Pernikahan Nayla

Pernikahan Nayla
Part 02


__ADS_3

Pernikahan nayla.


Taman kediaman Sam di hias dengan begitu indah semua lampu di pasang menghias taman yang sangat luas itu.


Orang tua Nayla sudah ada di kediaman Sam dan saat ini sedang berbicara dengan Nayla di kamar Nayla


Kamar Nayla di hias begitu indah namun dengan pandangan sedih Nayla menatap kamar itu dan berkata pada kedua orang tuanya


" pa ..... ma apakah keputusan Nayla benar "


" kenapa sayang ....kenapa tiba-tiba nay menjadi ragu "


tanya mama lembut


" kalau nay tidak ingin menikah .... papa tidak akan memaksa nay sebelum ijab kabul terjadi nay masih bisa mundur dari pernikahan ini "


ucap papa tegas.


"namun bagaimana dengan viona pa .... nay sudah berjanji pada kak Nita untuk menjaganya dan nay tidak mungkin mengingkari janji nay "


ucap Nayla sedih


" sayang .... mama dan papa akan mendukung semua keputusanmu kalau nay ingin menjaga viona maka jadilah mama bagi viona walaupun itu berat bagi kamu sayang "


ucap mama lembut.


Nayla menatap papa dan mamanya bergantian dan berkata


" nay akan menjadi mama bagi viona jadi papa dan mama tidak perlu khawatir pada viona"


ucap nay tegas.


Papa dan mama memeluk nay lalu papa berkata


" sayang papa bangga padamu .... karena kau lebih perduli pada keluargamu dari pada kebahagiaanmu sendiri. "


Nayla menghapus air matanya yang jatuh tanpa dia sadari mendengar perkataan papanya.


💓💓💓💓


Sementara itu di apartemen Mery Sam telah selesai mandi setelah mereka melakukan hubungan intim.


Mery yang bersikap manja dan pandai berpura-pura memeluk Sam dari belakang.


" sayang ..... aku cemburu melihat kau akan menikah untuk kedua kalinya. "


ucap Mery bersandiwara


" maafkan aku sayang ....aku tak bisa menentang keinginan mama ....kau kan tahu hanya mama satu-satunya keluarga yang ku miliki "


jelas Sam.


" tapi sayang ....kau harus berjanji jangan pernah jatuh cinta pada wanita itu ..... karena dia punya seseorang yang dia cintai "

__ADS_1


ucap Mery.


Sam menatap penuh selidik pada Mery dan bertanya.


" maksud kamu apa "


" tadi aku ke cafe XX dan melihat calon istri mu berpelukan dengan seorang pria, dia sepertinya menangis 😭 mungkin sedih harus berpisah dari orang yang dia cintai "


jelas Mery.


Sam hanya terdiam mendengar perkataan Mery dia tak menyangka Nayla akan berpelukan dengan pria lain di saat esok akan menikah dengannya, wanita ****** seperti Nayla akan dia beri pelajaran.


" sayang ...."


panggil Mery menyadarkan Sam dari keterdiamaan nya.


Sam menatap Mery yang masih memeluk dirinya


" dan aku melihat lagi dia berciuman dengan pria itu dan mereka berciuman dengan mesra"


tambah Mery berbohong pada Sam.


Entah kenapa hati Sam terasa cemburu mendengar perkataan Mery namun dia tidak ingin Mery tahu apa yang dia rasakan.


" terserah apa yang mau dia lakukan aku tak perduli ...."


ucap Sam sambil memeluk Mery dan mereka melakukan lagi kegiatan panas mereka.


Namun karena Sam menyukai Mery dia tidak mempermasalahkan nya dan tetap bersama Mery.


Namun sampai detik ini Sam masih memakai alat pengaman saat melakukan bersama Mery karena dia tak ingin Mery mengalami kejadian seperti Nita hamil di luar nikah


Mery pun tidak keberatan karena pekerjaannya mengharuskan tubuhnya tidak boleh terlihat gendut.


Saat ini dia hanya ingin bersenang-senang bersama Sam tak ingin mempunyai anak.


Sementara itu mama Sam punya keinginan lain dia ingin mempunyai banyak cucu karena dia tak ingin saat Sam tua seperti dirinya hanya punya satu anak.


