Pesona Janda 2 anak

Pesona Janda 2 anak
KALULA DAN SASA


__ADS_3

Setelah kejadian di koridor tadi akhirnya Sasa menemukan ruang dekan, itupun karna Sasa bertemu dengan salah satu dosen yang mengajar di kampus itu.


"Permisi apa ini benar ruang dekan,"??Tanya sasa.


"Iya siapa ya,dan ada keperluan apa kamu kesini,,??"Tanya dekan itu.


"Saya Sasa pak mahasiswi baru Fakultas Ekonomi & Bisnis,saya akan menyerahkan ini""Ucap Sasa seraya menyerahkan kertas yang sedari tadi dia pegang.


"Oh baik lah,apa kamu tau di mana Fakultas Ekonomi & Bisnis di mana,,???Ucapa dekan


"Belum pak, Universitas ini sangat besar saya aja kebingungan mencari ruang dekan tadi,jadi saya belum sempat untuk berkeliling di sini."Jawab Sasa


"Ah begitu rupanya, baiklah mari ikut saya,saya akan tunjukan di mana Fakultas Ekonomi dan kelas kamu berada."Ucap dekan serta berdiri dan melangkah ke arah pintu.


Sasa mengikuti dekannya dari belakang,dan tak baru saja beberapa langkah dari semenjak keluar dari ruang dekan,Pak dekan memanggil seseorang.


"Lula sini sebentar,"Panggil dekan itu ke salah satu mahasiswi yang dilihatnya dan di panggil Lula.


"Iya Pak Broto,ada apa ya bapak pangil saya..?"Tanya Lula


"Bukannya kamu anak Fakultas Ekonomi,tolong antarkan mahasiswi baru ini ke Fakultasmu dan tunjukan kelas manajemen bisnis kepadanya ya."Ucap dekan itu.


"Baik pak, kebetulan saya juga mau kesana,sebentar lagi saya ada kelas,,"Ucap Lula


"Ayo kita jalan sekarang,oh ya kenalin aku Kalula Anastasya,aku juga anak Fakultas Ekonomi jurusan manajemen bisnis,kita satu kelas,siapa namamu,,""Tanya Lula seraya mengulurkan tangannya.


"Namaku Hasna Salsabilla,panggil aja Sasa,,"Ucap Sasa menjabat tangan Lula.


Skipp


Di Fakultas Ekonomi tepatnya di salah satu kelas Devano dan kawan-kawan sedang ngobrol dan saling becanda.


Mereka tertawa dan saling melempar candaan satu sama lain terkecuali Devano,ia hanya menyimak kelakuan semua temannya dan sesekali tersenyum smirk.


Saat sedang asik bercanda,Riko melemparkan kertas kearah Gio karna meleset akhirnya itu kertas mengenai seorang wanita yang baru saja masuk.


Tuuuk


"Auuuuh,,siapa sih yang bermain lempar kertas di dalam kelas,dikira ini taman kanak-kanak apa,"Kesal Lula


Ya wanita itu Lula,hanya Lula yang berani berucap seperti itu dengan siapapun termasuk dengan Devano dan kawan-kawan.


"Eh Lula sayang,sini duduk sama abang Riko,,"Ucap Riko menepuk bangku yang kosong di sebelahnya.


"Maless,,""Jawab Lula jutek


Hahahahahahaaaaaa "Emang enak di kacangin Lula,gaya Lo Ko,,Koo,,"Ucap Gio setelah menghentikan tawanya.


Mereka semua belum menyadari seseorang di sebelah Lula.Dan sampai akhir nya.


Satu detik,dua detik,tiga detik, empat detik dan pada detik kelima.

__ADS_1


"Lo bukannya wanita yang di koridor tadi bukan sih,,??"Ucap Gio kepada seseorang di sebelah Lula yang membuat teman-temannya langsung menengokkan kepalanya ke arah yang di tunjuk Gio.


Auuura di sekitar langsung mencekam kala melihat raut muka Devano yang sangat berubah.


