Perjalanan Dan Pembalasan Lien Hua

Perjalanan Dan Pembalasan Lien Hua
bab 27


__ADS_3

sesampainya di pinggir hutan kematian lien hua melihat gubuk yang sudah reyot dan tidak layak di tempati


"an chu kau tinggal di gubuk ini " tanya lieun hua


"kau benar nona saya dan adik saya sekarang tinggal di sini dulu kami beserta orang tua kami tinggal di kediaman keluarga An tapi semenjak orng tua kami tiada kami di usir nona " ucap an chu dengan raut wajah sedih


" ohh begitu , ohh ya siapa nama adikmu " ucap lien hua


" nama adik saya an chi nona.. ayo nana kita masuk " ucapp an chu


"maaf nona karna harus mengajak nona masuk ke tempat kumuh ini " ucap an chu merasa tidak enak


" tak apa ayo masuk aku ingin melihat keadaan adikmu" ucap lien hu


sesampainya di dalam gubuk lien hua merasa kasihan pada an chu dan adiknya karna harus menempati tempat yang sudah tidak layak di tempati dan saat sudah sampai di dalam gubuk lien hua dapat melihat seorang gadis yang sedang terbaring lemah ..


"an chu ternyata kalian kembar" ucap lien hua


"iya nona aku dan an chi hanya beda 5 menit saja "ucap an chu


" hemm baiklah aku akan periksa adikmu" ucap lien hua


ternyata dia terkena racun jamur merah " batin lien hua


"an chu adikmu terkena racun jamur merah tapi kau tidak usah kawatir aku punya penawarnya " ucap lien hua


" ternyata jamur yang adik makan beracun nana waktu kemarin aku dan an chi menemukan jamur aku kira jamur itu tidak beracun karna aq melihat adik yng belum makan jadilah aku memasaknya jika tau beracun aku tidak akan memberikan nya pada adik hiks hiks" ucap an chu


" sudahlah kau tidak perlu kawatir nanti juga adik mu akan sadar aku sudah memberikan nya obat penawar " ucap lien hua


" terimakasih banyak nona karna nona sudah mau membantu kami" ucap an chu


aku janji akan selalu setia dan mengabti pada nona " batin anchu


lien hua yang mendengar batin an chu hanya tersenyum puas


" baiklah anchu aku akan pergi dulu ada urusan yang harus aku selesaikan di kekaisaran fu dan ya lusa aku akan datang kemari lagi dan mengajak kalian tinggal di kediaman ku " ucap lien hua


" terima kasih nona terima kasih saya janji akan selalu setia pada nona " ucap an chu


" hemm bagus kalo begitu aku pergi dulu dan tolong jaga kuda ku iya itu kuda kesayangan gege ku" ucap lien hua


tanpa menunggu jawaban anchu lien hua pergi menggunakan teleportasi tak butuh waktu lama lien hua sudah berada di depan gerbang istana fu


" tolong buka gerbang nya " ucap lien hua sambil memperlihatkan token keluar masuk istana


para penjaga gerbang pun tak ada yang mencegahnya karna melihat token emas yang berada di tanggan lien hua ..


lien hua yang sudah masuk istana fu bingung dia tidak tau kediaman pangeran ziliang dan saat bertanya pada pelayan lien hua malah mendapatkan hinaan


" di mna kediaman pangeran mahkota " tanya lien hua pada pelayan

__ADS_1


"cih apa kau juga salah satu dari wanita yang ingin menggoda pangeran mahkota kami " ucap pelayan 1


" apa maksud kalian " ucap lien hua bingung dengan para pelayan yang di depan nya ini


" heh tidak usah berpura pura kau ingin menemui pangeran karna ingin menggodanya kan tidak akan mempan" ucap pelayan 2


" apa kalian sudah bosa hidup hah" bentak lien hua


saat lien hua dan para pelayan sedang berdebat pangeran ziliang datang menghampiri nya karna mendengar ada keributan


" ada apa kalian ini sangat berisik sekali " ucap pangeran ziliang


" salam pangeran emm ini ada gadis yang mencari pangeran tapi kami mencegahnya karna kami tau dia akan menggoda pangeran seperti gadis yang setiap datang ke istana " ucap pelayan 2


