
xiuhuan pergi menjalankan tugasnya sedangkan Lien Hua sekarang sedang mengendap endapan untuk keluar istana tanpa sepengetahuan siapapun karena dia akan pergi ke hutan kematian ..
" huuh selamat selamat . marii Lien Hua kita berpetualang yihaaaaa" ucap Lien Hua girang ..
Lien Hua berhasil keluar istana dan dia sudah berada di hutan kematian lapisan ke 1
" wahh inihh sungguh indah sekali, baru lapisan pertama saja pemandangan alam terindah apalagi juga sudah di lapisan ke 7 " guma lien Hua
Lien hua kini sudah berada di lapisan 4 Lien Hua merasa aneh kenapa dari tadi dia tidak pernah menemukan hewan spirit beast di hutan kekemati
" heran kata orang di hutan kematian banyak sekali hewan spirit beast di hutan ini tapi dari tadi aku tidak menemukan apa2 huh lebih baik aku istirahat saja di sini" ucap Lien Hua
Lien Hua pun mencari pohon yang sekiranya nyaman untuk dia tidur dan Lien Hua pun tiddur di atas pohon keesokan paginya Lien Hua bergegas bangun untuk mencari sungai
sampai lapisan lima baru Lien Hua menemukan sungai yang airnya sangat jernih
"wahh jernih sekali jaman dulu kalo di duniaku di dunia modern udah jarang ini air sejernih ini" ucap.lien Hua
"ah lebih baik aku membersihkan diri terlebih dahulu"
Lien Hua pun membersihkan dirinya di sungai itu dan Lien Hua berjalan ke tengah berniat untuk berenang ke arah air terjun tanpa Lien hua sadari dirinya malah terpeleset dan masuk ke lubang yang berada di permukaan air,,, tapi aneh nya lubang itu adalah jalan masuk ke sebuah gua
" ternyata ada gua di dalam dasar air huh tapi gua apa ini seram sekali " ucap Lien Hua
__ADS_1
"ah lebih baik aku lihat dulu saja siapa tau aku menemukan spirit beast ilahi yang masih tersegel di sini " ucap Lien Hua
tanpa menunggu lama Lien Hua pun menyelusuri guaa tersebut hingga dia sampai di dalam gua yang cukup luas dan seperti ruangan untuk berkumpul dan Lien Hua melihat sebuah peti yang terdapat 2 pedang yg sangat indah dengan ukiran 2 naga
"wahh pedang ini indah sekali " ucap Lien Hua langsung mencabut pedang tersebut , setelah Lien hua berhasil mencabut pedang tak lama ada sebuah guncangan kecil
"eh eh apa gempa bumi ehh ohh dewa aku masih muda belum menikah masa iya mau koidd di sini " ucap Lien Hua asal
guncangan pun berhenti bersamaan dengan munculnya dua telur besar
"ehh telur apa ini " ucap Lien Hua
" Hua'er teteskan darah mu pada telur itu " ucap xiu
"ehh kau kenapa bisa tau ada telur di sini" ucap Lien Hua penasaran
"ouh baiklah baiklah aku akan meneteskan darahku sekarang" ucap Lien Hua
Lien hua menggigit jari nya dan meneteskan darah pada telur tersebut dan lama telur itu pun mengeluarkan cahaya sampai Lien Hua harus menutup matanya karena silauu
"hormat kami yang mulia " ucap 2 ekor naga
"ehh kalian tidak perlu memanggil ku yang mulia panggil aku hua'er saja .. dan ya siapa nama kalian" tanya Lien Hua
__ADS_1
"kami belum mempunyai nama yang mu ehh hua'er "ucap naga
" baiklh maka aku saja yang memberi kalian nma ucap Lien Hua
"kau naga merah aku beri nama kau fire saja "
dan kau yg kau putih seperti salju aku beri nama ice saja bagaimana " ucap Lien Hua sambil menarik turunkan alisnya
" nama yang bagus hua'er kami senang " ucap fire dan ice
"baiklah kalian bisa masuk dalam kalung dimensiku dan kau fire bisa kah kau tunjukan aku jalan.keluar.dari gua ini " ucap Lien.hua
"bisa ayo tapi tunggu dulu " ucap fire
berubah menjadi pria yang sangat tampan
sebelumnya berubah
fire sesudah berubah
__ADS_1
ice sesudah berubah