
"Baiklah mama Akan menjelaskannya"Mama tuti pun berusaha menenangkan dirinya dan menarik nafas secara perlahan.
"Kenalkan sayang nama mama Mariatuti mamela,Ini Suami mama papah kamu Namanya Papah Daigo surya mamela,sama seperti namamu sayang,momoy mamela"Sambil menatap mata momoy dengan penuh keyakinan dan tersenyum lepas.
Mama tuti pun menjelaskan semuanya secara detail sesuai dengan permintaan suaminya sendiri,sebelum berangkat kepanti dan bertemu momoy,tuan daigo sempat berkata pada istrinya'Kalau sewaktu waktu putri kita butuh kepastian ceritakanlah semua yang terjadi secara detail'.
Momoy yang mendengar penjelasan dari Mamanya pun menangis dengan sangat kencang hingga tak terasa tubuhnya begitu lemah tak kuat berbicara dan menerima kenyataan.
Tuan daigo pun hanya bisa pasrah jika putrinya akan membencinya.Tapi itulah kenyataannya.
"Sayang maafkan mama sama papah,tidak ada disaat kamu membutuhkan pegangan untuk terus berjalan,maafkan mama yang tidak bisa menjadi yang terbaik untukmu,maafkan mama."
Ucap mama tuti dengan kepala yang sedikit ditundukkan kebawah.
"Sayang maafkan papa juga,papa terima perlakuan darimu jika kamu ingin membenci papa,papa menyesal sayang,kalau kamu ingin membunuh papa,silahkan bunuh papah."Sambil menyerahkan sebuah pistol dengan tubuh yang berpasrah diatas lantai dengan kaki yang sedikit ditekuk kebelakang.
__ADS_1
Momoy yang tidak percaya akan hal itupun segera mengambil pistol tersebut dan melemparnya kearah dinding.Berusaha tenang itulah momoy.
"Pah..?"Sambil berlari kearah tuan daigo dan memeluknya erat "Maafkan momoy,momoy butuh papah,momoy butuh mama,kalau aku bunuh papah dengan pistol itu pasti aku akan hancur dan tidak bisa lagi memeluk papah seperti ini"
Momoy pun memeluk tuan daigo dengan erat,momoy sekarang merasakan kebahagiaan yang selama ini momoy cari,kehangatan,kerinduan,pelukan kini Dapat dia Rasakan.
Tuan daigo yang dipeluk oleh putrinya pun tersenyum bahagiah dan membalas pelukan nya denga erat menandakan kerinduan bagi keduanya.
Mama tuti yang menyaksikan Suami dan Anaknya hanya bisa tersenyum bahagiah Menyaksikan pertunjukan Air mata Dan Suara Kerinduan Diantara Keduanya.
Ternyata begini rasanya memeluk seorang ayah,batin momoy
Setelah cukup lama berpelukan Dan melepas Rindu,kini tiba saatnya Untuk momoy permisi pulang,karena hena sahabatnya sedari tadi menunggunya untuk pulang kerumah.
"Pah mah,momoy pamit pulang yah,sahabat momoy hena menunggu diluar,momoy tidak enak kalau harus membuatnya menunggu lebih lama lagi"Ucap momoy
__ADS_1
"Kamu mau tinggalkan Papah sama mama kamu lagi"Jawab Papa Daigo sedih
"Bukan begitu pah,momoy tidak meninggalkan papah,hanya saja diluar ada hena sahabat momoy,jadi momoy harus pulang kerumah bersama hena"
"Kamu tinggal dimana Sayang"Ucap mama tuti pada anaknya
"Iya sayang kamu tinggal dimana"
"Momoy tinggal dikost dekat kampus pah"Sambil tersenyum menandakan Kondisi yang baik baik saja.
"No no anak papah harus tinggal sama papah"
"sama mama juga"Sambil menatap kesal kearah suaminya itu.
Bisa bisanya dia tidak menyebutkan aku didalam kalimatnya,batin mama tuti
__ADS_1
Momoy yang melihat Papa Dan Mamanyapun hanya bisa senyum dan tertawa kecil.
Begini yah rasanya direbutkan,hehe senangnya,jangan pergi lagi Pah mah,batin momoy.