Perjalanan Kehidupan Seorang Zara

Perjalanan Kehidupan Seorang Zara
31. rahasia terbongkar


__ADS_3

kemarilah: ucap Zara


kakak gak akan tinggalin ichi sama kakak iqi kan hiks: ucap Chika sambil menangis


kakak tidak akan tinggalin kamu dek: ucap Zara


tapi kakak mohon,apa yang kamu dengar tadi jangan ceritain ke Abi,umi dan Rizqi ya: ucap Zara sambil menangis


kenapa kak?: tanya Chika


biar kakak sendiri yang menceritakan semuanya kepada Abi,umi dan kak Rizqi: ucap Zara


baik kak,Chika tidak akan cerita sama Abi,umi dan kak iqi: ucap Chika sambil sesenggukan


sudah jangan menangis,adik kakak jangan nangis jelek tuh mukanya: ucap Zara sambil menggoda adiknya


sih kakak adek gak jelek ya: ucap Chika


ya adek kakak yang cantik, jangan nangis lagi ya: ucap Zara


baik,kakak ku yang cantik: ucap chika


skip jam 16




assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh: ucap Abi,umi dan Gus Rizqi



wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh: ucap Zara dan Chika



eh ada umi,Abi dan kakak: ucap Zara



ya nak, bagaimana keadaan kamu: ucap umi fatimah



Alhamdulillah sudah membaik mi: ucap Zara



Alhamdulillah kalau Lia sudah mulai kembali sehat: ucap umi fatimah



mi Zara boleh curhat gak sama umi dan Abi: ucap Zara



boleh nak ada apa: ucap umi fatimah



emmm kakak sama ichi boleh tidak beliin Lia makan, soalnya Lia pengen nasi goreng, tolong beliin ya kakak dan adik ku: ucap Zara



...Gus Rizqi dan Chika tahu bahwa Zara membutuhkan ruang privasi untuk berbicara kepada Abi dan umi...



ya sudah kakak dan ichi beli dulu ya, assalamualaikum: ucap Gus Rizqi



ichi juga keluar dulu, assalamualaikum Abi,umi dan kakak: ucap Chika sambil menyusul sang kakak



wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh: ucap ketiganya



...setelah kepergian dua kakak beradik,umi fatimah pun berbicara...



apa yang mau kamu ceritakan nak: ucap umi fatimah



sebelumnya lia minta umi sama Abi jangan marah dan benci ya sama Lia: ucap Zara


__ADS_1


ya sayang apapun yang akan kamu bicarakan kepada Abi dan umi,Abi sama umi tidak akan benci dan marah sama Lia. karena bagaimanapun Lia adalah putri umi dan Abi: ucap umi fatimah dan di angguki oleh Abi farhan



sebenarnya nama asli Lia adalah Zara Aulia Putri dan sebenarnya Lia berasal dari Jakarta bukan Surabaya: ucap Zara



selama ini Lia merantau ke Bandung agar bisa bersembunyi dari keluarga kandung lia, karena kalau mereka mengetahui bahwa Lia kabur dari rumah keluarga angkat Lia di Jakarta mereka akan menyiksa keluarga angkat Lia yang berada di Jakarta: ucap Zara



kenapa kamu bersembunyi nak? apakah terjadi masalah dalam keluarga kandung mu nak: ucap umi fatimah



sebenarnya Lia di buang oleh kakek Lia, karena kakek Lia sangat benci dengan almarhumah ibu lia untuk penyebabnya Lia tidak tau kenapa kakek benci sekali dengan mama: ucap Zara sambil menangis



ketika lia baru lahir dan kakek mengetahui bahwa mama Lia meninggal akibat pendarahan,kakek Lia pun membuang Lia ke tepi sungai dan akhirnya lia di adopsi oleh keluarga angkat lia: ucap Zara



