Perjalanan Cinta Sang MAFIA

Perjalanan Cinta Sang MAFIA
Bab 18


__ADS_3

Dua bulan kemudian


masih di negara S terlihat seorang wanita muda yang hendak melahirkan di sebuah ruang persalinan.


"Mi sella gak kuat lagimi"rintih ghisella karena sudah tidak tahan akan rasa sakit di perut nya


"Tunggu sebentar lagi sayang, mami yakin kamu pasti bisa, kamu wanita hebat nak, kamu wanita kuat"ujar mami Widya menyemangati putri semata wayangnya itu untuk tetap bertahan demi anak anak yang akan ia lahirkan


ke dunia


"Nona ghisella ini sudah pembukaan terakhir, saya akan mulai"ujar dokter yang akan menangani persalinan normal ghisella


"Jika nanti saya bilang mengejan ,dorong ya nona"ujar dokter itu


setelah beberapa saat terlihat kepala sang bayi


"mengejan nona"ujar dokter itu


"Arhkhhhh" rintih ghisella


"Oek oek oek" terdengar suara bayi yang menandakan anak pertama sudah lahir


"Anak pertama anda berjenis kelamin laki-laki nona" ujar dokter itu kemudian menyerahkan nya kepada salah satu Suter di sana untuk di bersihkan


"Baiklah nona sekarang anak kedua, apakah nona masih sanggup?"Tanya dokter paruh baya itu


"Saya masih sanggup dokter"Ujar ghisella


"Baiklah sekarang dorong" ujar dokter itu


"Arhkhhh" rintih ghisella lagi


"Oek oek oek" terdengar lagi suara bayi yang menghiasi ruangan itu dengan suara indah nya


"Bayi kedua anda berjenis kelamin laki-laki nona,sangat tampan seperti putra pertama anda"Ujar dokter itu


dan menyerahkan nya pada salah satu suster disana untuk dibersihkan


"Baik nona apakah anda masih kuat?"tanya dokter itu lagi


"Masih dokter" ujar ghisella dengan yakin


"Bertahan lah nak demi anak anak mu"ujar mami Widya menyemangati ghisella


"Arrrkhhhk" rintih ghisella lagi dan terdengar suara


"Oek oek oek "


Tak bisa menahan rasa bahagia nya tanpa sadar ghisella meneteskan air mata kebahagiaan


"Selamat nona bayi yang terakhir berjenis kelamin perempuan "Ujar dokter itu lagi sambil menyerahkan bayi kecil itu kepada suster untuk di bersihkan


"Wah nona ghisella sangat kuat ya bahkan udah lahirin tiga anak sekaligus dengan normal ia tak pingsan seperti kebayang ibu hamil sebelumnya "bisik salah satu perawat itu kepada temannya


"Iya Nona ghisella sangat kuat dan tangguh, biasanya kalau ibu hamil yang lain masih satu anak saja kebanyakan dari mereka udah pingsan,ini nona ghisella udah tiga tapi kelihatan biasa aja" balas perawat itu kepada perawat yang tadi dengan berbisik juga


Kini ghisella sudah dipindahkan ke ruangan VVIP karena rumah sakit itu adalah miliknya


"Sayang bayi nya sangat tampan dan cantik" ujar papi alex yang menggendong dua cucu laki-laki nya dan untuk cucu perempuan nya di gendong oleh ghisella


"Iya Pi mereka anak yang baik,tidak rewel sama sekali"Ujar ghisella

__ADS_1


"Sayang apakah kamu sudah memiliki nama untuk anak anak mu?"tanya mami Widya


"Sudah mi"Ujar ghisella


"Siapa nama untuk mereka sayang?"Tanya papi alex


"Sebenarnya bukan ghisella yang memberi nama ini"ujar ghisella


"Terus siapa?"tanya papi alex


"Cris"ucap ghisella


"Kok bisa?"Tanya mami Widya heran pasalnya putrinya ini sudah 10 bulan tidak bersama dengan Cris walaupun Cris suaminya


