Perjalanan Cinta Sang MAFIA

Perjalanan Cinta Sang MAFIA
Bab 20


__ADS_3

**


"Al siapkan jet pribadi ku,kita akan berangkat sekarang ke negara S" ujar Cris ketika ia melihat Al sudah masuk ke ruangan nya


"Tapi tuan kita ada rapat penting"ujar Al


"Aku tidak peduli, sekarang aku akan ke negara S"ujar Cris dingin


"Baiklah"pasrah Al


'Kenapa si Bos tiba tiba pengen ke negara S apakah ia sudah mendapatkan kabar dari orang tua ghisella?"tanya Al di dalam hatinya


Mau melawan? jujur ia tidak akan mau selain sahabat ia sudah menganggap Cristian sebagai saudaranya,selain itu Cristian sekarang sudah berubah seperti dulu lagi menjadi sosok yang kejam dan sadis pada orang yang mengusik ketenangan nya juga yang berani mengganggu keluarga nya


bahkan sekarang ia sering mabuk mabukan sudah 5 tahun istrinya meninggalkannya dan membawa anak anak mereka


**


Sesampainya di negara S


"Sekarang kita akan kemana Cris?"tanya Al berbicara non formal karena sekarang hanya mereka berdua jadi menurut Al itu tidak masalah


"Ke mansion keluarga tytania"ujar Cris santai jujur hatinya sekarang sangat bahagia karena akan bertemu istri tercinta nya dan anak anak nya


Lain halnya dengan Cris, ghisella malah kini sedang menghadapi anak anaknya yang sifat jahil nya sudah mulai On


"Thea sayang kamu kenapa hm?, cerita sama mommy"ujar ghisella memeluk putri semata wayangnya itu


"Kak ian sama kak ean jahil mommy"ujar athea mengadu pada sang mommy


"Thea di apakan lagi sama kakak hm?"tanya ghisella lagi sambil melepaskan pelukannya


"Tadi Thea cuma liat kak ian dan kak ean main game di komputer,terus Thea gak sengaja salah pencet tombol jadinya game kak ian kalah deh mom,eh kak ian dan kak ean malah marah sama Thea kata mereka Thea selalu ganggu mereka, kan kalau kami di kasih misi nge hack akun musuh kan kami selalu kerja sama, terus tadi kak ian bicaranya agak kuat, Thea gak suka di bentak sama kakak Thea sendiri" adu si kecil athea

__ADS_1


"Oo jadi gitu" ucap ghisella


"ia mommy, tadi juga Thea mau minjam pistol kak ian tapi gak di kasih katanya aku udah punya pistol sendiri kenapa harus minjam punya dia"ujar athea lagi


"Mommy cepat marahin kak ean dan kak ian"ujar thea


"Ian, ean, sini nak"ujar ghisella mengajak anak anak nya duduk di sofa


"Iya moommy"jawab kedua nya lalu duduk di samping ghisella


"Kenapa kalian seperti itu sama adik kalian sendiri hm?"tanya ghisella


"Maafin Ian mom, Ian tadi kelepasan soalnya tadi Ian kalah main game gara gara Thea yang sala mencet tombol"ujar Andrian


"Iya mom, maaf kami salah" timpal Andrean


"Sekarang kalian minta maaf sama adik kalian"ujar ghisella


"Iya aku maafin asal pistol kak ian yang model terbaru menjadi milikku"ujar athea dengan senyum smrik nya


"Gak bisa gitu dong Thea, kamu Taukan itu hanya ada 3 di Dunia"bantah Andrian tak terima


"Kalau gitu Thea gak bakal maafin kak kan dan kak ean"ucap athea pura pura merajuk


'Rasain siapa suruh main main dengan ATHEA CRISELLA BRIGIT' batin athea


"Biarin aja kak ian nanti kita akan suruh anak buah kita mengambil nya lagi di markas kita, kan disana masih ada 2 lagi, kalau gak nanti akan kita buat lagi senjata yang sama,kamu gak ingat apa itukan senjata buatan kita, apa kamu lupa sebagian Sekarang besar senjata yang di pesan mommy dan Daddy adalah buatan kita, kamu lupa?" bisik Andrean di telinga Andrian


"Kamu benar, tapi pistol itu kan pistol kesayangan ku" bisik andrian lagi


"Gak papa kasih aja,Aku tahu Thea sengaja membuat situasi ini supaya dia bisa mendapatkan pistol mu, karena dulu kan waktu pembuatan pistol, dia mau buatan kita,sedangkan buatannya dia jual" bisik Andrean lagi


"Iya aku tahu sifat nya sama seperti mommy selalu mencari kesempatan di dalam kesempitan" ujar Andrian

__ADS_1


"Lagian ini salahmu, coba saja tadi kamu tak membentaknya pasti situasi nya tak akan menjadi seperti ini" balas Andrean lagi dengan berbisik


"Ia aku lupa dia sangat sensitif terhadap keluarga,tapi kalau di luar rumah dia sama seperti kita tidak banyak bicara dan tidak pernah senyum"balas Andrian


"Apa kau lupa orang tua kita juga manusia es, pantas saja kita seperti itu karena sifat itulah yang menurun kepada kita" balas Andrean berbisik


"Kenapa kalian dari tadi berbisik-bisik?" tanya ghisella mulai curiga dengan kedua anak lelaki nya


"Ee-enggak kok mom, tadi ian cuma cari pertimbangan aja"ujar Andrian sedikit gugup


"Sekarang pistol mu sudah menjadi milikku bukan?"tanya athea dengan senyum smrik nya. ia tahu bahwa kedua kakak lelakinya ini sangat menyayangi nya melebihi apapun hanya saja mereka tidak memperlihatkannya dan sering menjahili adik nya itu


"Enak aja"balas Andrian


"Gak mau pokoknya pistol itu harus milik Thea sekarang juga titik!"putus athea


"Gak bisa gitu dong, itukan pistol kesayangan ku" balas Andrian sejujurnya ia sudah mau memberikan pistol kesayangan nya itu pada adiknya tapi kalau tidak menjahili sang adik belum puas rasanya


"Aaa moommy" rengek athea


"Sekarang mana pistolnya" pinta ghisella


"Ini mom"serah Andrian


"Sekarang tidak ada yang akan memiliki pistol ini mommy akan sita" ujar ghisella jengah melihat pertengkaran kecil anak anak nya


"Mommy"Rengek athea


"No sayang, kamu gak bisa milikin pistol ini kak juga tidak, sekarang pistol nya mommy sita"putus ghisella


"Ada apa ini" Suara bariton yang di kenali ghisella terdengar di mansion itu refleks tubuhnya berputar antara haru,bahagia,dan marah sudah tercampur di hatinya


"Cris"lirih ghisella

__ADS_1


__ADS_2