" siapa gadis nya,,, ehh salam quen kaila maafkan saya karna tidak mengetahua keberadaan anda " ucap pangeran ziliang


deg


para pelayan yang mendengar nama Quen kaila di sebut langsung gemetar ketakutan ternyata yang mereka hina bukanlah wanita murahan yang ingin menggoda pangeran mahkota


" mati aku " batin pelayan 1


" walah walah ternyata yang aku hina quen kaila tamat lah riwayat ku " batin pelayan 2


lien hua yang mendengar batin para pelayan tersenyum devil


" tidak usah terlalu formal pangeran dan panggil saja saya kaila tidak usah memakai quen " ucap lien hua


" ahh baiklah que ehh kaila " ucap pangeran ziliang


" aku kesini hanya ingin melihat toko ku dan ingin bertemu kaisar fu tapi siapa sangka aku malah mendapat hinaan dari pelayan mu ini " ucap lien hua


" apa benarkah berani sekali kalian menghina quen kaila , apa kalian tidak tau siapa dia hah" ucap pangeran ziliang


" ma ma maaf kan kami pangeran kami sunggub tidak tau " ucap para pelelayan sambil bersujud


" maafkan pelayan ku ini kaila , kalo begitu mari kita ke ruangan ayahandaku " ucap pangeran ziling


" hahah kenapa kau yang harus meminta maaf pangeran, dan aku ini sedang mengiginkan pelayanmu ini apa kau mau memberikan nya ke padaku" ucap lien hua sambil menyeringai mengerikan


" itu hemm kau ambil saja pelayan tidak berguna ini " ucap pangeran ziliang


" ah terimakasih pangeran " ucap lien hua


" kalian keluarlah " ucap lien hua memanggil pengawal bayangan


" salam quen kaila " ucap hongli dan jilian


ya pengawal bayangan yang selalu mengikuti lien hua adalah hongli dan jilian


" kalian bawalah pelayan sialan ini ke markas " ucap lien hua

__ADS_1


" tidak quen maafkan kami hiks maafkan kami" ucap para pelayan yang memohon ampun


" cepat bawa aku sudah muak melihat mereka sebelum habis kesabaranku" ucap lien hua


" baik quen " ucap hongli dan jilian sambil membawa para pelayan pergi


setelah kejadian drama dengan para pelayan lien hua melanjutkan tujuan nya untuk bertemu dengann kaisar fu sesampainya di ruangan kaisar fu sang penjaga langsung memberitahu kedatangan mereka


" PUTRA MAHKOTA DAN TEMAN NYA MEMASUKI RUANGAN " teriak penjaga


"salam ayah/kaisar" ucap lien hua dan pangeran ziliang


" hemm salam kalian ku terima " ucap kaisar fu


" ang'er siapa gadis yang bersamamu" tanya kaisar fu


" ahh perkenalkan kaisar saya quen kaila " ucap kaisar fu


" ahh ternyata kau quen maafkan saya karna tidak tau jika itu dirimu " ucap kaisar fu


" haa tidak usah terlalu formal kaisar saya ke sini hanya ingin mengunjungi mu dan kaisar fu pasti juga sudah tau jika saya sudah bersedia membantu kalian " ucap lien hua


" dan saya ke sini hanya ingin melihat tokoku saja " lanjut lien hua


" hahaha ternyata begitu " ucap kaisar fu


" biarkan putraku yang mengantarmu ke toko milikmu itu quen" ucap kaisar


" ah itu sudah pasti saya akan meminjam putra mu untuk 1 hari ini hehe " ucp lien hua


" haha ternya kau ini sangat lucu quen " ucp kaisar


" kaisar panggil aku kaila saja tidak usah memakai quen agar lebih akrab gitu" ucap lien hua


" ah baiklah kaila" ucap kaisar


" nah kalo begitu aku pamit undur diri dulu " ucap lien hua


" aku juga ayah aku akan mengantar kaila ke toko miliknya " ucap pangeran ziliang


" hati hati putraku" ucap kaisar fu


" BERSAMBUNGG


KOMEN DONG KOMEN


LIKE JUGA DONG LIKE


FAVORITT NYA DAN VOTE NYA


TRUS TERUS BINTANG NYA JAN LUPA

__ADS_1


MAKASIHH IYA YANG UDAH BACA CERITA ATHOR


"


__ADS_2