"Dulu Pi waktu kamu baru menikah Cris pernah bilang pada sella kalau nanti kami mempunyai anak kembar dua laki laki ia kan menamainya dengan mangambil sedikit dari namanya yaitu untuk anak pertama ANDRIAN ALVARO BRIGIT dan anak kedua ANDREAN ALVARO BRIGIT, sedangkan untuk anak cewe ia akan menamainya dengan ATHEA CRISELLA BRIGIT" jelas ghisella


"Terus siapa untuk nama panggilan mereka sayang?"Tanya mami Widya


"Untuk Andrian kita panggil saja dengan sebutan ian, terus untuk Andrean kita panggil dengan sebutan ean , dan untuk putri kecilku kita panggil dengan thea"ucap ghisella sambil mencium gemas putri nya itu yang berada dalam gendongannya


"Baiklah Ian,ean selamat datang di dunia sayang,ini opa alex"ujar papi alex yang sedari tadi menggendong kedua cucu laki laki nya itu dan meletakkan di box bayi


"Sayang cepatlah memberi kabar ini kepada mertuamu, mereka berhak tau"ujar papi alex


"Iya Pi"jawab ghisella sambil


mengambil hp nya yang berada di atas nakas setelah itu melakukan panggilan video Dengan kedua mertua nya yang berada di Italia Karena sedang dalam perjalanan bisnis


"Halo ghisel, apa apa sayang?"Tanya mama Tasya ketika sambungan telepon sudah tersambung nampak sekali raut wajah khawatir di wajah nya yang sudah menua itu


"Papa mana ma?"tanya ghisella yang tidak melihat keberadaan sang papa mertuanya


"Papa disini sayang"ujar papa Bastian merebut hp istrinya itu


"Wah jenis kelamin nya apa sayang?"tanya mama Tasya yang duduk di samping papa Bastian


"Anak pertama dan kedua laki laki ma, dan yang terakhir anak perempuan"ujar ghisella


"Kamu sudah memberikan nama sayang?"tanya papa Bastian


"Sudah pa,tapi namanya mereka aku ambil dari saran Cris waktu kami baru pertama kali menikah"ujar ghisella


"Namanya siapa sayang?"Tanya mama antusias


"Anak pertama ANDRIAN ALVARO BRIGIT sedangkan untuk anak kedua ANDREAN ALVARO BRIGIT dan untuk yang Terakhir namanya ATHEA CRISELLA BRIGIT" ujar ghisella


"Wah nama yang indah sayang"kompak mama dan papa Bastian


"Kedua anak laki-laki mu mirip dengan Cris sedangkan anak perempuan mu mirip dengan mu sangat cantik" ujar mama Tasya


"Oh iya sayang maafkan Cris ya yang sampai sekarang masih belum bisa menemukan mu anak itu sungguh bodoh untuk mencari kalian saja tidak becus"ujar papa Bastian kesal


"Gak apa apa pa, toh ini juga salah ghisel, ghisel janji kalau Cris sudah menemukan kami, kami akan pulang"ujar ghisella


"Sampaikan salam dan permintaan maaf kami kepada kedua orangtua mu sayang" ujar papa Bastian


"Iya pa, kapan papa dan mama akan datang lagi ke sini?"tanya ghisella


pasalnya keduanya mertuanya itu selalu datang menjenguk nya setiap satu satu kali dalam sebulan dan akan menginap di sana sekitar 2 atau 3 hari


"Setelah dari sini kami akan kesana sayang, kami tidak akan pulang ke negara K biar Cris di sana berpikir keras untuk mencari kebenaran kalian"ujar mama Tasya

__ADS_1


"Baiklah ma terserah mama saja" ujar ghisella


"Kalau begitu mama tutup dulu ya lusa mama dan papa akan datang menjenguk kalian "ujar mama Tasya


"Baikma"jawab ghisella sambil mengakhiri panggilan Vidio tersebut


Di belahan dunia lain terlihat Cris yang sedang frustasi karena kepergian orang tuanya karena ia belum berhasil menemukan ghisella dan anaknya


"Arrrkhhhk"teriak Cris


"Kenapa jadi begini sih?" tanya Cris berteriak


"Al apakah kau sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencari kebenaran istri dan anakku?"tanya Cris membentak


