Pernikahan Yang Terlalu Rumit

Pernikahan Yang Terlalu Rumit
Kami Adalah Rekan Kerja


__ADS_3

"Julianto Smith, bagaimana bisa kamu berbicara seperti itu dengan seorang gadis?". Sikap Julianto Smith terhadap Komala Sari membuat Neneknya sangat tidak suka dan dia menegur Julianto Smith.


Julianto Smith menutup bibirnya dan tidak mengucapkan sepatah kata pun.


"Julianto Smith?", Komala Sari tidak bisa menahan tawa.


Sebelumnya dia mengira bahwa dia ada masalah di pendengaran nya, ternyata tidak. Pria ini benar-benar memiliki nama yang imut dan sangat lucu.


"Nak, Kemarilah".Nenek Julianto Smith memberi isyarat dan tersenyum ramah kepada Komala Sari.


Komala Sari melirik Julianto Smith,melihat bahwa dia tidak menanggapi, sehingga dia berjalan mendekat.


Nenek dengan lembut menjabat tangannya. Meski tangannya kasar, tapi dia merasa hangat.

__ADS_1


Nenek itu menjelaskan sambil tersenyum, "Jangan kamu perduli kan dia,


Julianto Smith adalah anak yang baik tapi dia tidak pernah menyukai anak perempuan sejak dia masih kecil".


Nenek Komala Sari sudah meninggal sejak lama. Karena itu dia tidak pernah merasakan seperti apa cinta dari seseorang nenek. Sekarang karena di sentuh oleh nenek Julianto Smith, dia merasa sangat senang, "Tidak apa-apa, saya tidak keberatan".


"Ehmm". Nenek Julianto Smith tersenyum dan Memandang Komala Sari. Dia menyukai Komala Sari yang berperilaku baik, dari pada Charlotte Anderson yang angkuh.


"Bagaimana kamu dan Julianto Smith bertemu?".


Julianto Smith yang melihat kedipan matanya berkata,"Nenek, dia ini rekan kerja saya. Tidak aman baginya untuk pulang setelah bekerja lembur, jadi saya ajak ke sini dulu sebelum mengantarnya pulang".


"Ya, itu benar. Kami adalah rekan kerja Nenek". Komala Sari buru-buru membenarkan perkataan Julianto Smith barusan, Kemudian menjelas kan, "Tadi dia terlalu terburu-buru masuk ke dalam rumah sakit untuk melihatmu Nek, kunci mobilnya tertinggal di dalam mobil saat dia keluar dari mobil dengan sangat terburu-buru, jadi aku membawanya kemari."

__ADS_1


Nenek Julianto Smith tersenyum tipis dan memandang kepala mereka berdua.


Dia ingat bahwa cucunya sangat tidak suka berhubungan dengan wanita. Wanita yang ada di sebelahnya hanyalah. Charlotte Anderson. Tidak hanya memiliki satu wanita saja, tetapi dia juga secara pribadi tidak memiliki wanita lain selain Charlotte.


Komala Sari tidak tahu bahwa Nenek Julianto Smith telah salah paham dalam banyak hal dan hanya dalam sepuluh detik sudah salah memahami hubungan mereka.


Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan, hantu itu mulai berbicara pada Julianto Smith, "UMM Nenek, memang Charlotte Anderson yang selingkuh lebih dulu. Jika saya mengubahnya, saya tidak akan bisa mentolerir jika di khianati seperti ini, Julianto Smith melakukan hal yang benar".


"Komala, Nenek percaya kepadamu." Ketika Nenek Julianto Smith mendengar Komala Sari menyebut dirinya, dia tersenyum dan berpaling kepada Julianto Smith dan berkata, "Julianto Smith, lakukan apa saja yang kamu inginkan, nenek telah sadar bahwa kamu benar, Charlotte Anderson mungkin tidak cocok untukmu".


"Nenek...."


Sudah sejak dahulu dan lama sekali, sekarang Julianto Smith tidak sulit untuk melihat permainan apa yang Dimainkan oleh Neneknya sekarang. Dia merasa sangat tidak berdaya, memikirkan nya dan memutuskan untuk menjelaskan apa hubungan mereka.

__ADS_1


"Kamu jangan mengaggu


__ADS_2