Mama Sam berencana Nayla harus melahirkan setidaknya tiga orang cucu untuknya ditambah dengan viona dia akan punya empat orang cucu, itulah rencana mama Sam


💒😭💔


Pagi yang indah menyambut hari, semua pelayan yang bekerja di kediaman Sam terlihat sangat sibuk mengerjakan pekerjaan yang di tugaskan pada mereka.


Pesta pernikahan yang katanya sederhana bagi mama Sam terlihat sangat mewah bagi keluarga Nayla yang datang untuk menghadiri pernikahan tersebut.


Hari telah menjelang siang saatnya ijab kabul akan di lakukan, Sam terlihat sangat tampan dengan jas mahal yang membalut di tubuh atletis nya dia terlihat sangat gagah


Sam terpesona melihat kecantikan nayla saat keluar dari kamar setelah Sam selesai melakukan ijab Kabul.


Nayla tampak sangat mempesona dengan kebaya putih gading yang membungkus indah tubuh moleknya dan wajahnya yang terlihat sangat cantik seketika Sam tersihir akan kecantikan nayla yang membuat dia sesaat lupa pada Mery.


Kesadaran Sam kembali setelah Nayla mendapat perintah dari papanya untuk menyalam tangan Sam dan menjunjung nya sebagai bakti seorang istri pada suaminya Nayla hanya menunduk dia tak berani menatap wajah Sam.

__ADS_1


Sam menatap wajah Nayla namun dia teringat akan kejadian di cafe waktu itu dia melihat Nayla tersenyum dengan manis dan ucapan Mery yang mengatakan Nayla berpelukan dan berciuman membuat tatapan yang tadinya terpesona menjadi tatapan tajam yang menusuk bagai sebuah belati yang siap menusuk tepat ke jantung Nayla.


Setelah selesai menyalam Sam, Nayla duduk di samping Sam dan mendengarkan nasehat dari pihak KUA tentang pernikahan.


Tak berapa lama Nayla di bawa masuk oleh penata rias ke dalam kamar untuk berganti busana dengan gaun pengantin untuk acara resepsi.


.Tatapan Sam membuat Nayla berpikir, apa ada kesalahan yang dia perbuat sehingga Sam melihat dia seperti itu.


Karena dia terus berpikir dia tak menyadari penata rias telah mengubah gaya rambutnya.


" nyonya terlihat lebih cantik dengan sanggul seperti ini "


ucap penata rias.


Ucapan sang penata rias menyadarkan Nayla dari lamunannya.


Dia menatap wajahnya dari cermin yang ada di depannya.


Wajahnya terlihat sedikit lebih dewasa karena dia tidak pernah berias jadi saat di rias kecantikannya langsung terlihat.


" sebaiknya nyonya Menganti gaun pengantin karena sebentar lagi acara resepsi akan di mulai "


ucap si penata rias


Nayla hanya menuruti si penata rias dia membuka kebaya yang dia pakai dan Menganti dengan gaun pengantin.


Namun saat dia sedang memakai gaun pengantin tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan Sam berada di depan pintu itu.Gaun yang masih sebatas pinggang memperlihatkan bagian tubuh Nayla sebelah atas yang hanya mengunakan bra berwarna hitam yang begitu pas warnanya di kulitnya yang begitu putih mulus.


Sam yang melihat hal itu terpana sesaat, setelah dia melihat Nayla berbalik sambil menaikkan gaun pengantinnya dan di bantu sang perias Sam masuk dan menutup pintu berusaha untuk tidak canggung akan kejadian barusan.


Walaupun dalam hatinya dia begitu terpikat akan kemulusan kulit Nayla apalagi secara tak sengaja dia melihat payudara Nayla yang tertutupi oleh bra berwarna hitam membuat juniornya mendadak bangun.


" apakah masih lama ..... para tamu sudah berdatangan "


ucap Sam dingin.


" maaf tuan sebentar lagi akan selesai "


jelas sang perias.


Nayla sangat malu dia tak berani melihat ke arah Sam , dia menundukkan wajahnya sampai gaunnya selesai di kancing kan.


Sam duduk di sofa dalam kamar sambil memperhatikan Nayla yang canggung karena Sam


" sudah siap tuan "


ucap sang perias.


Dengan wajah masih menunduk Nayla membalikkan tubuhnya menghadap Sam , dengan langkah perlahan namun pasti Sam melangkah mendekati Nayla dan mengambil tangannya dan berkata.


" sebaiknya kita keluar mama sudah menunggu bersama para undangan "


Nayla menatap Sam yang sedang menatap ke arah nya.

__ADS_1


__ADS_2