Perjalanan Cinta Sang MAFIA

Perjalanan Cinta Sang MAFIA
Bab 17


__ADS_3

"Siapa ma?"Tanya Cris yang baru saja masuk ke dalam mansion


"E-eeh kamu udah lama datang?"Tanya mama Tasya mengalihkan pembicaraan


"Oh baru aja kok ma, itu yang nelfon siapa?"Tanya Cris lagi sambil duduk di sofa


'Duh mati gua,kok gua sampe nelpon ghisel di sini sih, aduh seharusnya kan di kamar seperti biasa, apa dia sudah dengar semua?" tanya mama Tasya membatin sambil khawatir


"Oh yang nelfon mama itu keisya"Ujae mama Tasya berbohong


'maaf son bukan maksud mama untuk berbohong' batin mama Tasya


"Buat apa keisya nelfon mama?"Tanya Cris penuh selidik


"Oh kata keisya dia kangen sama mama, dia mau ke sini sama arkan"Ujar mama Tasya pasalnya ia sudah mendapatkan kabar bahwa kedua keponakan nya akan datang besok ke mansionnya


( masih ingat Arkan gak? itu Lo tangan kiri Cris di klan Yakuza juga ia merupakan anak dari Tante nya cris,yaitu Yunata Lemos adik dari mama Cris yaitu Tasya Aprilia Lemos )


"Kapan ma?"Tanya Cris


"Besok sayang memang kenapa?" tanya mama Tasya


"Oh gak ada ma pasti kalo keisya datang seluruh mansion akan berubah kayak taman kanak-kanak karena sifat dan suara cempreng nya itu" ujar Cris kesal


"Kamu ini ya Cris, gak boleh gitu dia kan sepupu kamu" ujar mama sambil menepuk lengan anak semata wayangnya itu


"Tapi itu fakta mam"Ujar Cris bangkit dari duduknya menuju kamar ia sudah sangat lelah hari ini


" kemana Cris?" tanya mama ketika melihat anaknya itu bangkit dari sofa


"Kamar ma"Ujar Cris


" anak ini huufft" gumam mama sambil menghembuskan nafas lelahnya


 


Keesokan harinya masih di mansion keluarga brigit


"Aunty,uncle,kak tian" ujar keisya berlari masuk ke dalam mansion keluarga brigit dengan suara cempreng nya


"Aduh berisik banget sih" ketus arkan kakak dari keisya


"Biarin gua kan rindu sama aunty wlee"ucap keisya sambil menjulurkan lidahnya


"Udah gak papa Al, namanya juga bocil" ujar papa Bastian


"Uncle,esy udah gak bocil lagi tau, esy sudah berumur 18 tahun" ujar Kesya sambil menekankan kata 18 Tahun


(Kesya admaja sering di sapa esy merupakan sosok anak yang ceria dan sifatnya yang ke kanak Kanakan walaupun umurnya udah 18 tahun, tapi walaupun Cris selalu kesal dengan suara cempreng dan sifat bar bar Kesya ia juga sangat menyayangi sepupunya nya itu memang cuman keisya satu satunya sepupu nya yang berjenis kelamin perempuan)


"Eh Arkan Lo udah nyampe ayo ikut gua ke ruangan gua"Ujar Cris sambil meninggalkan keluarga nya yang masih di meja makan sambil mengajak Arkan


"Iya ayo, gua juga gak betah disini karena ni anak suaranya cempreng banget bikin brisik aja"ujar Arkan pura pura kesal sama adik nya itu dan pergi mengikuti Cris


"Uncle, aunty, emang nya esy selalu berisik ya?, sampe sampe kak Cris dan kak Arkan selalu pergi" ujar Kesya sendu


"Siapa bilang nak?, gak kok cuman mereka kalo udah ketemu pasti akan bahas soal markas"ujar papa Bastian

__ADS_1


"Ooh gitu ya uncle" ujar keisya lagi dengan suara cempreng nya


Mereka asik mengobrol di meja makan sesekali tertawa karena ulah keisya yang sangat ke kanak Kanakan dan jangan lupa suara cempreng nya itu kalau ketawa selalu nular


Sedangkan di ruang kerjanya Cris


"Arkan apa Lo udah bisa lacak dimana keberadaan istri dan anak ku?"tanya Cris


"Maaf Cris tapi gua gak pernah bisa lacak mereka, kayaknya ada yang nyembunyiin dia dari orang kita" ujar Arkan seriuss


"Iya Cris aku sangat yakin istri dan anak mu di lindungi oleh dua orang kuat sekaligus ditambah juga dia seorang ketua mafia Klan Tiger drak, klan terkuat dan tersadis setelah kita, juga wajah nya tidak pernah ia tunjukkan di depan musuhnya karena dari yang ku dapat ia selalu memakai topeng saat berhadapan dengan musuhnya, itu lah satu alasan mengapa orang kita tidak menemukan nya karena mereka gak tau wajah asli ghisella "jelas Arkan panjang lebar


"Aku harus gimana Arkan, aku sudah berulang kali untuk mencarinya tapi selalu saja hasilnya nihil "ucap Cris frustasi


"Oh ya apa kau sudah menemukan Karin ini sudah 7 bulan aku sampai lupa untuk mencari nya lagi karena di sibukkan dengan mencari istri dan anakku" ujar Cris kembali seriuss


"Kalau Karin dia sudah mati" ujar Arkan


"Siapa yang membunuhnya?, berani beraninya orang itu membunuh mangsa ku?" tanya Cris geram bangkit dari duduknya


"Tenang Cris karena istrimu lah yang turun tangan untuk menghukum nya" ujar arkan dengan senyum smrik nya


"Maksudmu?"tanya Cris kembali duduk


"Nahh jadi ceritanya gini, setelah Lo nyuruh gua ke rumah pelayan Lo.....