Semua orang yang ada di dalam kelas tiba tiba bungkam,dan memilih diam tidak ingin menebak nebak ada apa sebenarnya dengan wanita itu dan Devano,karna dari semenjak Gio menyatakan pertanyaan nya, raut muka Devano berubah menjadi dingin dan datar.


"Apa kalian sudah saling mengenal satu sama lain,,?"Tanya Lula dengan wajah herannya


"Gak,,,kami gak kenal dia, cuma tadi kita gak sengaja bertemu,tepatnya wanita itu menabrak Vano di koridor tadi,,"Ucap Fikri Orang yang suka memanasi keadaan.


"Oh,,kenalin semuanya ini mahasiswi baru di kampus ini,dia satu angkatan sama kita cuma dia gak ikut ospek waktu penerimaan mahasiswa/i baru,,ayo kenalin nama Lo,,"!Ucap Lula menjelaskan


"Hai semua,kenalin nama saya Hasna Salsabilla kalian semua bisa panggil saya Sasa,salam untuk semuanya dan mohon bimbingannya dan kerjasamanya, terimakasih,""Ucap Sasa


"Jadi benar bro dia mahasiswi baru,dan yang dia tanyakn tadi benar-benar murni karna bertanya,dan sialnya dia satu jurusan dan satu kelas dengan kalian Van,Ndre,"Ucap Albi


"Daebak,,,prok prok prok,sebentar lagi ada pertunjukan baru nih,,""Ucap Riko seraya bertepuk tangan.


Diam diam Devano tersenyum smirk dan membatin "Menarik,," batin Vano dan tak ada yang menyadari bahwa Devano sedang tersenyum smirk.


"Sasa adalah teman gw ,mulai saat ini dia adalah sahabat gw,kalo ada yang macem-macem dengannya termasuk kalian para LION siap-siap berhadapan langsung dengan gw,,Ayo Sya kita duduk di sana Lo sekarang satu meja dengan gw."Acan Kalula dan berlalu menggandeng tangan Sasa menuju bangkunya.


Kalula Anastasya adalah adik sepupunya Devano anak dari adik bundanya Vano,selepas hanya sepupu Kalula kesayangan keluarganya karna Kalula cucu perempuan satu-satunya dari Oma Isabel mamanya bunda Devano.


Jadi apapun yang Kalula lakukan dan inginkan Devano akan menurutinya.


"Yah bro belum juga apa-apa,sudah ada peringatan,"Ucap Gio. "Lo gak bisa macem-macem sama tuh mahasiswi baru,bro bodyguard nya serem,"bisik Gio.


Skippppppp


Selepas mata kuliah usai dan waktunya pulang,Sasa dan juga Kalula berjalan beriringan menuju pintu keluar,dan tanpa mereka sadari ada Sepang mata yang memperhatikannya.


"Van lo lagi liatin apa sih,ayo kita pulang l kita harus ke RS dan ke markas untuk nyusun strategi untuk balas dendam."Ajak Andre


Andre dan Devano serta Fikri,Gio,dan Riko satu jurusan beda kelas, Andre satu kelas dengan Devano,sedangkan Fikri, Gio dan Riko di kelas sebelah,Albi di jurusan sistem komputer.


"Hemmm,,"Jawab Vano singkat dan bangun dari duduknya.


Di tempat lain di koridor kampus


" Sya Lo langsung pulang apa mau kemana dulu,,?"Tanya Kalula


"Aku mau ke cafe A&R dulu Lul,kenapa memangnya,,?"Jawab Sasa


"Ah kebetulan aku boleh ikut Sya,gabut di rumah boleh ya Sya,"Mohon Kalula dengan puppy eyes nya


"Boleh Lul,ayo kita kesana aku jalan kaki kesana nya,kamu bawa kendaraan,''?Tanya Sasa


"Nggak Sya aku di antar dan di jemput supir,tuh jempitanku sudah ada di depan,ayo kita kesana" Ucap Kalula.


Caffe A&R

__ADS_1


"Duduk Lul,aku mau ganti seragam dulu ya,,"Ucap Sasa


"Eh eh tunggu Sya kok ganti seragam mau ngapain,jangan bilang kamu kerja juga disini,?"Tebak Kalula


"Hmmm..Aku memang kerja disini Lul,,"Ucap Sasa seraya tersenyum hangat.