6 tahun yang lalu keluarga kandung lia ingin mengambil lia tetapi keluarga angkat Lia mempertahankan Lia dan mereka mengambil anak bungsu Abi zaka dan umi zafiya yang saat itu berusia 4 tahun: ucap Zara sambil menangis



satu hari saat lia belum sampai di Bandung keluarga kandung lia mencelakai keluarga Abi zaka dan umi zafiya sampai masuk rumah sakit. Dan pada saat itu Lia baru mengetahui setengah kebenarannya saja di mana lia bukanlah anak kandung mereka dan keluarga kandung lia mencelakai Abi dan umi: ucap Zara menangis



setelah satu hari Lia berada di Bandung dan Lia ke toko buku bersama kakak dan adik kakak melihat kakek Lia: ucap Zara menangis



setelah Lia mengetahui keberadaan kakek Lia langsung mengajak kakak dan adik ke toko buku lain. ternyata kakek mengetahui keberadaan Lia saat di toko buku dan mencari tau di mana lia tinggal dan dengan siapa Lia berada di sini: ucap Zara menangis



setelah 1 bulan lamanya mencari Lia, akhirnya kakek menemukan Lia,kakek mengatakan semua kebenarannya dan meminta maaf kepada Lia dan menyuruh Lia pulang,namun pada saat itu Lia benar benar marah dan kecewa kepada kakek yang telah membuang Lia dan mengatakan kepada papa bahwa Lia telah tiada: ucap Zara menangis



dan 1 Minggu setelah Zara pergi dari Jakarta, keluarga kandung lia menyerahkan putri bungsu Abi zaka kepada keluarganya: ucap Zara



dan setelah Abi dan kakak pulang,kakek datang ke sini untuk membujuk Lia kembali tetapi Lia tidak mau karena Lia sudah di luputi amarah dan kecewa: ucap Zara sesegukan




umi dan Abi tidak akan mengusir mu nak walau bagaimanapun kami sudah sangat sayang kepadamu nak: ucap umi fatimah menangis



benar kata umi mu nak,kamu akan selalu ada di samping kami,di hati kami dan pintu rumah kami selalu terbuka untuk mu nak: ucap Abi farhan



walau bagaimanapun kamu harus kembali ke keluarga mu nak, walau bagaimanapun papa mu menyayangi mu nak: ucap Abi farhan



benar nak apa yang di katakan oleh abi mu: ucap umi fatimah



kasih lah kabar kepada keluarga angkat mu juga pasti mereka sangat khawatir karena waktu itu kamu pergi secara tiba tiba: ucap umi fatimah



baik mi nanti Lia kasih kabar: ucap Zara



terimakasih umi,Abi karena mau menerima Lia apa adanya: ucap Zara sambil memeluk sang umi



sama sama sayang: ucap umi fatimah membalas pelukan Zara



sama sama nak: ucap Abi farhan



...setelah itu Zara melihat ke arah pintu yang sedikit terbuka dan melihat kakak beradik sedang melihat ke arah nya...

__ADS_1



jangan di depan pintu nanti di kira orang nyasar: ledek Zara



...umi fatimah dan Abi farhan pun melihat ke arah pintu...



siapa juga yang nyasar: ucap Gus Rizqi ketus



cieee kakak marah nih chi,setau kak Lia kak Rizqi gak pernah marah: ucap Zara



benar tuh kak: ucap Chika



dari tadi mukanya murung bercampur kesal lalu di aduk menjadi apa ya: ucap Chika



jadi apa emangnya chi: ucap Zara



jadi kayak hewan haaahaaaa: ucap Chika tertawa terbahak bahak



enak aja kamu dek: ucap Gus Rizqi ketus



nih makanannya: ucap Gus Rizqi sambil memberikan makanan kepada Zara



terimakasih kakak ku yang ganteng,jangan marah donk nanti cepat tua haaahaaaa: ucap Zara tertawa terbahak bahak



awas saja kamu dek nanti kakak hukum hafalan 2 juz: ucap Gus Rizqi sambil geleng geleng kepala melihat tingkah adik adiknya



sebelum hukum Lia,umi akan minta Abi nambah hukumanmu,ya kan bi: ucap umi fatimah yang di angguki oleh Abi farhan



heee gak jadi deh, kalau di hukum sama Abi atas perintah umi mah ngeri: ucap Gus Rizqi



bi tambah hukumannya: ucap umi fatimah



jangan donk mi,maafin iqi ya mi,dek: ucap Gus Rizqi



ya adik maafin: ucap Zara



ya umi juga maafin: ucap umi fatimah



segitu dulu ya,sekian terimakasih


maaf apabila ceritanya gak nyambung dengan alurnya ๐Ÿ™



...jangan lupa...


...like...


...komen...


...vote...


...favorit...


...dan selalu membaca karyaku...

__ADS_1



salam hangat dari kakak ๐Ÿ˜Š


__ADS_2