mencurigakan .


Ben Ao dan Jin Fey pun menuju ke selatan , mereka bergerak sambil mengendap endap dan sembunyi sembunyi agar pihak yang di cari pun tidak menemukan mereka . sampai beberapa jam mereka berdua tidak menemukan tanda tanda dan hal mencurigakan apapun .


wet ...... wet ....... wet .....


"anda melihat junior "


"eemt "


Ben Ao juga melihat apa yang Jin Fey lihat .


"ayo kita ikuti " ajak Jin Fey .


Ben Ao dan Jin Fey diam" mengikuti gerakan beberapa sosok bayangan itu .


"tuan malam ini berapa gadis lagi yang akan ,kita bawa " tanya seseorang dalam kelompok bertudung hitam .


"aku masih membutuhkan tiga gadis lagi untuk persembahan " jawab pemimpin kelompok tersebut .


""berpencar ,bawa tiga gadis dalam 10 menit , kutunggu disini. lakukan secepatnya , lakukan dengan hati" jangan menimbulkan keributan"" perintah pemimpin kelompok bertudung hitam tersebut .


Tanpa dia sadari ada dua pasang mata yang menyaksikan nya.


"bagaimana menurut senior " bisik Ben Ao .


"aku akan mengikuti salah satu kelompok yang mengejar , kamu segera mencari kelompok perguruan tapak suci lainnya , ingat hati" junior " Jin Fey menjelaskan rencananya saat ini .


"baiklah senior , anda juga harus hati hati " Ben Ao kemudian berkelebat berpisah arah dengan Jin Fey.


Namun dalam perjalanannya dia menemukan dua sosok berkerudung sedang membakar sesuatu , dan kemudian Ben Ao pun berhenti mengintipnya . ternyata dua sosok itu membakar obat pembius agar dalam melakukan aksinya tidak terjadi keributan.


Setelah target yang di tuju dirasa telah terbius, salah satu sosok berkerudung itu segera masuk ke salah satu rumah warga yang menjadi targetnya , tidak lama kemudian gadis berusia sekitar 16 tahun telah berhasil di bopong dalam keadaan tertidur .


Ben Ao melihat ini tidak bisa tinggal diam dia segera bergegas .


"turunkan gadis itu " Ben Ao tiba" berada di depan kedua sosok berkerudung hitam .

__ADS_1


kedua sosok berkerudung saling melihat mereka tidak menyangka meskipun sudah sangat hati" dengan gerakan menyelinap , namun ada yang masih mengetahui aksinya , apalagi hanya seorang remaja kecil , yang mengejutkan juga tingkat kultivasi bocah kecil itu sama dengan mereka.


salah satu sosok berkerudung hitam tersebut segera melakukan serangan membunuh rahasianya , dengan menggunakan beberapa belati beracun yang disimpan di lengan jubahnya.


sleb sleb sleb


tiga belati kecil secepat kilat mengarah ke Ben Ao.


wusshhhh Ben Ao pun secepat kilat menghindar dan secara bersamaan dia mengeluarkan serangannya.


*jurus tebasan iblis*


sreeeettttt craat tubuh salah satu sosok berkerudung hitam terbelah menjadi dua dengan keadaan mata melotot menahan sakit dan juga ketidak percayaan akan kematian yang begitu singkat .


Rekan nya pun diam membeku melihat kejadian itu , dan tanpa dia sadari .


sreeeettttt...........


tanda garis berada di lehernya dan cairan merah segar segera keluar menyusulnya .


Ben Ao segera mengambil gadis yang sedang pingsan untuk dibawa kembali ke dalam kediaman nya .


Setelah beberapa saat Ben Ao segera melanjutkan kembali mencari kelompok perguruan tapak suci.


Tak lama kemudian dia melihat dua sosok sedang melakukan pengintaian , Ben Ao pun segera mendekatinya .


"Astaga anda mengagetkan kami saudara Ao " jantung Yin Mao hampir copot saat Ben Ao tiba" disampingnya.


"sstttttttt maap saudara mo saudara san " kita kita tidak boleh menimbulkan keributan " Ben Ao meletakkan satu jari di depan mulutnya .


" kenapa anda sendirian , kemana saudara Fey " ucap Yin San berbisik .


"dia mengikuti kelompok yang lain seperti kalian saat ini , dan saya di tugaskan untuk memberi tau kelompok anda yang lain , tak di sangka bertemu kembali kelompok anda disini " terang Ben Ao berbisik .


"mari kita lihat apa yang akan mereka lakukan " ucap Yin Mao mengalihkan pandangan kepada dua sosok melakukan adegan seperti dua sosok lain yang telah Ben Ao singkirkan .


"saya telah mengetahui motif mereka , menurut saya lebih baik salah satu dari anda segera mencari kelompok tapak suci yang lain , dan kita akan bertemu kembali , di sudut selatan desa " Ben Ao menyarankan dengan pandangan masih kepada dua sosok berkerudung hitam yang membakar obat tidur .


Yin mo dan Yin san saling memandang kemudian disusul anggukan Yin mo seolah setuju dengan rencana Ben Ao .


Setelah Yin san pergi mencari kedua saudara seperguruan nya yang lain tidak lama salah satu sosok berkerudung hitam membawa seorang gadis , hal tersebut sama seperti apa yang dilihat Ben Ao saat lalu .


"saya harus menghadangnya anda dukung saya dari belakang , jika keadaan menjadi lebih buruk anda segera pergi meminta bantuan" perintah Yin mo pada Ben Ao.


Yin mo tidak mengetahui apa yang telah Ben Ao lakukan sebelum menuju ketempat nya .


tap tap dua sosok remaja dewasa dan kecil tiba di depan dua sosok berkerudung hitam.


"kenapa anda mengikuti saya saudara Ao " ucap Yin mo dengan nada seolah menyayangkan tindakan Ben Ao.


" saya akan mendukung anda kan sesuai dengan rencana kita tadi , saya akan mengurus pria yang membawa gadis itu dan anda mengurus satunya " Ben Ao menjawab dengan santai seolah mengabaikan ke khawatiran Yin mo.


baru selesai mereka berdiskusi .


sleb sleb sleb sleb kali ini empat pisau beracun menuju mereka ,


dengan serangan jurus tebasan iblis Ben Ao telah berhasil mengambil gadis yang pingsan dari tangan sosok berkerudung hitam .


kini Yin mo telah beradu senjata dengan sosok berkerudung hitam lainnya .


Tiba tiba saja Yin mo terkejut saat sosok yang menjadi lawannya tumbang , setelah sosok itu jatuh ke tanah sosok Ben Ao muncul kemudian.


setelah membereskannya mereka berdua segera menuju tepian selatan desa. disana mereka menemukan yang lain dalam pengintaian .


mereka akhirnya berhasil menangkap pemimpin kelompok berkerudung hitam , yang ternyata adalah penganut aliran sesat cabang perguruan bendera hitam.


dan selang beberapa saat Jin Fey pun tiba terlambat setelah banyak usaha dia lakukan melawan kelompok berkerudung yang dia ikuti saat lalu .

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2