"What are you serius,,jadi lo kuliah dan kerja sambilan di cafe ini,wow luar biasa,,"Ucap Kalula.


"Hemmmm,,sebentar ya aku tinggal dulu ke dalam,nanti aku kesini temenin kamu sambil nunggu jam kerjaku masuk.


"Yaaaaa,jangan lama ya gabut gak ada temen ngobrol,,"Ucap Kalula.


Sepeninggalan Sasa


"Lo benar-benar luar biasa Sya gw salut sama lo,lo bisa bebas pergi kemanapun lo mau gw iri Sya sama lo,,"Batin Kalula.


 


Di waktu yang sama dan tempat yang berbeda,Devano dan kawan-kawan sekarang sedang berada di markas Geng Lion,setelah sebelumnya mereka mampir terlebih dahulu ke Rumah Sakit.


"Bagaimana markas"Ucap Devan singkat


"Aman bos,tapi mereka selalu menyerang kita diam-diam dan ketika kita lengah, seperti saat Rangga di serang waktu itu Rangga sedang mengantar Ibunya ke rumah saudaranya,dan di tengah perjalanan mereka di serang,untungnya ibunya Rangga tidak apa-apa bos,"Ucap salah satu anggota lainnya dan menceritakan kronologinya.


"Mereka memang pengecut,dan untuk sekarang jangan ada yang berkendara naik motor sendirian,usahakan kalo mau berperkgian sendirian pake mobil,dan kalo mau pake motor usahakan kita harus bertiga atau berempat,jangan sendirian itupun kita harus pakai helm full face dan sepatu." Ucap Andre selaku wakil ketua.


"Benar apa yang di katakan Andre,dan jika terdesak harus pakai motor,pakailah motor yang lain."Ucap Vano


"Dan ingat bukan kita pengecut yang akan lari dari kejaran musuh,kita harus bermain cantik agar mereka terkecoh,dan apabila kalian sedang di luar dan mendapatkan anggota Macan sedang berkeliaran atau nongkrong kalian hubungi anggota lain dan kita serang mereka bersama,apa kalian mengerti,,"Lanjut Vano.


"Mengerti boss"Jawab serempak anggota Lion.


"Kembali ke tempat kalian,aku akan ke atas"Ucap Vano.


Devano dan kawan-kawannya menuju lantai atas di mana tempat itu adalah tempat khusus untuk para inti Lion istirahat dan rapat.


#Kembali ke cafe.


Di salah satu meja dua wanita sedang mengobrol dan menikmati makan siangnya,ya siapa lagi kalo bukan Sasa dan Kalula.


"Sya gw iri deh sama lo,lo bisa kerja dan hidup bebas seperti yang lo mau,gak seperti gw yang notabennya anak rumahan kemanapun gw pergi pasti ada orang di belakang gw,kalo itu bukan supir ya para ke 6 pria itu,,huhhh😮‍💨😮‍💨😮‍💨,,"Ucap Kalula seraya membuang nafasnya.


"Syukuri Lul dengan apa yang kamu dapat saat ini,gak semua yang kita lihat semuanya indah dan menyenangkan,kadang menurut kita mereka lebih baik belum tentu menurut dia,begitupun aku Lul."Ucap Sasa.


"Aku malah iri sama kamu,yang hidup enak sedari kamu brojol Lul🤭🤭,Aku sedari kecil hidup dengan keterbatasan dan sekarang aku harus berjuang untukku,ibuku,dan terutama anakku Lul."Ucap Sasa apa adanya.


"Tunggu tunggu barusan lo bilang apa,anak lo udah punya anak Sya,"Tanya Lula dengan keterkejutan ke 2 kalinya.


Saking kagetnya Kalula memegang dadanya


"Sya apa bener yang lo ucapkan barusan gak lagi ngeprank gw kan,,"??Tanya Lula memastikan.

__ADS_1


"Iya Lul aku udah punya 2 anak dan aku sekarang singel mother alis janda,,"Jawab Sasa,dan kalo lo gak percaya kapan-kapan aku ajak kamu ketemu anakku.


__ADS_2