
20 THN telah berlalu di desa sunyi setelah utusan kekaisaran langit datang
BEN MOI dan Ling-Ling akhirnya menikah setelah persyaratan yg rumit dari dewa senjata dan Dewi air
dari menghafal sastra kebaktian sampai segala jenis kitab termasuk kitab tanpa tanding
tak lupa juga harus bisa menempa sebuah senjata tingkat dewa suci , sangat memalukan jadinya jika anak dewa senjata tak bisa membuat senjata
tingkat senjata
senjata bumi: standard, menengah , atas
senjata langit : standard,menengah ,atas
senjata dewa :standard , menengah , atas , suci
senjata dewa agung
senjata semesta
senjata penghancur semesta yang di inginkan kekaisaran langit merupakan jenis senjata semesta
"kakak MOI setelah lama perjuanganmu akhirnya kita menikah " ucap Ling-Ling sambil tersenyum bahagia
" tentu adik Ling jikalau itu buat mu jangan kan menghafal ,berlatih ataupun membuat berbagai senjata, membalikkan kekaisaran langit pun akan kulakukan " ucap BEI MOI dengan dada membusung
__ADS_1
" husssht kakak MOI hati" kalo berbicara , Takut para dewa mendengar" Ling-Ling berucap seolah takut ada dewa yang menyaksikan bicara mereka
jauh di puncak gunung yg menjulang ke awan
" sombong sekali kau anak dewa senjata, kau belum cukup bahkan untuk menginjak istana kekaisaran langit " gumam seorang utusan kekaisaran langit yg mendapat tugas memantau kehidupan dewa senjata
pesta pernikahan Ben MOI dengan Ling Ling di rayakan sederhana tetapi itu membuat bahagia semua warga desa karena pernikahan itu merupakan pernikahan langka antara keturunan dewa dengan manusia biasa
malam pun menjelang semua hiruk pikuk telah usai berganti dengan malam yg sunyi
"kakak kenapa akhir" ini kamu selalu termenung, dan harusnya hr ini kamu juga bahagia bukan " ucap Dewi teratai kepada dewa senjata
"entahlah , hati dan pikiran ku serasa gelisah dan tak tenang" ucap dewa senjata tanpa expresi
"apakah masalah senjata pemusnah semesta itu" tanya Dewi teratai
"sudahlah istirahat lah , barangkali setelah pikiranmu tenang ada jawaban dari ilahi " tutup Dewi teratai
ke esokan harinya nampak Ben MOI sedang memotong kayu bakar dan Ling Ling menemani sambil membawakan cemilan
"kakak MOI istirahtlah sebentar , kayu sendiri kan bukan suruhan majikan , hihihi" canda Ling Ling pada BEN MOI
" eh pujaan hatiku datang , emm bawa apa nih" sambut Ben MOI
" em kakak Ben MOI , aku mau tanya sesuatu"
__ADS_1
Ben MOI "eemt apa itu "
"kenapa beberapa hari ini kakak Ben MOI selalu tidur menjelang pagi" tanya Ling Ling dengan wajah khawatir
" entahlah aku merasa kita selalu di awasi dari jauh " ucap Ben MOI sambil melihat tempat yg jauh dan tinggi
" ah mungkin fikiran kakak saja , sudah" jgn di ambil fikiran , ayo d makan dulu , aku buatkan makanan kesukaan kakak" hibur Ling Ling
di tempat yg tinggi menembus awan
" apa perasaanku saja atau anak dewa senjata tampak melihatku td " gumam pesuruh kekaisaran langit
sementara itu di tempat gelap suatu yg jauh dari semesta penuh hawa kematian dan kejahatan paling jahat
"menghadap tuan" ucap iblis darah kepada Raja iblis kegelapan
"berita apa yang kau dapatkan" tatapan tajam mematikan dari Raja iblis kegelapan
"hamba membawa berita bahwa , kemungkinan kita harus menambah jumlah anggota yang bersiap siap di semesta biru " jawab iblis darah dengan patuh
"apakah kamu tidak mampu menangani seorang utusan dari kekaisaran langit jika senjata itu selesai d buat" bentak Raja iblis kegelapan dengan marah
" bubukan begitu tuan , saya dapat kabar dari iblis penipu dan iblis muka dua , bahwa jika dewa senjata mulai membuat senjata , kekaisaran langit akan menambah prajurit untuk turun ke dunia biru" jawab iblis darah dengan ketakutan
(iblis penipu adalah iblis yg menyamar menjadi penasihat kekaisaran langit, iblis muka dua adalah yg menyamar menjadi panglima kekaisaran langit)
__ADS_1
" hmmt kamu ikuti saja dulu , jgn terburu" mengambil tindakan perasaan ku rencana kita akan jauh lebih sulit , aku merasa akan ada sesuatu terjadi di masa depan" jawab Raja iblis kegelapan setelah satunapas hilang d kegelapan yang sunyi