FLASHBACK ON


"Itukan ghisella kenapa dia datang ke rumah pelayan yang memberikan nya obat perangsang itu?" tanya Arkan dalam hatinya


"Ah gua tunggu sampai keluar aja" gumam Arkan


"Gua ikutin aja kali ya" batin Arkan sambil mengikuti arah mobil ghisella yang menuju ke sebuah hutan yang tak ada satupun warga disana namun di tengah tengah hutan itu ada mansion besar yang terlihat seperti markas mafia



Ia membawa mobilnya masuk ke dalam mansion besar itu


"Ini kayak sebuah markas, tapi buat apa ghisella datang ke sini?"tanya Arkan di dalam hatinya


"Yang gua tau kan ghisella bukan asli sini di dari negara S, ah gua jadi penasaran gua masuk aja dari belakang dan menyamar" gumam Arkan ia keluar dari mobil sport nya dan menutupi mobil dengan dedaunan supaya kedatangannya tidak di curigai


Ia pergi dari arah belakang markas dengan mengendap endap seperti maling (Maklum lah ya mafia berpengalaman jadi hal menyusup ke markas lawan adalah ke ahlian klan Yakuza)


"Nah itu pasti ruang bawah tanah mereka" ujar Arkan masuk dari pintu yang sering di lalui anak buah biasa tidak seperti ghisella,Maya dan penanggung jawab klan ketika ghisella tidak ada


"Eh tunggu kok itu wajahnya pake topeng sih?"tanya Arkan dalam hatinya sambil penasaran


"Oh no itukan suara ghisella kok dia pake topeng sih?,aku yakin itu pasti ghisella karena tadi aku melihat ghisella memakai baju yang sama"tanya Arkan lagi dalam hati


"Ups itu Karin, jadi ghisella adalah anggota dari Tiger drak" batin arkan


"Maya suruh Kevin untuk mengambil ramuan yang sudah ku buat"Ujar ghisella


"Baiklah sel"ujar Maya kemudian pergi


Maya tidak akan berbicara formal kalau hanya mereka berdua dan bersama keluarga ghisella

__ADS_1


"HEH BANGUN"Bentak ghisella sambil menepuk pipi Karin


"KAU!APA YANG KAU LAKUKAN PADAKU?"Tanya Karin berteriak


"Aish kau berisik sekali"Ujar ghisella sambil menutup telinga nya


"CEPAT BUKA TALINYA SIAL4n"Teriak Karin lagi


"Wah pertunjukan yang spektakuler nih" batin Arkan


"SUDAH KU BILANG JANGAN BERTERIAK DI SINI APA KAU MAU MATI?"tanya ghisella geram dengan suara meninggi


sambil mengeluarkan belati yang melekat setia di balik bajunya


"Apa yang akan kau lakukan jal4Ng?"Tanya Karin bergetar ketika belati itu di arahkan ke perut nya dan ghisella membuat maha karya nya dengan belati kesayangannya itu di tubuh Karin


"AKH HENTIKAN!"bentak Karin yang sudah merasakan sakit


"Wah ternyata ghisella sangat kejam, tidak sesuai dengan wajah cantiknya" batin Arkan lagi


"Siapa suruh kau mencampurkan obat perangsang pada minumanku dan mengirim empat pria ke kamarku"Ucap ghisella santai dengan senyum smrik nya


"Kau sudah tau? baiklah itu bagus karena kau memang jal4Ng, apa kau sudah puas di gilir empat pria sekaligus?"Tanya Karin sambil mencoba menghilang kan rasa takunya


"Wah wah mau macam macam dia sama istri tercinta seorang Cristian Alvaro brigit"batin Arkan lagi


"Ck,ck sayangnya rencanamu gagal total karena suamiku datang tepat waktu"Balas ghisella dengan senyum smrik nya


"Sel ini obat yang kau minta"Ujar Kevin sambil menyerahkan nya pada ghisella


"Itukan Kevin ketua dari klan ini"batin Arkan lagi


"Makasi"Ucap ghisella sambil mengambil obat yang sudah berada di dalam suntik itu


"Obat apa itu? apa yang akan kau lakukan padaku?"Tanya karin gemetar ketakutan


"Sekarang kau akan mati secara perlahan bit*h ,obat racikan ku selalu manjur"Ujar ghisella sambil menyuntikkannya ke lengan sebelah kiri karin dengan senyum smirk nya


"Biarkan dia mati perlahan"ucap ghisella sambil mengembangkan senyum aneh nya itu lalu pergi meninggalkan Karin di tempat bawah tanah yang hanya di terangi lampu yang tidak terang dan jangan lupakan bau amis darah yang dia rasakan


"Wah sangat sadis dan kejam sama seperti Cris"batin Arkan sambil pergi meninggalkan tempat itu


FLASHBACK OFF


"Gitu ceritanya"ujar Arkan menyudahi cerita nya


"Trus kenapa Lo gak bilang sama gua dari awal?"tanya Cris geram


"Lagian waktu mau gua bilang Lo malah sering mabuk mabukan karena gak berhasil nemuin mereka" ujar Arkan santai sambil pergi meninggalkan Cris


"*Memang benar ghosip yang beredar tentang kekejaman mu"ujar Cris dengan senyum smrik nya


"Baiklah darling tunggu aku, aku akan datang menjemput mu dan anak kita, aku akan mencari mu bahkan ke ujung dunia" gumam Cris*


 


***Hai readers jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like, komen, and vote ya 😸🙏

__ADS_1


Terima kasih karena sudah mengikuti alur ceritanya sampai disini, semoga semakin betah dan semakin suka sama alur ceritanya 😅***


__ADS_2