
...setelah 5 bulan lamanya mereka tidak mendapatkan kabar sama sekali tentang Zara,bahkan sempat mereka menanyakan kepada teman teman sekolah zara namun tidak ada hasil...
...tidak hanya keluarga zara,bahkan pak Rendi pun mencari di mana keberadaan sang putri...
...awalnya seminggu sebelum pak Rendi memberi tahukan kepada Zara untuk pindah,pak Rendi mengetahui bahwa Zara adalah putrinya dan mendiang istrinya...
...pak Rendi awalnya kecewa dengan sang ayah...
...namun karena penjelasan dari sang ayah,pak Rendi pun memaafkan ayahnya...
...keluarga Zara pun sudah putus asa dan berharap Zara kembali ke tengah tengah keluarga mereka...
jadi sudah ke bongkar ya bahwa zara adalah anaknya pak Rendi, sekaligus keturunan keluarga wibawa...
kakak baru bongkar beberapa rahasia ya,jadi masih banyak rahasia yang belum di ketahui Zara dan kalian semuanya
di kediaman keluarga pak zaka
mi kita harus bagaimana lagi mencari kakak: ucap Zahwa
umi pun tidak tau nak,bahkan kita pindah ke sini berharap bisa menemukan Zara dan menghindar dari keluarga wibawa setelah kejadian seminggu setelah Zara pergi: ucap umi zafiya sedih
adek berharap kakak kembali lagi kesini: ucap Zahwa sedih
semoga saja nak,umi kangen sekali dengan kakakmu: ucap umi zafiya
walaupun adik sudah kembali dan sudah berkumpul dengan kita, tetapi bila tidak ada kehadiran kak Zara sepertinya keluarga ini kurang lengkap mi: ucap zahwa
ya,umi juga kangen sekali dengan kakak: ucap umi zafiya
assalamualaikum: ucap seseorang
wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh: ucap umi zafiya dan Zahwa
umi, kakak adek pulang: ucap seseorang
__ADS_1
eh adik kakak yang cantik udah pulang: ucap Zahwa
ya donk kak,ara kan gak mau nginap di sekolah: ucap ara
ya, adek zifya azzahra: ucap Zahwa
ya kakak ku yang syantik,adek mau mandi dulu ya,gerah soalnya: ucap ara
ya sudah ara mandi dulu ya,nanti ke mushola ya, setelah shalat kita makan siang: ucap umi zafiya
Abi kemana Ra: ucap umi zafiya
tadi langsung ke masjid mi: ucap ara
ya udah ara ke kamar dulu, assalamualaikum: ucap ara
***sementara itu, di kediaman keluarga abi Farhan dan umi fatimah***
umi liat deh,adek bayi nya kayaknya pempes nya penuh deh: ucap Chika
kak Chika umi boleh minta tolong,ambil kan air hangat dan handuknya ya: ucap umi fatimah
siap mi,apa sih yang gak buat umi: ucap Chika
...sedangkan umi fatimah hanya tersenyum...
...lalu Chika mengambil air hangat di wadah yang cukup besar dan handuk...
__ADS_1
...lalu membawanya ke kamar sang umi...
umi ini air hangatnya dan handuknya: ucap Chika
assalamualaikum,umi ini jamu yang umi minta: ucap Zara memasuki kamar sang umi tak lupa mengucap salam
wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh: ucap Chika dan umi fatimah
terimakasih ya nak,maaf umi merepotkan kalian berdua: ucap umi fatimah
sama sama mi, lagi pula ini adalah kewajiban sang anak kepada ibunya: ucap Zara sambil tersenyum di balik niqabnya
lagi pula umi kan baru melahirkan, jadi wajar apabila umi membutuhkan bantuan kami: ucap Zara dan langsung di angguki oleh Chika
segitu dulu ya...
awalnya kakak mau memperbaiki novelnya selama seminggu tapi karena kakak hanya memperbaiki kesalahan kata jadi cuman 4 hari aja,kakak berfikir biarkan saja alurnya seperti ini dan gak perlu di ubah
jangan bosen ya membaca novel kakak
...Jangan lupa...
...like...
...komen...
...vote...
...favorit...
...dan selalu membaca karyaku...
maaf apabila ceritanya gak nyambung dengan alurnya🙏
__ADS_1
salam hangat dari kakak 😊