Perjalanan Dan Pembalasan Lien Hua

Perjalanan Dan Pembalasan Lien Hua
hari yang menjengkelkan


__ADS_3

keesokan harinya Lien Hua sangat males untuk melakukan aktivitas apa lagi di istana masih ada tamu dari kekaisaran tetangga..


"jiejie apa kau ada di luar " ucap Lien Hua


"ya Meimei aku di luar apa kau membutuhkan sesuatu" ucap NU


"jiejie ... jiejie ...jiejie... "ucap lien Hua memanggil manggil nama jiejie dengan lebayy nya


NU yang mendengar panggilan seperti itu tersenyum geli bagai mna tidak dia memanggil nama jiejie sudah seperti orang yang akan menggonda pria


" jiejie ...ahh sudahlah ... jiejie siapkan air hangat untuk ku aku ingin mandi


" air sudah siap dari tadi kau cepatlah mandi setelah itu cepat makan " ucap NU


"aiyoooo jiejie ku ini perhatian sekali " ucap Lien Hua


Lien Hua pun pergi membersihkan diri tak butuh waktu lama untuk Lien Hua mandi butuh 1 jam untuk membersihkan diri nya ( padahal kata author itu lama haha ) selesai memakai hantu Lien Hua memakai hanfu warna biru dengan riasan kepala sederhana



"jiejie aku kita keluar aku ingin jalan jalan ke pasar " ucap Lien Hua


"tp meimei kau harus izin dulu pada yang mulia kaisar " ucap NU


" ahh kenapa harus minta izin pada kaisar bodoh itu segala huuh " ucap Lien Hua


kita tak perlu izin dari nya jiejie kita akan pergi tanpa izin dari kaisar bodoh

__ADS_1


"tapi me...ucap NU terpotong karena Lien hua langsung memotong pembicaraan NU


"tidak ada tapi tapian ayo kita pergi"ucap Lien Hua


"MMM baiklah Meimei" ucap nu pasrah


......................


......................


sesampai Lien hua di gerbang depan Lien Hua langsung di hadang oleh prajurit yang menjaga gerbang


"buka gerbang" teriak lien Hua


"maaf putri anda mau kemana apakah sudah" mendapat ijin dari yang mulia kaisar "ucap prajurit


prajurit yang masih menganggap Lien Hua lemah dan sampah malah meremehkan Lien Hua sampai prajurit itu menertawakan Lien Hua ..


"hahaha putri sampah dan lemah seperti mu mengancam kami haha lucu sekali putri pertama" ucap prajurit 1


"haha kau benar putri sampah sekali sampah akan tetap sampah " ucap prajurit 2


"hey jaga ucap mu pada putri pertama" ucap mu tidak terima jungjungan di remehkan


"jiejie kau tidak perlu khawatir biar aku yang membereskan ini semua " ucap Lien Hua


tanpa basa basi Lien Hua mengambil pedang dari prajurit lain dan langsung menebas tanggan kiri si prajurit

__ADS_1


srettt bung


"ahh kau kau dasar putri sampah beraninya kau " ucap prajurit sudah tidak terima dengan apa yang di lakukan Lien Hua sampai tidak peduli perkataan nya ..


"wahh ternyata menebas tanggan kiri mu malah membuat dirimu semakin berani ya baiklah sepertinya aku terlalu baik padamu"ucap Lien Hua


srettt ... kepala prajurit itu pun menggelinding semua prajurit yang berada di sana sangat ternganga bngai mna bisa seorang putri yang di rumorkan sampah oleh semua orang begitu begis dan kejam


"aisss membuat suasana ku buruk saja dasar prajurit tidak mengunakan " ucap Lien Hua sambil melempar pedang sembarang ..


"jiejie ayo kita kembali sungguh sangat menjengkelkan berada di sini " ucap Lien Hua


" baik putri " jawab NU


lien Hua kembali ke kediaman nya dan sepanjang jalan Lien Hua terus saja mengomel pasal hari ini dia berencana untuk jalan jalan ke pasar harus tidak jadi karena suasana hatinya memburuk .. dan di tengah jalan dia malah di hadang oleh ..


"salam putri pertama" ucap seseorang


"ouh iya salam pangeran tianzi " ucap Lien Hua


ya yang menghadang Lien Hua adalah pangeran tianzi pangeran ke 2 dari kerajaan Hong


"kalo boleh pangeran tau kenapa putri sepertinya sedang dalam suasana hatinya yang buruk ada apa "ucap pangeran tianzi


" tidak ada ,, kalo tidak ada yang ingin di bicarakan lagi saya pamit undur diri pangeran "


"putri pangeran ingin...

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2