
Nayla membalut tubuhnya seperti kepompong saat Sam melihatnya dia tersenyum melihat Nayla seperti itu.
Namun Nayla tidak melihat dia tersenyum karena dia sibuk menutupi tubuhnya.
Karena hujan semakin deras Sam mulai merasakan kedinginan.
Nayla tahu hal itu kemudian melihat sekeliling namun tak menemukan sesuatu.
" mas ... sebaiknya mas lepaskan jas dan kemeja mas"
ucap Nayla pelan
Sam menatap Nayla dengan wajah tanpa bersalah dia mengatakan hal itu dan matanya yang terlihat polos.
Sam lalu membuka jas dan kemejanya, dia pun melangkah mendekati Nayla.
Dengan perasaan gugup Nayla melebarkan sedikit selimutnya sehingga memperlihatkan pundaknya yang putih mulus
Sam berusaha untuk bertahan namun pertahanannya runtuh saat Nayla secara tidak sengaja berpaling dan menatapnya yang hanya berjarak beberapa centi.
Sam dapat merasakan nafas Nayla mereka saling menatap, lalu Sam memegang tengkuknya kemudian mencium Nayla dengan lembut.
Nayla yang terkejut berusaha untuk menolak namun Sam dengan kuat memegang tengkuknya dan dengan lihai mencium bibirnya sehingga membuat Nayla terlena.
Nayla terlena akan ciuman Sam sehingga dia mulai mengikuti gerakan bibir Sam yang mempermainkan bibirnya.
Ciuman 😘🥰 lembut itu berubah menjadi ciuman panas, entah kenapa Nayla pun menyukainya.
Namun saat ciuman Sam turun ke leher jenjang Nayla dan meninggalkan tanda kismark Nayla terbayang wajah Mery.
Dia lalu menolak dengan kasar tubuh Sam, hingga membuat Sam seketika menjauh darinya.
Dengan pandangan heran, kesal dan marah Sam menatap Nayla meminta penjelasan.
Nayla yang di tatap seperti itu menunduk ada perasaan malu dan takut dalam hatinya.
__ADS_1
" maafkan Nayla ...mas ... Nayla belum siap "
ucap Nayla pelan.
Mendengar ucapan nayla Sam yang sudah bernafsu menjadi emosi.
Dia lalu memegang tengkuk Nayla dan berkata.
" aku suamimu dan aku berhak atas tubuh mu jadi jangan pakai alasan kau belum siap melayaniku "
ucap Sam dengan suara bergetar menahan hasratnya.
Nayla dengan cepat memegang kuat selimut untuk menutupi dadanya.
" sekali lagi maafkan nay mas karena nay ..."
Nayla sedang berpikir alasan apa yang masuk akal untuk di berikan pada Sam.
Dia lalu teringat bahwa beberapa hari lagi jadwal dia kedatangan tamu bulanan
" nay sedang datang bulan mas jadi ..."
Nayla menarik nafas lega saat melihat Sam menjauh darinya.
Waktu terus berlalu nay mulai mengantuk dia lalu tertidur dengan posisi duduk sambil memegang selimut yang menutupi tubuhnya.
Sam menatap ke arah Nayla dia lalu melangkah mendekati Nayla dan duduk di sampingnya dan membiarkan kepala Nayla menyandar di bahu kekarnya.
Entah kenapa saat dia mencium bibir Nayla, dia sangat menyukai nya terasa manis.
Sam merasa ada sesuatu yang berbeda saat dia mencium bibir Nayla.
Sam menatap Nayla yang sedang tertidur dengan pulas nya.
Dia lalu menatap bibir Nayla yang sekarang sangat dia sukai.
__ADS_1
Sam lalu mengecup singkat bibir Nayla tanpa di sadari oleh Nayla
Kemudian rasa kantuk pun datang menghampiri nya dia pun tertidur bersama Nayla.
Pagi menjelang Nayla tertidur dengan posisi memeluk Sam yang tidak memakai baju sehingga memperlihatkan tubuhnya yang atletis.
Nayla yang beranggapan dia tidur di tempat tidurnya dengan memeluk bantal guling mengelus - elus tubuh Sam yang dia anggap bantal guling
Sam yang merasa seseorang memegang tubuhnya membuka matanya dan dia melihat Nayla sedang mengelus tubuhnya dengan mata tertutup.
Dia lalu menahan tangan Nayla karena apa yang Nayla lakukan membuat dia menjadi terpancing hasratnya.
Nayla yang merasa seseorang memegang tangannya kemudian membuka matanya dan alangkah terkejutnya dia saat dia melihat Sam memegang tangannya dan kepalanya berada di dada Sam dengan selimut yang sudah turun kebawah sehingga memperlihatkan dadanya yang tidak di tutupi oleh bra
" akkhhh..... "
teriak Nayla sambil mendorong tubuh Sam agar menjauh darinya.
Sam yang melihat keadaan Nayla memalingkan wajahnya dia harus menahan dirinya lagi pagi ini karena Nayla.
Dengan cepat Nayla membetulkan selimutnya agar tubuhnya kembali tertutupi.
Sam hanya diam dia melihat hujan sudah berhenti kemudian memakai kembali kemejanya yang sudah kering.
Melihat hal itu Nayla berjalan dengan pelan karena selimut yang menutupi tubuhnya membuat dia sulit untuk bergerak.
Dengan susah payah dia akhirnya mengambil gaunnya yang juga sudah kering.
" mas ... nay akan berganti pakaian "
ucapnya pelan.
Sam kemudian membelakangi Nayla dengan cepat Nayla membuka selimutnya dan memakai gaunnya.
Saat Nayla membetulkan rambutnya yang berantakan Sam berkata
__ADS_1
" cepatlah kita akan pergi "
Tampa ingin membantah Sam, Nayla hanya menggulung rambutnya kemudian mengikuti langkah Sam dari belakang.