
"astaga kenpa perjalanan kembali ke istana sangat melelahkan lebih baik aku cari penginapan dulu"ucap lien hua
lien hua pun berjalan menuju ibukota untuk mencari sebuah penginapan,, sesampainya di ibu kota dia tidak langsung mencari penginapaan padahal tujuan awal nya itu mencari sebuah penginapan karna lien hua tergiur akan makanan yang berada di pasar ibu kota jadilah dia singgah di kedai makanan
"hehe aku lapar sekali lebih baik aku ke kedai itu dulu " ucap lien hua
lien hua memasuki kedai dan menuju lantai 2 karna lantai 1 untuk orang biasa sesangkan lantai dua untuk para bangsawan dan anggota kerajaan
"selamat datang tamu terhormat " ucap pelayan
"hemm pelayan sediakan semua makanan yng terbaik di kedai ini " ucap lien hua
"baik tamu terhormat mohon tunggu sebentar" ucap pelayan
setelah kepergian pelayan tiba tiba ada seorang gadis yang mendekati meja lien hua
"hey minggir ini meja ku" ucap gadis itu
tapi yang namanya lien hua dia malah mengabaikan gadis yang bicara itu , dan karna lien hua mengabaikan nya gadis itu pun menggeram marah
"hey j*****g apa kau tidak dengar hah ini meja ku kau pergilah"ucap gadis
"haa apa kau bicara padaku "ucap lien hua santaii
"memang nya siapa lagi yang berada di hadapanku "ucap gadis menahan amarahnya
"nona masih banyak meja yang kosong kenapa kau mau merebut meja yang sudah aku duduki" ucap lien hua
para pengunjung yang melihat lien hua sedang adu mulut pun merasa tertarik dan melihat lien hua dengan seorang gadis yang baru datang itu
"dasar ****** apa kau tidak tau sedang berhadapan dengan siapa hah SAYA SU ZU putri pertama jendral SU semua orng tau siapa aku " ucap su zu dengan nada angkuh dan sombongnya
" benarkah... ucap lien hua pura pura terkejutt
"ya itu benar apa kau takut, jika kau takaut maka pergilah dari meja ini " ucap suzu
"haaa pergi kau saja yang pergi meja ini sudah aku duluan tau " ucap lien hua
"beraninya kau ... " ucap su zu
"pengawal seret gadis ini dari hadapan ku lanjut su zu
wahh gadiss itu cari mati dia tidak tau sja kalo anak jendral itu memiliki kultivitas tingkat 2
__ADS_1
kau bner kasihan sekali nasib gadis itu
dan masih banyak yang bicara ttng keahlian Su zu tapi lien hua tidak merasa takut sama sekali yng ada sebelum pengawal itu menyentuh lien hua para pengawal itu tiba2 terpental dari tempat lien hua duduk
" huuhhhh aku cuma mau makan dengan tenang tp malah ada pengganggu seperti ini " batin lien hua
" kau ****** berani nya kau melukai pengawal ku " ucapp su zu
Su zu pun sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya dia langsung menyerang lien hua dengan elemen air nya tapi lien hua dengan santai nya malah minum teh ya bagi lien hua itu tidak ada apa2 nya di bandingkan kekuatan lien hua
suzu pun tersenyum karna menurut nya lien hua akan terluka karna elemen nya tapi sayang seribu sayang lien hua bisa membalikkan serangan itu sampai2 suzu terpental dan mengeluarkan seteguk darah dari mulut nya
uhukk uhukk
" bagai mana bisa dia membalikkan seranganku " ucap su zu
" haaa kau apa kau mau main main dengan ku nona Su zu apa kau tidak takut dengan ku " ucap lien hua
"cihh takut , saya tidak pernah takut sma siapa pun " ucap suzu
" huhhh baik lah kita akhiri saja permainan ini samapai di sini " ucap lien hua mengeluarkan belati nya dan jlebbb lien hua menusukkan belati di paha su zu sampai suzu menjerit kesakitan setelah itu lien hua menjambak dan membanting dan merusak denting nya angar tidak bisa berkultivasi lagi
"kau bawa dia pergi sebelum aku membunuhnya " ucap lien hua pada pengawal yang tadi datng bersama Su zu
"dasar mengganggu saja "ucap lien hua
"pelayan mana makanan yang aku pesan " teriak lien hua
" i ... ini tamu terhormat sialahkan " ucap pelayan terbata bata
lien hua pun tanpa banyak bicara langsung melahap makanan itu dan setelah selesai makan lien hua langsung keluar kedai untuk mencari penginapan ..
tapi pas keluar dari kedai lien hua langsung di hadang oleh tangan kanan jendral Su
" i...tu gadis nya tuan gadis itu yang sudah membuat nona terluka " ucap pengawal
" hah salam putri pertama " ucap tangan kanan jendral
ya tangan jendral itu tau siapa lien hua dan dia langsung bersujud dan memberi salam kepada lien hua pengawal yang tidak mengerti mengapa tangan kanan jendral malah bersujud di depan gadis itu ..
" tuan kenapa kau malah sujud pada gadiss itu dia yang telah melukai para pengawan dan nona " ucap pengawal tidak terima
"ahh maafkan hamba putri pengawal hambah tidak tau kalau anda putri mahkota " ucap tangan kanan jendral
__ADS_1
" gawatt gawatt kenapa nona pertama mencari masalah dengan putri mahkota ini akan berakibat patal pada jendral " batin tangan kanan jendral
"ya tidak masalah dan ya paman bisa kah kau memberiku jalan " ucap lien hua yang sudah malas berdebat dengan siapa pun
" y a ya silahkan putri" ucap tangan kanan
setelah kepergian lien hua pengawal yang tadi tidak terima langsung di hajar oleh tangan kanan jendral
" sialann apa kau tidak tau dia siapa hah dia adalah putri mahkota, putri pertama kaisar zhao" ucap tangan kanan
" maafkan saya tuan saya benar benar tidak tau " ucap pengawal
skip balik lagi ke lien hua
lien hua trus berjalan menyusuri pasar dan ada penginapan yang menarik perhatian nya dia pun langsung masuk ke penginapan itu setelah masuk dia hanya di sambut oleh kakek tua
"selamat datang tamu terhormat apa kau ingin menginap " ucap kake tua
" ya " ucap lien hua sambil memperhatikan setiap sudut penginapan yng menurutnya sangat kumuh seperti tidak terurus
" emmm kakek apa kau tidak mempunyai pekerja " ucap lien hua
" huuhh tidak nona saya yang mengurus dan menjaga pengunapan ini seorNg diri " ucap sang kakek
" hemm baik lah kakek tolong antar saya ke kamar" ucap lien hua
" mari mari nona saya antar " ucap sang kakek
"ada yang tidak beres dengan penginapan ini " batin lien hua yang terus memperhatikan penginapan
BERASAMBUNG
MAAF IYA JIKA AKU MASIH TYPO
athor minta dukungan kalian nih yang udah baca cerita author
LIKE
KOMEN
FAVORIT
VOTE
__ADS_1
DAN JANGAN LUPA BINTANG 🌟⭐⭐ NYA YAAAA