Perjalanan Kehidupan Seorang Zara

Perjalanan Kehidupan Seorang Zara
30. Zara(Lia) sakit


__ADS_3

sesampainya di rumah sakit




...setelah sampai di rumah sakit mereka pun memanggil suster dan membawa Zara ke ruangan IGD...



...Abi, Gus Rizqi dan Chika pun menunggu di luar ruangan IGD...



...namun sudah 30 menit mereka menunggu tetapi tidak ada tanda tanda dokter keluar...



...setelah menunggu selama 35 menit akhirnya dokter pun keluar...



*clekkk*



dokter bagaimana dengan keadaan putri saya: ucap Abi farhan



putri ada mengalami tipus, mungkin akhir akhir ini dia terlalu kecapean dan memiliki beban pikiran yang sangat berat: ucap sang dokter



apa dok,tipus?: tanya Abi farhan



benar pak,jadi selama beberapa hari putri anda harus di rawat inap: ucap sang dokter menjelaskan



baik dok: ucap Abi farhan



silahkan di urus pak biaya administrasi nya: ucap suster



baik sus: ucap Abi farhan



kami akan memindahkan pasien ke...: ucap suster te,rsebut dan menghentikan kalimat terakhirnya karena ia tidak tau pasien akan di pindah kan ke kamar mana



kamar VIP sus: ucap Abi farhan



baik pak kalau begitu kami permisi terlebih dahulu, assalamualaikum: ucap dokter dan suster kembali ke ruang IGD bersama temannya untuk membawa Zara ke kamar VIP



**skip**



...Abi, Gus Rizqi dan Chika sedang berada di ruangan Zara,di mana Zara masih belum bangun dari tidurnya...



...mereka terus menunggu hingga jam menunjukkan pukul 9 pagi dan Zara terbangun...



air air: ucap Zara dengan lirih



...mereka yang mendengar Zara berbicara pun langsung mendekat ke arah ranjang Zara...



Alhamdulillah kamu udah bangun nak: ucap Abi farhan



Alhamdulillah adek udah bangun: ucap Gus Rizqi



air air: ucap Zara lirih



...Gus rizqi yang mendengar itu pun langsung menyuruh Chika mengambil air...



dek tolong ambilkan air di dekatmu dan bantu kak Lia meminumnya: perintah Gus Rizqi kepada adiknya



na'am kak: ucap Chika



...lalu Chika mengambil air dan membantu Zara untuk minum...


__ADS_1


ayo kak duduk dulu,pelan pelan: ucap Chika



...lalu Gus Rizqi meletakkan bantal di belakang Zara dengan posisi berdiri agar Zara bisa menyandar...



...lalu Zara duduk dengan di bantu oleh Chika dan meminum airnya hingga habis tak tersisa...



...lalu Zara melihat sekeliling dan menyadari bahwa ia sedang tidak ada di rumah...



Lia dimana?: tanya Zara



kamu lagi ada di rumah sakit dek: ucap Gus Rizqi



tadi umi menemukan Lia di kamar dengan kondisi menggigil dan demam tinggi, ternyata kamu terkena tifus: ucap Abi farhan



sebenarnya apa yang sedang kamu pikirkan nak?: tanya Abi farhan



maaf kan Lia bi,Lia masih belum siap untuk cerita sama Abi dan umi. tolong beri Lia waktu agar Lia bisa mengatakan semuanya kepada umi dan Abi: ucap Zara sambil menangis



kami akan menunggu mu sampai kamu siap cerita sama kami nak: ucap Abi farhan



terimakasih Abi, kalian semua memang selalu mengerti dengan kondisiku: ucap Zara sambil menghapus air matanya dan tersenyum



sama sama nak: ucap Abi farhan



umi kemana bi: tanya Zara yang baru mengetahui bahwa tidak ada keberadaan sang umi



umi tidak bisa ikut, karena tidak ada yang menjaga adik bayi: ucap Abi farhan memberi penjelasan kepada zara



Lia mengerti kok bi,umi pasti kerepotan di rumah lebih baik Abi dan Gus Rizqi pulang saja, karena pesantren tidak ada yang menjaga dan kasian umi pasti kerepotan: ucap Zara




karena ichi yang menemani kak Lia, benarkan kak: ucap Chika



benar heee, bolehkan bi: ucap Zara



boleh,lagian kamu gak ada yang jaga: ucap Abi farhan



kalau begitu kami pulang dulu ya nak, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh: ucap Abi farhan



wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh: ucap Zara dan Chika



kakak pulang dulu ya, assalamualaikum: ucap Gus Rizqi



ya kak, wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh: ucap Zara dan Chika



