Perjalanan Cinta Sang MAFIA

Perjalanan Cinta Sang MAFIA
Bab 19


__ADS_3

"Daddy sayang kok sama kalian,makanya kalian harus belajar dengan giat supaya Daddy cepat pulang"ujar ghisella sungguh hatinya sangat sakit ketika anak anak nya menginginkan sosok Daddy mereka ia juga tidak boleh egois karena jujur ia juga masih sangat mencintai Cris namun karena egonya ia tidak mau memberi petunjuk agar Cris menemukan mereka


"Sekarang kalian pergi ke kamar ya sayang"ujar papa Bastian yang di angguki oleh ketiganya


"Papi,mami,papa,mama"ujar ghisella melihat ke empat orang yang di cintai nya itu


"Ada apa sayang?"tanya mama Tasya


"Apa aku terlalu egois ya karena egoku anak anak ku kekurangan kasih sayang dari daddynya?"tanya ghisella pada ke empat pasangan paruh baya itu


"No ghisel, kamu tidak salah biarin dulu anak itu hampir gila mencari kalian, biar dia tau rasanya di tinggalkan,agar dia tidak semena semena dengan kalian nantinya"ujar papa Bastian


"Baiklah pa, ghisel akan menurut saja apa kata kalian,tapi ghisel mohon jangan lama-lama ya ma,pa,Pi,mi, ghisel gak mau anak anak ghisel kurang kasih sayang Daddy nya"ucap ghisella


"Yasudah kita makan dulu" ucap mami Widya


"Sella panggilkan cucu cucu papi"ujar papi alex yang diangguki oleh ghisella dia pergi ke lantai atas untuk memanggil ketiga buah hatinya itu


"Sayang ayo makan siang dulu"ucap ghisella masuk ke dalam kamar anak anaknya


"Baik mommy"jawab ketiganya kompak dan mengikuti ghisella untuk makan siang


"Siang oma,opa,grandma,grandpa"ucap ketiganya kompak setelah sampai di meja makan


"Siang juga jagoan grandpa, sekarang ayo kalian duduk dan makan"ujar papa Bastian


Mereka makan dengan hikmat tanpa suara karena itulah peraturan di keluarga tytania dan keluarga brigit


"Grandma,grandpa, kalian kan orang tuanya Daddy,terus kenapa kalian selalu disini, tidak di rumah Daddy?"tanya Andrean anak kedua dari ghisella dan Cris, setelah mereka selesai makan


"Apakah kalian tidak senang kalau grandpa,dan grandma disini sayang?"tanya mama Tasya


"No grandma,kami senang karena grandma dan grandpa tinggal disini"ucap Andrian sang kakak tertua


"Jadi kenapa ean bilang begitu sayang?"tanya mami Widya


"Heran aja Oma, kami kan belum pernah liat Daddy"ujar si kecil Thea


'Apa aku terlalu ogois ya?'batin ghisella


"Nanti kalian akan melihat Daddy sayang"ujar ghisella menatap putra putrinya itu dengan sedih


"Mommy apakah sekarang kita akan ke markas lagi?"tanya Andrian antusias


"iya sayang"jawab ghisella


"Benarkah mommy,aku sudah tidak sabar akan ke markas lagi"timpal Andrean


"Iya mommy aku juga tidak sabar ingin ke markas"tambah si kecil athea dengan mata berbinar


"Iya kita akan pergi, sekarang ayo ganti baju"ujar ghisella ia akan mengajak anaknya ke markas besar supaya tidak terlalu memikirkan ayahnya bukannya egois namun orangtua dan mertuanya belum mau menyerahkan dirinya dan anak anaknya kembali ke genggaman Cris karena mereka takut Cris akan menyakiti hati ghisella (itu si alasan nya)


Setelah beberapa saat berbincang bincang dengan keluarga nya di ruang tamu terlihat triplets A datang dengan pakaian serba hitam nya dan jangan lupakan tembak yang melekat di balik jaket hitam nya itu semua senjata api yang di hadiahkan papa Bastian ketika ulangtahun ke 5 mereka

__ADS_1


"Ayo mommy kami sudah siap"Ujar Andrian


"Baiklah lest's go"ujar ghisella


"Mi,Pi,ma,pa kami berangkat dulu"ujar ghisella


"Kalian hati hati" ujar mama dan mami Widya bersamaan


Setelah berpamitan kini ghisella dan triplets A sudah berada di markas besar klan Tiger drak


"Sayang ayo pake topeng nya"ujar ghisella


"Kenapa sih mom kita harus pake topeng?"tanya Thea


"Karena belum saatnya mengungkapkan identitas kita sayang, mommy takut terjadi apa apa sama kalian" ujar ghisella


Setelah memakai topeng mereka keluar dari dalam helikopter ghisella karena kalau pakai mobil itu akan lumayan lama dan pastinya triplets A akan bosan


Setelah turun dari helikopter pribadi terlihat anak buah ghisella sudah membungkukkan badan nya karena menghormati sang pemimpin


