Perjalanan Kehidupan Seorang Zara

Perjalanan Kehidupan Seorang Zara
14. memulai hidup yang baru di pesantren


__ADS_3

sesampainya di pesantren



...ibu tadi yg di tolong zara membawanya ke rumahnya terlebih dahulu sebelum di daftarkan di pesantren...



di rumah ibu pemilik pesantren


assalamualaikum: ucap keduanya


wa'alaikummussalam: ucap kyai


ayo masuk: ucap kyai


umi ini siapa: ucap kyai heran karena sang istri membawa akhwat ke rumah


oh iya umi lupa kenalin ke abi: ucap sang ibu yg tadi di tolong oleh zara


ini putri bi tadi si eneng nolong umi karena umi tadi kena musibah: ucap sang ibu


astaghfirullah, tapi umi gak kenapa kenapa kan: ucap kyai


naam bi, umi gak kenapa kenapa: ucap sang ibu


memang umi terkena musibah apa?: tanya kyai


tadi umi sempat kecopetan tapi alhamdulillah ada si eneng yg nolong umi: ucap sang ibu


oh gitu mi ceritanya, makasih ya neng udah nolongin umi: ucap kyai


sama sama kyai: ucap zara


nama umi fatimah neng dan ini suami umi namanya muhammad farhan, maaf tadi lupa sebutin nama: ucap umi fatimah


ya gak apa apa nyai: ucap zara


jangan panggil nyai panggil umi sama abi aja: ucap umi fatimah


baik mi,bi: ucap zara


oh ia neng,neng kan baru umur 14 tahun kok sudah merantau: ucap umi fatimah karena penasaran


apa merantau: ucap sang abi kaget karena ia baru melihat gadis yg masih remaja tapi sudah merantau

__ADS_1


ceritanya panjang mi bi tapi maaf putri gak bisa cerita: ucap zara


tidak apa apa nak kami faham kok: ucap umi fatimah


bi boleh kan kalau si neng tinggal di sini sambil belajar?: tanya umi fatimah pada sang abi


boleh mi,tapi si eneng harus tinggal di asrama karena kita kan punya anak laki laki, misalkan kalau si eneng tinggal di rumah dalam ntar yg ada jadi fitnah: ucap sang abi


naam bi putri mengerti: ucap zara


gak apa apa kan nak: ucap umi fatimah


naam mi gak apa apa kok: ucap zara


baiklah untuk malam ini neng tinggal di rumah umi dulu ya, besok baru kita daftarin kamu ke kantor para ustadz ya nak: ucap umi fatimah


naam umi, tapi kan di rumah umi ada gus...: ucap zara tidak tau nama anak umi fatimah


nama anak umi faezhan al rizqi: ucap umi fatimah yg lupa memperkenalkan anaknya


nak rizqi sedang ada kajian di rumah temannya: ucap sang abi


baiklah bi, putri akan menginap semalam di rumah dalam: ucap zara


ayo umi antar ke kamar: ucap umi fatimah


...umi fatimah mengantarkan zara sampai kamar tamu dan umi menguruhnya untuk bersih bersih setelah itu menyuruh zara untuk shalat zhuhur berjamaah di masjid...


skip




...setelah shalat berjamaah di masjid umi mengajak zara dan sang abi untuk makan siang di rumah dalam...



...setelah makan siang zara memutuskan untuk berkeliling pesantren terlebih dahulu untuk mencari udara segar...



...setelah mengelilingi pesantren zara memutuskan untuk menuju tempat terakhir...


__ADS_1


...setelah sampai di tempat yg indah di mana banyak sekali tumbuhan yg di bentuk secantik mungkin hingga orang yg mengunjungi tempat itu akan betah berlama lama di sana...



Masya Allah taman ini indah sekali: batin zara



...Yap zara memang mengunjungi taman untuk menyegarkan pemikirannya yang sedang kacau...



...lalu zara duduk di salah satu kursi yg ada di taman dan memikirkan tentang keluarganya...



maaf ya kakak jarang update,di karenakan tugas yg menumpuk dan belum mendapatkan ide untuk alurnya



...jangan lupa...


...like...


...komen...


...vote...


...favorit...


...dan selalu membaca karyaku...



maaf apabila ceritanya gak nyambung dengan alurnya 🙏



jangan lupa mampir ke novel keduaku yg berjudul " **aku butuh perhatianmu bukan hartamu** "



jangan lupa mampir ya


__ADS_1


salam hangat dari kakak😘


__ADS_2