
Di Italia di sebuah cafe X terlihat seorang wanita cantik sedang mengutak ngatik leptop yang ada di depan nya sambil sesekali menyeruput secangkir kopi yang dia letakkan di samping leptop nya
"Eh sel,ngapain Lo disini"ujar Cris sambil mengagetkan ghisel ya wanita itu adalah ghisel
"Eh anj*ng gua kaget"Ucap ghisel
"Lagian fokus banget"ucap Cris dan langsung duduk di kursi yang berada di depan ghisel
ghisel melihat kese keliling dan masih banyak tempat yang kosong
"Masih banyak tempat kosong noh di sana,kenapa Lo harus duduk se meja sama gue?"tanya ghisel
"Emang ga boleh apa duduk se meja dan saling berhadapan dengan calon istri sendiri?"bukannya menjawab Cris malah balik bertanya
Ghisella yang pada saat itu menyeruput kopi pun lantas mengeluarkan seluruh isi kopi yang masih berada di mulut ya tepat mengenai lantai
"Why?calon istri? no no gua ga bakal jadi calon istri Lo ya"Jelas ghisel
"Ceroboh banget sih"ucap Cris sambil memberikan tisu
ghisel menerima tisu itu dan membersihkan sisa kopi yang bercucuran di atas meja
"Lagian Lo sih,pake bilang calon istri gua kan jadi.."belum sempat melanjutkan perkataan nya cris langsung memotong nya
"Emang Lo calon istri gua,gua udah bicarain sama bokap dan nyokap Lo toh mereka juga setuju"
"What?,Kapan Lo nemuin mereka?"tanya ghisel
"Kemarin gua datang ke negara S sama bokap gua,ehh ternyata bokap gua sama bokap Lo malah sahabatan"jelas Cris
"Apa?jadi ceritanya kita udah di jodohin gitu,dan gua ga tau?"tanya ghisel geram karna ia tak mau menikah dengan musuh nya
"Iya bisa di bilang begitu"Ucap Cris
Cris mengeluarkan cincin dari saku di balik jas nya dan bersimpuh lutut di hadapan ghisella
"Sel, kamu mau ga jadi pendamping hidup ku untuk selamanya?"Tanya Cris
'Duh,gimana nih inikan ga bagian dari rencana gua papi sih pake ketemu lagi sama bokap nya si cris kan jadi ribut urusan nya'Ghisella membatin
__ADS_1
Ting
suara pesan masuk dari ponsel genggam ghisella
*Sell,kamu mau ya nak jadi Istri nya cris supaya rencana kita berjalan mulus*Isi pesan itu dari papi nya
"Sel,jadi gimana Lo mau ga"Ucap Cris lagi yang mebuyarkan lamunan ghisel
"Iya gua akan coba menerima Lo dalam hidup gua"Balas ghisel
"Makasih sell,Gua sayang banget sama Lo"ucap Cris sambil memeluk tubuh gadisnya setelah ia memasangkan cincin pertunangan mereka di jari manis ghisel
'Dih jijik banget gua di sayang sama pembunuh kakak gua sendiri,maaf kak aku menghancurkan masa depan ku dan memilih menikah dengan orang yang sudah tega membunuh kakak,aku janji aku akan membalas kematian kakak'Batin ghisel
"Nah karna sekarang kita udah tunangan kapan kita akan menikah?"Tanya Cris
"Terserah lo deh gua ngikut aja"Balan ghisel dengan senyum manis yang di buat buat
agar tidak terlalu di curigai oleh Cris
'Gila baru pertama kali dia senyum,anjir senyuman nya cantik banget,bakal tambah cinta nih gua sama ni cewek'batin Cris
"Tujuh hari lagi gimana?"Tanya Cris
"Ga dong sayang,gua mau cepat cepat nikah sama kamu,aku takut kamu di ambil orang lain"Ucap Cris sambil mengusap puncak kepala ghisel
"Terserah lo deh"ucap ghisel
"Kok panggilan nya masih lo-gue sih?kan kita bukan orang asing lagi kita udah mau nikah panggilan nya aku-kamu aja ya cantik"Jelas Cris
"Iya terserah kamu aku nurut aja"pasrah ghisel
"Gitu dong sayang nurut"Ucap Cris sambil mencium kening ghisel
'Anjir pake cium-cium segala,kalo bukan demi membalas dendam kematian kakak gua,gua ga bakal nikah sama Lo dan menjadi gadis penurut di depan Lo'batin ghisel
"Eh ngomong-ngomong kenapa kamu di Italia?"Tanya ghisella
"Nyusul kamu"Balas Cris
__ADS_1
"Nyusul aku?,kenapa kamu tau aku disini?"tanya ghisel
"Oh aku kemarin datang ke perusahaan kamu dan sekretaris kamu bilang kamu di Italia perjalanan bisnis ya udah aku datang aja nyusul kamu"Jelas Cris panjang lebar
"Oh jadi gitu"Ucap ghisella
Skip✓
Setelah tadi berbincang bincang dengan Cris di cafe kini ghisel sudah berada di balkon apartemen nya seketika deringan pesan masuk dari ponsel nya dan melihat nama yang tertera di sana
Cristian
"Hai calon istri ku kapan kita kembali ke negara K?" Cris
*hufft ghisel menghembuskan nafas lelah karna ia sangat membeci ke adaan ini kenapa ia harus berpura-pura siap menerima penikahan ini padahal ia sangatlah membenci Cris tapi mau bagaimana lagi ia harus membalas kematian kakak nya*
"Besok jam 9 pagi"Balas ghissel dengan kembali mengirim pesan kepada cris
"Baiklah aku akan menjemputmu ke apartemen mu kita akan memakai jet pribadi ku saja,tidak ada penolakan oke baby!"Cris
"Terserah deh"pasrah ghisel
Setelah melihat Cris tidak membalas pesan nya lagi ghisel langsung pergi ke atas tempat tidur nya dan terlelap dalam alap mimpinya
_
_
_
_
Disisi lain terlihat Cris sedang menyeruput secangkir kopi sambil senyam senyum melihat layar ponsel nya
'Kenapa kamu cantik banget sih sell,aku jadi tambah cinta sama kamu tiap hari'Batin Cris sambil memandang fotonya dan ghisel yang sengaja dia ambil waktu di cafe
"Aku jadi ga sabar buat cepat-cepat nikah sama kamu,pasti seru deh pas nanti kita nikah terus punya baby twins yang menggemaskan sama kaya kamu"gumam Cris
Cris terus saja senyum senyum sendiri semenjak tadi memikirkan masa depan nya kelak bersama ghisella sang pujaan hati
__ADS_1
_________________
Sampai sini dulu maaf kalo masih banyak typo di dalam penulisan nya🙏😸