
BEN MOI aku menugaskan mu besok pagi beserta keluarga kecilmu pergi ke selatan membawa 1 cincin berisi 100% harta yang aku tugaskan
patriak 1 bawa 1 cincin garis keturunan berisi harta 100% pergilah ke Utara
patriak ke 2 bawa 1 cincin berisi 60% harta dan pergilah ketimur
hanya 3 arah yg kita tuju untuk berpencar karena itu yang kita miliki untuk di wariskan
perintah dewa senjata kepada masing" yang hadir
adapun dari kalian yang ku tugaskan bawa sebagian pengikut yang lemah untuk menyelamatkan diri imbuh dewa senjata
perlu di ketahui sebagian patriak yang hadir sebelumnya tidak mengetahui situasi saat ini
bahkan Ling-Ling istri Ben MOI tampak terkejut seakan mereka melalui masa darurat
dan tiba tiba mereka bergumam dengan kebingungan atas situasi
kalian tenang , situasi ini jauh hari sudah aku angan angan kan pada kalian bukan " reda dewa senjata
memang dewa senjata pernah mengumpulkan eselon teratas dan terpecaya untuk memberi suatu bayangan jikalau suatu saat terjadi bencana yang tidak diharapkan di desa sunyi
__ADS_1
dan bahkan sebagian mereka mengabaikan itu , karena mereka siapa yang mau mengganggu desa milik seorang dewa dan Dewi eselon teratas di kekaisaran naga langit itu
bahkan letak desa mereka pun hanya bisa di hitung jari dari yang mengetahuinya
ternyata saat inilah bayangan yang pernah dulu dewa senjata bicarakan terjadi
sesaat kemudian keadaan menjadi hening
" maaf kan hamba tuan " Ben MOI tiba tiba berbicara seolah dia merupakan prajurit yang menghadap kaisar nya
" hamba lahir dan dibesarkan , disini , orang tua hamba berada disini , hamba menolak tugas ini"
ucap Ben MOI dengan api berkobar
secara tidak langsung juga membangkitkan semangat semua yang hadir
terlukis sebuah kebanggan di mata pasangan dewa dan Dewi pemilik desa sunyi itu
" Ben MOI putra kebanggaanku ini bukan masalah takut dan berani , pecundang dan pahlawan " ucap dewa senjata kemudian berfikir sejenak
"bahkan kupu kupu pun merelakan hidup terakhirnya setelah berkembang biak"
__ADS_1
pepatah dewa senjata kemudian
asal kamu mengetahui putraku, perlu ada keturunan penerus untuk kejayaan di masa depan , walaupun pengorbanan terbesar harus dilakukan , imbuh dewa senjata
" benar putraku , kamu merupakan penerus kami , anakmu juga Masi kecil Masi butuh bimbingan mu , siapa tau kamu atau putramu kelak yang akan mengguncang alam semesta ini " Dewi teratai ikut meredam Ben MOI
"tapi ayah ibu , aku akan menjadi putra sama sekali tidak berbakti dan berguna jika aku hanya menjadi seorang yang seolah tidak melihat yang terjadi" bantah Ben MOI dengan perasaan campur sari
eh campur aduk , atau campur campur atau apalah terserah
" Ben MOI bahkan laba laba akan memberikan tubuhnya ke pada para anaknya, setelah saatnya anak belajar makan dan bertahan diri dengan alam " timpa dewa senjata
" bukan ayahmu ini menyamakan keadaan dengan para binatang , itu merupakan sebuah siklus alam yang harus di lalui untuk kelangsungan populasi" terang dewa senjata
Ben MOI terpaku dengan semuanya , para patriak hanya diam mendengarkan begitu juga Ling Ling yang dari tadi hanya diam dan memikirkan situasi
" kalian dari sini harus mengetahui , dan dimasa depan kalian mengetahui arah mana para penghuni desa sunyi yang tersisa , agar dimasa depan kalian bisa berkumpul dan membangun kekuatan " ucap dewa senjata
itulah tujuan rencana dewa senjata menyebar beberapa keturunan dan pengikutnya ke arah yang berbeda , dia berharap beberapa selamat dan jaya dimasa depan
setelah ini para patriak kebangganku yang tidak disebutkan tugas nya persiapkan pertahanan penuh , tunjukan pada kekaisaran langit kita bukan hamba yang mudah di injak
__ADS_1