"Ponakan aunty udah datang"Ujar Maya berlari ke arah triple A dengan memeluk mereka satu persatu bahkan juga mengecup pipi ketiga nya sesekali


"Ih aunty, kami ini bukan anak kecil yang cium cium, kami sudah besar"protes Andrian karena ia,andrean,dan athea tidak suka tubuhnya di sentuh oleh orang lain kecuali keluarga nya bahkan keluarga nya nya pun mereka tidak mau di cium sungguh ya buah jatuh tidak jauh dari pohonnya 😂


"Ayo masuk dulu" ujar ghisella dingin


"Yasudah ayo masuk"ucap Maya dengan muka kesal nya ia selalu di tolak oleh triple A ketika ia ingin memeluk dan mencium mereka


"Muka aunty kenapa?tanya Thea


"Aunty Maya kenapa?" tanya andrean kepada kakak nya yaitu Andrian


"Mana ku tau"jawab Andrian santai meninggalkan ke dua kembarannya


"Yah main ninggalin aja"protes athea yang di tinggal di belakang


"Kamu nya aja jalannya kayak kura kura"ujar Andrean pergi menyusul Andrian dan mommy nya


"Punya kakak kok kaya gunung es"Gerutu athea di dalam hatinya


Setelah berada di ruangan mereka yang khusus di sediakan oleh ghisella


"Kaka Ian, kak ean kalian sedang apa?"tanya athea yang baru masuk


"Mau Cari Daddy"ujar kedua nya santai


"Benarkah"Ucap athea dengan mata berbinar dan berlari menuju ke arah kedua kakak laki-laki nya itu


Biarpun kedua kakaknya itu sering ngeselin tapi mereka sangat menyayangi athea lebih dari apapun


"Nah dapat"Ujar Andrian setelah satu menit jari mungil nya menari nari di atas keyboard


"Jadi ini Daddy kita,wah wajah Daddy sangat mirip dengan kita kak ian"ujar Andrean

__ADS_1


"Iya kamu benar ean wajahnya persis sama kita"ujar Andrian


"Kak coba deh kamu mengirim pesan kepada Daddy"ujar athea


"Baiklah"ujar Andrian yang masih fokus menatap layar komputer nya


Di belahan dunia lain terlihat Cris sedang berkutat dengan komputer nya terlihat juga ia sedang ke lelahan karena banyaknya pekerjaan yang belum selesai


tok tok


"Masuk" ucap Cris dingin dengan muka datar nya


"Bos,pertahanan kita di retas hacker"ujar Al datang ke ruangan cris


"Siapa yang berani bermain main denganku"batin Cris geram


"Baik, kamu pergilah aku akan mengurusnya"ujar Cris


Setelah melihat Al sudah pergi dari ruangannya


Setelah melihat layar komputer nya ia terkejut dengan isi pesan yang di kirim hacker tersebut


"Hai Daddy, kapan Daddy akan pulang?,kata mommy Daddy sangat sibuk bekerja, apakah pekerjaan Daddy lebih penting dari kami?"isi pesan tersebut yang dikirim oleh triplets A


"Siapa ini kenapa dia mengaku jadi anak ku?"tanya Cris dalam hati


"Siapa kau mengapa kau mengaku jadi anak ku?"balas Cris dengan mengirim pesan juga


"Kami anak mu Daddy apakah kau tidak percaya pada ku?" balas isi pesan itu lagi


"Mereka? apa maksudnya?"batin Cris mulai bingung


"Apa buktinya jika kau anakku?" balas Cris


"Kata grandpa Bastian kamu adalah Daddy kami" balas Andrian


"Siapa namamu?"balas Cris ia sudah penasaran dengan hacker ini yang bisa menerobos pertahanan paling sulit yang ia berikan bahkan hacker terhebat saja butuh 4 sampai 5 hari supaya bisa membobolnya


"Namaku adalah ANDRIAN ALVARO BRIGIT, adik keduaku bernama ANDREAN ALVARO BRIGIT, dan yang terakhir adalah ATHEA CRISELLA BRIGIT, kata mommy itu nama yang Daddy berikan pada kami"


"Kalian kembar?"


"Ya"


'Astaga nama itu yang dulu aku sarankan kepada ghisel apakah mereka benar benar anak ku?,ya ampun aku sudah memiliki anak bahkan sekali gol dapat tiga'batin Cris ia sangat merasa bangga


"Kalian sekarang dimana?, Daddy akan menjemput kalian"


"Kami di mansion opa alex di sini juga ada grandma Tasya dan grandpa Bastian"


'Jadi mama dan papa ada di sana, berarti mereka yang telah bersekongkol untuk menutupi keberadaan istri dan anak ku'batin Cris


"Baiklah Daddy akan datang kalian tunggu saja triplets"

__ADS_1


Tidak ada lagi balasan dari triplets A karena mereka sudah di panggil sang mommy


__ADS_2