Perjalanan Dan Pembalasan Lien Hua

Perjalanan Dan Pembalasan Lien Hua
bab : 39


__ADS_3

sesamlai di istana kekaisaran zhao lien hua langsung bergegas ke faviliun mawar untuk membersihkan diri, setelah selesai membersihkan. diri lien hua langsung pergi ke faviliun permaisuri zhao nu karna lien hua sudah sangat merindukan jiejie dan keponakan nya itu ..


lien hua akan menghabiskan waktu bersama keluarganya sebelum berangkat ke dunia atas karna perjalanan lien hua masih panjang lien hua juga memiliki misi di dunia atas


JIEJIE LIEN HUA DATANG MENGUNJUNGIMU" teriak lien hua yang sepertinya lupa jika di kediaman jiejie nya ada seorang bayi ..


setelah berterriak teriak tiba tiba ada yang memukul kening lien hua dan saat lien hua melihat siapa yang memukul ternyata sang gege yang memukul dengan seenak jidatnya


kenpa gege memukulku" ucap lien hua


apa kau tidak bisa tidak berteriak saat mengunjungi kediaman seseorang hah" ucap pangeran zhao wei


memang kenapa kan kalian sudah terbiasa mendengar teriakan ku yang merdu ini" ucap lien hua tanpa beban


aihh kau ini apa kau lupa di sini ada seorang bayi hah" ucap pangeran zhao wei kesal pada adiknya itu


sedangkan lien hua malah cengegesan di saat dia ingat jika di kediaman nya ini ada sosok bayi mungil yang ia rindukan..


hehehe kenapa gege tidak bilang dari tadi" ucap lien hua tanpa dosa langsung masuk ke dalam kediaman sang jiejie


hua,er kau datang" ucap permaisuri nu


iya jiejie aku datang untuk melihat keponakan ku yang tampan ini" ucap lien hua


jadi kau datang hanya merindukan keponakanmu kau tidak merindukan jiejie mu ini" ucap permaisuri Nu

__ADS_1


aihh aku juga merindukan jiejie" ucap lien hua langsung memeluk permaisuri nu


baiklah baiklah lihatlah keponakanmu ini dia sangat merindukan bibinya " ucap permaaisuei nu


berikan aku akan menggendong pangeran tampan inj" ucap lien huaa langsung mengendong sang pangeran kecil ..


halo keponakan bibi yang tampan apa kau merindukan bibi hemm " ucap lien hua ke pada bayi mungil itu, bayi yang lien hua gendong hanya bisa mengerjap ngerjap matanya saja saat melihat lien hua dan itu membuat lien hua gemass pada sosok bayi mungil yang berada di gendongan nya ini


jiejie karna hari sudah larut aku akan kembali ke faviliun ku dulu " ucap lien hua sambil menyerahkan pangeran kecil pada sang jiejie


baiklah selamay istirahat meimei" ucap permaisuri Nu


iya jiejie juga iya" ucap lien hua langsung beranjak pergi ke kediaman nya


di saat lien hua sedang tidur lien hua bermimpi bertemu dengan seorang kakek tua yang lien hua tidak tau siapa dan dari mna kakek itu berasal karna penasaran akhirnya lien hua berjalan menuju sang kakek tua itu


kakek sedang apa kau disini" ucap lien hua


ahh ternyata kau sudah datang cucuku" ucap sang kakek tua itu


cucu?? siapa yang kakek panggil cucu " ucap lien hua


tentu saja dirimu kau adalah cucuku, anak dari anakku " ucap sang kakek


maksud kakek, kakek adalah ayah dari ibu ku begitu" ucap lien hua

__ADS_1


kau memang pandai cucuku" ucap kakek tua itu langsung memeluk lien hua


lien hua yang di peluk pun hanya bisa pasrah dan membalas pelukan sang kake ..


kakek .. kenapa kau baru menemuiku dan kenapa kau tidak ada di istana ibu" ucap lien hua


hehe suata saat kau akan tau keberadaan kakek cucuku dan kau juga akan menyalamatkan kakek maka dari itu kau harus terus berlatih agar menjadi kuat dan bisa membinasakan mereka yang ingin menghancurkan keluarga kita" ucap kakek tua itu dan langsung menghilang setelah bicara seperti itu


lien hua pun terbangun dari tidurnya dan melihat ternyata hari sudah pagi setelah itu lien hua bergegas ke kamar mandi dan membersihkan diri setelah semuanya selesai lien hua langsung peegi ke ruang makan di sana pasti keluarganya sudah menunggu kedatangan nya ..


benae saja ayah, serta gege nya sudah menunggu ke datangan lien hua ..


kenapa kau lama sekali " ucap pangeran zhao wei


ahh maafkan aku gege karna telah membuatmu menunggu " ucap lien hua


baiklah baiklah sudah tidak perlu berdebat ayo kita makan" ucap kaisar zhao


baiklah ayah" ucap lien hua dan pangeran zhao wei


sedangkan permaisuri nu yang melihat itu hanya menggeleng geleng kepala tidak mengerti dengan tingkah kaka beradik itu ..


mereka pun makan sarapan dengan kidmat dan hanya terdengar denting sendok saja,, setelah selesai lien hua memutuskan untuk pergi ke pasar ..


heppy readingg bestiii

__ADS_1


__ADS_2