"Su-sudah tuan tapi hasilnya tetap nihil"ujar Al gugup karena semenjak kepergian ghisella Cris berubah menjadi lebih kejam dari biasanya ia juga sering marah marah untuk hal sepele tidak cuma itu ia bahkan sering mabuk mabukan di kamar nya ia sangat enggan untuk pergi ke bar


"Cepat kau berusaha lebih keras untuk mencari istri dan anak ku, jika terjadi sesuatu pada mereka aku akan pastikan hidup kalian semua yang akan melayang karena tidak bisa menemukan mereka"ancam Cris


"Sekarang pergi dari hadapan ku dan cepat kau berusaha lebih keras lagi untuk mencari kebenaran mereka"bentak cris Al yang mendengar itu langsung keluar dari ruangan cris, ia sekarang sangat takut pada cris Karena sekarang ia lebih kejam dari sebelumnya satu kesalahan kecil saja harus di pertanggung jawabkan kepada cris


 


-Lima tahun kemudian


"Moommy moommy" ujar ketiga bocah yang masih mengenakan seragam sekolah nya berlari masuk ke dalam mansion


"Ada apa sayang?" tanya ghisella yang berada di ruang tamu


"Moommy kami mau tanya sesuatu sama mommy"Ujar ketika anak kecil itu kompak


"Mau tanya apa sayang?"tanya ghisella


"Mommy siapa Daddy kami?"tanya ean putra kedua ghisella


'Aduh bagaimana ini,tapi aku juga tidak boleh egois,aku yakin ketiga nak ku pasti menginginkan sosok Daddy mereka'batin ghisella


"Daddy lagi kerja sayang" ujar mama Tasya datang dari kamarnya yang berada di lantai 2


"Kenapa Daddy selalu kerja grandma?"tanya Ian putra pertama dari ghisella


"Siapa yang akan membiayai kalian jika Daddy tidak kerja?"tanya mami Widya yang ikut bergabung dengan mereka


"Siapa nama Daddy kami mommy?"tanya Thea putri ghisella


"Cristian Alvaro brigit" Ujar papi Alex yang datang bersama papa Bastian


Memang semenjak kelahiran cucu cucu mereka papa dan mama Tasya memutuskan untuk tinggal bersama ghisella karena ingin hari tuanya diisi oleh celotehan cucu cucu nya yang terlihat ceria dan selalu menjahili satu sama lain ketua di rumah dan di keluarga mereka, namun tidak untuk di luar rumah mereka akan berubah menjadi anak anak yang irit bicara seperti kedua orang tua nya (memang ya buah tak jatuh jauh dari pohonnya)


"Nama Daddy sama dengan nama Ian, dan ean ada nama Alvaro brigit nya,juga nama grandpa Ada Alvaro brigit nya"ujar ian bangga


"Mommy kenapa nama Thea enggak ada nama Alvaro nya ?,kok kak ian dan kak ean ada?"tanya Thea mengadu pada sang mommy


"Sayang memang nama thea enggak ada nama Alvaro nya karena Alvaro itu nama cowok kan thea cewek, juga kan nama Thea ada brigit nya, Nama Thea kan ATHEA CRISELLA BRIGIT kata Crisella itu di ambil dari nama mommy dan Daddy "jelas ghisella yang menyamakan tinggi nya dengan putri nya dengan cara berjongkok


"Terus mi kenapa Daddy gak pernah pulang?, apa Daddy tidak menyayangi kami?"tanya Ian sang kakak tertua


"Daddy sayang kok sama kalian,makanya kalian harus belajar dengan giat supaya Daddy cepat pulang"ujar ghisella sungguh hatinya sangat sakit ketika anak anak nya menginginkan sosok Daddy mereka ia juga tidak boleh egois karena jujur ia juga masih sangat mencintai Cris namun karena egonya ia tidak mau memberi petunjuk agar Cris menemukan mereka


"Sekarang kalian pergi ke kamar ya sayang"ujar papa Bastian yang di angguki oleh ketiganya


 

__ADS_1


HAI READERS JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK DENGAN CARA MEM VOTE,LIKE,KOMEN😸🙏


__ADS_2