
"Nona Sebaiknya Berhati hati"Ucap Qisra,Sambil tersenyum tipis Merasa tak dosa,Padahal Mah sengaja,Hanya malu mengaku saja.
"Maafkan saya,Saya Tidak fokus berjalan sampai sampai saya menabrak Anda"Ucap momoy tersenyum.
"Nona Mari Ikut Dengan Saya,Tuan muda Ingin Bertemu dengan Anda"Ucapnya Tegas
"Siapa Tuan Muda Anda"Balas momoy penasaran
"Nanti nona juga akan Tau dengan Sendirinya"
"Baiklah"Jawabnya santai sambil terus mengikuti langkah Qisra berjalan.
Didalam Mobil,Momoy Duduk Dibelakang sedangkan Qisra didepan Dan fokus menyetir.
"Hem,Nama kamu siapa"Tanya Momoy memecah keheningan yang terjadi Diantara Keduanya.
"Nama saya Qisra Nona muda"
"Jangan panggil Saya Nona muda,Panggil Saja Saya Momoy"Tersenyum Tipis.
"Maaf Nona Ini Udah menjadi Tugas saya"
"Baiklah"
Setelah cukup lama Berada Dan duduk Didalam Mobil. Sampailah momoy Disebuah Rumah Yang Besar Sebesar Rumahnya,Namun Rumah Ini Sangat jauh berbeda dengan Rumahnya,Tentu Saja Rumah Dirgo Di Kelilingi Manusia Manusia Berjaz Hitam Dan Berdiri Sangat Tegas,Seperti Patung dan Akan Bergerak Ketika Digerakkan.
__ADS_1
Qisra mempersilahkan Momoy Untuk Masuk Kedalam.
"Mari Nona Saya Antar Untuk Bertemu Dengan Tuan,Dia sudah menunggu Anda"Jawabnya Dengan Tangan Mempersilahkan.
Momoypun Terus Berjalan Dan berhenti Dimana Qisrah Berhenti Dan mempersilahkan Momoy untuk Masuk.
Ceklek,Pintu Dibuka.momoy masuk Kedalam Ruangan Itu Dengan prasaan Was Was. 'Yah tuhan Apa ini'.
Cukup lama Berdiri Tiba Tiba Momoy dikejutkan Dengan Suara Namun Tak berwujud.Setelah Mencari cari Dimana Suara Itu berasal,Iya pun Menemukan kertas Yang Bertulisan
PENCET TOMBOL BEWARNA HIJAU YANG ADA DIBAWA MEJAKU
Begitulah Tulisan Yang terdapat Dalam Lembaran Kertas.
Apa ini Ruang rahasiah
'Masuklah'Suara itu Muncul ketika Momoy Masih Betah Berdiam.Momoypun berjalan Masuk,Ruangan Itu seperti Bentuk Kamar,Kedap Akan Suara,Kamar yang Dibaluti kemewahan Serta Warna Yang bercorak Hitam Putih,menambah Keistimewaan tersendiri dari ruangan Itu.
lalu Muncullah Seorang Laki laki Dihadapan Momoy.yang tak lain dan tak bukan Adalah Dirgo.
Dirgo yang baru selesai mandi Dengan hanya Dibaluti Handuk,Menjadi diam Ketika Melihat Momoy.Mata yang indah,Cantik yang sempurna.Mampu,Menggiurkan Gairah Dirgo.
"Duduklah"Berucap lembut kearah Momoy.
Momoy yang merasa Baik baik saja Pun hanya Mengikuti Apa Yang dikatakan Oleh Dirgo.
__ADS_1
"Kau tidak mau mandi"Ucap dirgo lagi
"Hem tidak perlu, Jam berapa sekarang"
"Jam 20:59"Jawabnya santai.
"Apa"Balas momoy Kaget"Tuan Saya ingin sholat apa anda memiliki Mukenah".
Sholat,wah selain cantik kau juga rajin beribadah rupanya
"Kau pikir aku seorang wanita,Aku tidak memiliki itu disini,Apa aku perlu menyuruh Bawahaanku untuk membelikan barang itu"
"Tidak perlu"Berlalu pergi dan berwudhu.
Momoy sholt dengan Khusyuk tanpa menggunakan mukenah.Namun,Baginya ini situasi genting,Jadwal jam yang sudah Lewat bahkan Posisi Ditempat yang tidak menyediakan mukenah.
Selesai sholat,Momoy mencari sosok Seseorang.Namun Tak ditemukannya.
13 menit kemudian.
"Ini makanlah..!..Aku tidak ingin calon istriku sakit"Berucap santai seperti orang Yang tidak merasakan sesuatu.
"Apa,Istri.Siapa"
"Aku lupa mengatakannya.Besok saja Tidurlah sekarang aku akan keluar sebentar ada urusan penting."
__ADS_1