...setelah kepergian Abi dan Gus Rizqi,tak lama kemudian datanglah seseorang yang Zara kenal...



assalamualaikum: ucap seseorang itu



wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh: ucap Zara dengan menatap tajam seseorang itu



Chika sedang di kamar mandi ya



mau apa bapak kesini, apakah bapak lupa, bapak lah yang menjauhkannya saya dan ayah saya,saat saya masih bayi: ucap Zara



kakek mohon Zara kembali lah ke keluarga kami,kakek tidak tega melihat ayahmu yang sering menangis dan menyalahkan dirinya sendiri saat tengah malam: ucap seseorang itu sambil memohon kepada Zara


__ADS_1


apakah anda pantas di panggil seorang kakek setelah memisahkan seorang anak dengan papahnya,saya tanya sekali lagi apakah anda pantas di sebut seorang kakek bapak wibawa: ucap Zara



bahkan anda telah membuang saya,menelantarkan saya dan memisahkan saya dengan papah saya: ucap Zara



sampai saya di temukan oleh ayah angkat saya yaitu Abi zaka,Abi zaka menemukan saya di sungai saat saya masih bayi,beliau merawat saya dan memberikan saya kasih sayang dan saya harus pergi dari Jakarta dan menetap di Bandung agar anda tidak menggangu keluarga Abi zaka...: ucap Zara tegas



lalu apa sekarang, setelah saya di adopsi oleh Abi farhan dan umi fatimah anda baru mencari saya kembali dan meminta saya berkumpul kembali dengan keluarga wibawa,itu mustahil: ucap Zara



saya sudah bahagia dengan keluarga saya sekarang,saya harap anda tidak menggangu kehidupan saya dan meminta saya untuk kembali ke keluarga kalian, karena saya sudah kecewa dengan anda bapak wibawa yang terhormat: ucap Zara tegas dan menekan setiap kata yang keluar dari mulutnya



...bapak wibawa yang mendengar setiap kata yang keluar dari mulut Zara pun tidak bisa berkutik...



...karena memang dulu ialah yang membuang Zara di pinggir sungai dan Abi zaka mengadopsi nya dan menyanyanginya dengan sepenuh hati...



...pak wibawa tau,bahwa cucunya sekarang benar benar kecewa kepadanya dan entah keberanian dari mana pak wibawa berbicara...



oke jika kamu benci dengan kakek tidak apa apa nak.tapi coba kamu pikirkan ayah kamu nak,dia selalu menangis setiap malam dan menyalakan dirinya sendiri yang tidak becus menjaga anaknya dan almarhumah istrinya dengan baik, karena kakek lah yang mengatakan kepadanya bahwa kamu meninggal setelah di lahirkan dan ibumu mengalami pendarahan yang hebat dan membuat ibumu meninggal dunia. karena dulu kakek sangat membenci ibumu maka kakek membuangmu nak,kakek mohon kembalilah ke keluarga kami demi ayahmu nak: ucap bapak wibawa memohon dan menangis



saya mohon anda **keluar**: ucap Zara



tapi kakek mohon nak: ucap bapak wibawa



**saya bilang keluar**: ucap Zara



...bapak wibawa sudah putus asa untuk membujuk Zara agar kembali ke keluarga wibawa...



...bapak wibawa pun keluar dari ruangan rawat inap Zara dan mengucap salam...



assalamualaikum: ucap bapak wibawa



wa'alaikummussalam: batin Zara



...Zara lupa bahwa masih ada keberadaan Chika di ruangannya tersebut...



...Chika yang sedang di kamar mandi pun mendengar nya dengan seksama dan jelas...



...karena saat Chika mau keluar kamar mandi ada seseorang yang datang dan Chika mengurungkan niatnya untuk keluar dari kamar mandi...



*clekkk*



...Zara pun menoleh ke arah sumber suara dan kaget karena ia lupa akan keberadaan Chika...



kak: ucap Chika sambil menangis



maaf kan kak Lia chi: ucap Zara



kemarilah: ucap Zara



segitu dulu ya, sekian terimakasih


maaf apabila ceritanya gak nyambung dengan alurnya ๐Ÿ™



...jangan lupa...


...like...


...komen...


...vote...


...favorit...


...dan selalu membaca karyaku...

__ADS_1



salam hangat dari kakak ๐Ÿ˜Š


__ADS_2