Perjalanan Kehidupan Seorang Zara

Perjalanan Kehidupan Seorang Zara
25. hari pertama di sekolah


__ADS_3

...ke esokan harinya Zara bangun pukul 2 pagi,lalu bersih bersih dan menunaikan ibadah malamnya...


...setelah shalat malam zara pun menyiapkan beberapa alat tulis dan perlengkapan sekolah lainnya...


...setelah selesai, waktu menunjukkan pukul 2.40 pagi Zara memulai untuk membuat beberapa makanan ringan untuk menjadi bekal sekolah dirinya dan kedua saudara tirinya...


...setelah selesai waktu menunjukkan pukul 3.30 dimana para santri sudah bangun dari istirahatnya mereka pun bersih bersih terlebih dahulu sebelum waktu sholat subuh tiba...


...Pukul 5.30 di mana para santri sudah keluar dari masjid,tadi mereka setelah shalat mereka mengaji dan di lanjutkan dengan tausiyah yang di pimpin oleh pemilik pondok pesantren...


...mereka pun bersiap siap menuju sekolah yang di sebelah arah kiri pesantren...


jadi yang kanan itu pondok pesantren,asrama dan masjid


terus yang sebelah kiri itu sekolah dan perpustakaan


...Zara pun menuju kelas dengan ustadzah Rani,jadi sebelum Zara ke kelas ia pun ke kantor ustadz dan ustadzah untuk menanyakan kelasnya dan alhamdulilah ternyata ustadzah Rani adalah wali kelasnya...


...kebetulan ustadzah Rani mengajar di jam pertama,jadi ustadzah Rani bersama Zara berjalan bersama...


...sesampainya di depan pintu masuk kelas, ustadzah Rani meminta Zara untuk menunggu sebelum namanya di panggil...


...ustadzah Rani pun masuk sambil memberi salam...


assalamualaikum: ucap ustadzah Rani


wa'alaikummussalam ustadzah: ucap para santri


para santriwan dan santriwati kita kedatangan murid baru: ucap ustadzah Rani


siapa ustadzah: ucap salah satu santriwati


putri silahkan masuk: ucap ustadzah Rani


...lalu Zara pun masuk sambil tersenyum di dalam niqabnya...


assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, perkenalkan nama saya Aulia Putri: ucap Zara


wa'alaikummussalam, salam kenal putri:ucap mereka kompak


oke anak² putri ini adalah anaknya kyia: ucap ustadzah Rani

__ADS_1


tapi Bu,kyia kan cuman punya 2 anak yaitu Gus Rizqi sama Ning Chika dan calon anaknya yang berusia 4 bulan: gumamnya beberapa santri di kelas


putri ini adalah keponakan kyia,tapi karena orang tuanya tidak ada dan putri tidak ada yang menjaga maka kyia menyuruhnya tinggal di sini dan mengadopsi nya: ucap ustadzah Rani


maafkan ustadzah ya nak: bisik ustadzah Rani


na'am , tidak apa apa ustadzah: ucap Zara


ya sudah, putri silahkan duduk di sebelah Lina: ucap ustadzah Rani


Lina angkat tangan: ucap ustadzah Rani


...Lina yang namanya di sebut pun mengangkat tangannya dan tersenyum...


...lalu Zara menghampiri Lina dan mengucapkan salam...


assalamualaikum: ucap Zara


wa'alaikummussalam: ucap Lina


salam kenal putri, semoga bisa berteman: ucap Lina tersenyum


silahkan di persiapkan terlebih dahulu: ucap ustadzah Rani


sebelum belajar marilah kita berdo'a terlebih dahulu, berdo'a mulai: ucap salah satu santriwan


...begitulah kebiasaan Zara setiap hari di pesantren dan sekarang tidak terasa bahwa Zara telah tinggal di pesantren selama 5 bulan...


5 bulan kemudian




...hari yang cerah di mana hari ini adalah hari Jum'at,dimana para santri sedang melakukan beberapa kegiatan di sekolah terutama Zara, Chika dan Rizqi...



...Zara hari ini pulang lebih awal karena tidak banyak kegiatan di sekolah dan ia memutuskan untuk pulang ke rumah, karena 2 bulan belakangan ini Zara tidur di asrama...


__ADS_1


...saat Zara membukakan pintu dan mengucapkan salam,namun tidak ada orang di rumah sampai ia mendengar suara gelas pecah...



*prannnkkk*



astaghfirullah: ucap Zara sambil berlari ke dapur



...dan saat Zara tiba di dapur ia melihat sang umi kesakitan dan ada darah di lantai...



skip


tunggu bab selanjutnya ya



...jangan lupa...


...like...


...komen...


...vote...


...favorit...


...dan selalu membaca karyaku,...



maaf apabila ceritanya gak nyambung dengan alurnya 🙏



salam hangat dari kakak 😊

__ADS_1


__ADS_2